Jenis Burung Tledekan

Jenisburungdunia.net – Burung ini mudah ditemukan dan hidup di hutan pantai, hutan bakau dan perkebunan pantai di dataran rendah. Umumnya, keberadaannya menggantikan lampiran cacing. Hidup dengan dua, mudah dikenali karena perempuan berwarna biru.

Mangrove bakau berburu di dekat tanah, sangat menyukai rumpun Nipa. Makan kumbang, lalat, tawon, dan serangga lainnya. Sarangnya menyerupai C. Banyumas. Tiga hingga lima butir telur ditempatkan dalam bentuk sarang dari cawan di dekat permukaan tanah. Di Jawa, ia terdaftar untuk bersarang pada bulan Mei dan Juni.

Burung Tledekan ini berukuran 14 sampai 15 cm dengan berat sekitar 12,5 sampai 18 gram namun untuk ras filipina memiliki berat sekitar 16,8 sampai 22 gram., berwarna biru, jingga, dan putih. Sangat mirip sikatan cacing, dapat dibedakan oleh warna dahi yang tidak biru-muda, warna dagu lebih hitam, dan tubuh bagian bawahnya berwarna merah-bata yang meluas lebih jauh ke bawah perut. Betina: seperti jantan, tetapi berwarna lebih pucat, dengan kekang keputih-putihan (membentuk V diatas paruh) dan dagu putih-kekuningan. Iris mata berwarna coklat, paruh hitam dengan kaki berdaging kebiruan.

Di habitat aslinya keberadaan burung Sikatan Bakau Sulawesi biasanya mendiami area hutan bakau atau mangrove yang banyak terdapat di pesisir pantai Sulawesi. Selain itu, burung Sikatan ini juga tersebar di sekitaran hutan rawa air asin dan semak belukar yang tak jauh dari bibir pantai. Sama seperti jenis burung Sikatan lainnya bahwa makanan hariannya adalah aneka jenis serangga yang ada di hutan yakni lalat, lebah, rayap, dan semut.

Baca juga : Jenis Burung Panca Warna

Suara kicauan burung Sikatan Bakau memiliki irama yang merdu dengan volume yang cukup tinggi sehingga terdengar agak melengking. Kicauan yang dibunyikannya penuh irama dengan nada yang dinaikturunkan secara teratur. Walaupun kicauannya memiliki tempo yang sedang tapi terdengar cukup lantang dengan volume yang keras. Hanya saja, durasi kicauannya cenderung pendek dan terkesan monoton dengan seringnya melakukan pengulangan nada secara terus menerus.

Ketika musim kawin tiba biasanya burung Sikatan Bakau akan membentuk sarangnya yang mirip seperti cawan. Telur yang mampu dihasilkan saat sekali musim kawin berlangsung bisa sekitar 2 sampai 5 ekor butir telur dengan musim kawin yang berlangsung pada bulan Mei sampai dengan Juni.

Jenis Burung Panca Warna

Jenisburungdunia.net – Habitat burung dari panca warna yaitu berada di kawasan hutan sekunder di dataran tinggi yang memiliki hawa yang sejuk. Burung ini juga bisa dijumpai di pepohonan rimbun dan juga hidupnya lebih sering terlihat sendirian.

Harus anda ketahui jika untuk Populasi Burung Panca Warna terutama di wilayah tanah air sudah kian menurun tajam. Untuk hal tersebut disebabkan banyaknya aktivitas perburuan liar pada jenis burung kicau.

Selain itu juga pembebasan hutan liar yang dibakarpun ikut berperan dalam penurunan Populasi Burung Kicau di Indonesia. Sebab hutan liar sebagai tempat hidup mereka di bakar kemudian dijadikan lahan baru untuk pabrik, kantor, perkebunan ataupun jalan.

Perilaku Burung Pancawarna

Kehebatan burung pancawarna ini bukan hanya di kicauannya yang merdu saja. Namun bentuk tubuhnya yang kecil dan paduan warna yang menyelimuti tubuhnya terdapatlima warna. Antara lain yaitu hitam, putih, hijau, merah, serta kuning.

Jadi, burung pancawarna terlihat sangat indah dan seperti burung hias dari pada dikategorikan sebagai burung kicaun. Kemudian sifat alami dari burung ini yaitu gampang jinak serta bisa beradaptasi pada burung lain yang terdapat di sekitarnya.

Baca juga : Jenis Burung Anis Merah

Makanan untuk burung pancawarna yaitu serangga serta buah-buahan seperti pepaya dan pisang. Lalu saat musim kawin datang, pada umumnya burung pancawarna betina dapat menjadi sangat agresif pada burung lain yang sekandang dengannya.

Sebab burung pancawarna betina hanya ingin melindungi telurnya ataupun anak-anaknya dari makhluk lain yang mengganggunya.

Kelebihan Burung Pancawarna

Kelebihan burung pancawarna yang utama antara lain yaitu keahliannya untuk beradaptasi dengan burung ocehan lain. Lalu dapat melatih isian suara burung ocehan yang satu sangakar.

Jadi dari keunikan ini hingga sekarang ini para pecinta burung ocehan tetap memilih burung pancawarna untuk melatih burung ocehan miliknya. Misalnya seperti murai batu, kacer serta burung cucak hijau.

Burung pancawarna yang melatih burung ocehan lain untuk menambah isian suara pada umumnya burung pancawarna akan selalu berkicau. Tujuannya guna memancing burung ocehan yang baru bisa berkicau supaya meniru kicauannya.

Dan apabila ini dilangsungkan di setiap hari maka burung ocehan yang diajari oleh burung pancawarna akan semakin cepat pandai.

Baca juga : Jenis Burung Bayan

Meskipun begitu, kesuksesan dalam melakukan pengisian suara atau pemasteran suara oleh burung pancawarna untuk burung kicauuan lain seperti murai batu tidak hanya tergantung pada burung pancawarna saja.

Namun juga pada burung kicauan yang dilatih. Yaitu tingkat kecerdasannya dan apakah ia telah jinak. Apabila burung kicauan yang hendak dilatih masih sangat liar, maka haruslah dijinakkan terlebih dahulu.

Jadi, burung pancawarna yang satu kandang dengan burung ocehan itu dapat beradaptasi. Dan begitu pula pada tingkat kecerdasannya, tidak semua burung kicauan memiliki intelegensi yang bagus.

Sehingga untuk pemeliharanya harus rutin mendengarkan ia suara kicauan burung lain dan memberinya makanan yang bergizi. Dengan begitu, burung pancawarna yang dijadikan burung pemaster dapat melatih burung ocehan menjadi merdu kicauannya dan banyak isian suaranya dapat berjalan dengan cepat.

Jenis Burung Anis Merah

Jenisburungdunia.net – Ada dua hal mendasar yang menyebabkan anis merah bisa teler. Pertama, faktor usia. Kedua, faktor ketertarikan anis merah jantan pada anis merah betina.

Teler dan berkicau adalah salah satu cara jantan untuk memikat perhatian betina. Selain itu, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat anis merah jantan bisa teler dan gacor atau berkicau.

Jenisburungdunia – Jenis Kelamin

Sudah bukan rahasia lagi jika anis merah jantan lebih pintar berkicau daripada anis merah betina. Selain lantang, kicauannya juga bervariasi. Oleh karena itu, Anda perlu memastikan jenis kelamin burung anis merah yang akan dipelihara. Ada beberapa ciri khusus yang bisa dilihat untuk membedakan kedua jenis burung ini, antara lain tingkat kecerahan bulu burung serta postur burung.

Jenisburungdunia – Usia

Gacor dan teler merupakan perilaku anis merah jantan sebagai insting dasar ketika tertarik pada lawan jenisnya. Pada umumnya, ketertarikan itu baru muncul ketika anis merah jantan sudah berusia 8 bulan. Jadi, jika ingin menyaksikan aksi teler tersebut, sabarlah menunggu hingga usia burung mencukupi.

Baca juga : Jenis Burung Bayan

Jenisburungdunia – Perawatan

Anis merah sangat dianjurkan untuk mandi pada pagi hari. Aktivitas mandi yang dimaksud adalah menyemprotkan air secara halus pada burung. Setelah mandi, anis merah jantan perlu dijemur hingga kering atau sekitar 1 jam. Jika kedua hal ini dilakukan dengan teratur, anis merah jantan akan selalu berada dalam kondisi sehat dan segar sehingga mudah untuk berkicau.

Bukan hanya pagi hari, anis merah jantan juga boleh dimandikan pada malam hari. Hal ini akan membuat tubuh anis merah menjadi lebih sejuk. Pada dasarnya, habitat burung ini memang terletak pada kawasan yang bersuhu dingin.

Jenisburungdunia – Pakan Berkualitas

Semua makhluk hidup membutuhkan makanan yang cukup dan bernutrisi agar mampu melakukan aktivitas harian dengan maksimal. Dalam hal ini, aktivitas anis adalah gacor dan teler. Selain voer, Anda bisa memberikan pakan berupa buah-buahan (apel, pisang, pepaya) serta extra food seperti jangkrik dan kroto. Perlu diperhatikan pula bahwa berbagai jenis makanan ini harus diberikan secara bergantian sehingga anis merah tidak merasa bosan.

Jenisburungdunia – Pemasteran

Pemasteran adalah istilah yang digunakan saat memperdengarkan rekaman burung yang sudah jadi pada burung lain yang masih belajar berkicau. Untuk memancing anis merah jantan Anda teler dan gacor, lakukan pemasteran dengan rutin. Anda juga bisa mendekatkan anis merah betina pada sangkar anis merah jantan sehingga membuatnya termotivasi untuk berkicau dengan lantang.

Semakin bagus kicauan tersebut, harganya pun tentu akan semakin mahal. Namun, perlu diingat bahwa proses membuat anis merah memiliki kicauan yang bagus tidak sebentar dan instan. Jadi, selamat melatih burung dengan sabar dan telaten.

Jenis Burung Bayan

Jenisburungdunia.net – Nuri Bayan merupakan salah satu burung paruh bengkok yang asli Indonesia. Burung Nuri Bayan pun termasuk salah satu burung yang dilindungi di Indonesia, baik berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 maupun Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999.

Nama latin burung dari famili Psittacidae (parrot) ini adalah Eclectus roratus (Müller, 1776). Dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Eclectus Parrot, Grand Eclectus Parrot, King Parrot, Red-sided Eclectus Parrot, atau Kalanga. Sedangkan di Indonesia mempunyai beberapa sebutan lokal seperti Kaka Moro, Kaka Wandala (Sumba), Karea (Buru), Sopies (Membramo), dan Ubu (Bacan).

urung Nuri Bayan atau Eclectus Parrot (Eclectus roratus) berukuran sedang. Panjang tubuh sekitar 38 cm dengan berat badan 375 – 550 gram. Salah satu yang unik dari ciri fisik burung Nuri Bayan adalah perbedaan mencolok pada warna bulu antara burung jantan dan betina. Burung Nuri Bayan jantan didominasi oleh bulu berwarna tubuh hijau, dengan kedua sisi perut dan sayap berwarna merah, warna biru pada bawah sayap, paruh jingga kemerahan dengan ujung paruh kuning, dan kaki abu-abu kehitaman. Sedangkan burung Nuri Bayan betina didominasi oleh bulu berwarna merah, bulu dada, punggung, dan sayap bagian bawah biru keunguan, paruh hitam. Sayap panjang dan membundar sedangkan ekor menyegi.

Baca juga : Jenis Burung Pleci

Suara burung Nuri Bayan berupa kuakan tunggal serupa nada “graaah” yang keras, parau dan meninggi serta suara “kedek-kedek” yang berirama. Burung asli Indonesia ini tergolong sebagai paruh bengkok yang pandai dalam menirukan suara. Layaknya burung Beo dan Kakatua, Nuri Bayan pintar menirukan suara-suara di sekelilingnya.

Memakan biji-bijian dan buah-buahan yang terdapat di hutan. Saat siang lebih sering terlihat sendirian atau berpasangan namun ketika malam bergabung dalam kelompok yang terdiri hingga belasan individu dalam sarang komunal. Sarang berupa lubang di dalam pohon. Sang Betina umumnya bertelur dan menetaskan dua butir telur dalam sekali musim perkawinan.

Selain perbedaan bulunya yang mencolok, burung Nuri Bayan (Eclectus roratus) dikenal dengan beberapa kebiasaan unik lainnya semisal kebiasaan selingkuh (berganti pasangan) yang berbeda dengan kebiasaan burung paruh bengkok lainnya yang umumnya setia terhadap pasangan. Juga kecenderungan induk membunuh anak jantan saat merasa terancam.

Jenis Burung Pleci

Sabungayamindonesiaku.org – Burung ini adalah Pleci (Zosterops), burung yang secara fisik memiliki warna dominan hijau kekuningan atau hijau zaitun. Di kalangan para penggemar burung pekicau, sedikitnya ada empat jenis Pleci yang biasanya menjadi pilihan untuk dipelihara, yakni, Pleci Black Capped atau disebut juga kacamata topi hitam, Pleci Montanus, Pleci Buxtoni dan Pleci Auriventer.

Merawat burung Pleci bisa dikatakan mudah bila si empunya tahu cara memperlakukan burung lucu yang lincah ini. Banyak penghobi yang sukses menjinakkan burung ini dan membuatnya bersuara keras dengan berbagai macam variasi atau istilahnya gacor.

Salah satunya adalah Totok Rawi, pleci mania yang sudah belasan tahun memelihara burung lokal yang habitatnya banyak ditemukan di semak-semak, perkebunan dan areal persawahan ini.

Totok berbagi tips bagaimana agar burung Pleci yang di alam liar hobinya wara-wiri dari satu dahan ke dahan lainnya ini menjadi jinak dan memiliki mental yang bagus. Kuncinya menurut Totok adalah pada perawatan harian.

“Sebagus apapun bakalan Pleci, kalau perawatan hariannya kurang tepat, burung ngga akan jinak apalagi bunyi sampai ngerol. Pengalaman saya, memandikan burung secara rutin setiap pagi dan sore dengan cara disemprot akan mempercepat burung menjadi jinak,” terang Totok sembari mengelus burung Pleci Black Capped miliknya dengan tangan, Jumat (9/1).

Baca juga : Jenis Burung Kacer

Burung Pleci milik Totok ini memang terlihat tenang dan tak takut dengan gerak-gerik manusia yang ada di sekelilingnya, bahkan, ketika jari tangan dimasukkan ke sangkar, burung ini merespon dengan cara mematuk. Totok menjelaskan, paling cepat butuh waktu sekitar dua minggu untuk membuat burung jinak seperti miliknya.

Sabungayamindonesiaku, Telaten

Ketelatenan dan ketekunan merawat burung ini, menurut Totok adalah faktor yang menentukan. Burung Pleci yang hobinya tak bisa diam ini, ternyata bisa dielus layaknya burung Nuri atau Kakatua yang sudah dilatih.

Lanjut Totok, memilih bakalan burung yang bagus juga menjadi faktor yang memberi andil apakah burung tersebut nantinya akan potensi gacor atau tidak. Setidaknya, selama ini Totok memiliki acuan sendiri saat memilih bakalan burung Pleci.

“Kalau soal jinak mungkin semua bisa dibikin jinak, tapi kalau suara, kita harus lebih dulu jeli memilih bakalan yang bagus. Gampang-gampang susah saat memilih di ombyokan. Mudahnya, lihat dari postur, pilih burung yang posturnya lebih besar dari yang lainnya, meskipun tak menutup kemungkinan, postur kecil dengan tubuh panjang juga berpotensi memiliki suara yang bagus,” jelas Totok.

Soal suara atau kicauan burung, Totok menambahkan, kuncinya saat mastering dilakukan. Burung Pleci bisa bersuara enak atau merdu dengan beragam variasi bila rajin melakukan mastering dengan burung asli. Bisa saja menggunakan suara dari mp3, namun hasilnya akan lain.

“Mastering bisa dilakukan dengan membuka separo kerodong. Kalau kerodong ditutup penuh, burung malah tidur, kalau dibuka semua burung juga loncat sana-sini. Pemberian extrafooding juga penting, bisa diberikan tiga hari sekali, boleh kroto atau ulat.

Jenis Burung Kacer

Jenis Burung Kacer

Jenisburungdunia.net – Kecer merupakan burung petarung yang memiliki daya ketertarikan bagi yang melihatnya. Dengan suraranya yang merdu. Anda harus bisa merawat Burung Kecer dengan mudah dan menyenagkan.

KARAKTER DASAR BURUNG KACER
Mudah beradaptasi, burung ini sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan. Petarung yang gampang naik darah. Apabila mendengar suara burung lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar.

Birahi yang cenderung mudah naik. Burung ini sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang over, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Kacer betina, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya. Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.

Kuda Laut-Mbagong-Mbedesi. Setiap burung Kacer memiliki karakter ini, karena ini merupakan karakter dasar dari burung Kacer. Ada beberapa sebab yang membuat burung Kacer mbedesi atau mbagong, yaitu: terlalu birahi, tidak kondisi (mau mabung atau sedang mabung), jatuh mental dan kurang birahi.

PEMILIHAN BAHAN BURUNG KACER YANG BAIK

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung Kacer Berkelamin jantan, ciri-ciri burung Kacer jantan dapat dilihat warna bulu hitam yang tegas mengkilap dan kontras.

Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.

Kepala berbentuk kotak, mata bulat besar dan melotot. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik. Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.

Baca juga : Jenis Burung Cucak Hijau

Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Pilihlah Kaki yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.

Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik. Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.

MAKANAN YANG SESUAI UNTUK BURUNG KACER

Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung Kacer. Voer harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.

EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik buat burung Kacer yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Cacing, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberiannya EF tersebut.

Jenis Burung Cucak Hijau

Jenis Burung Cucak Hijau

Jenisburungdunia.net – Burung ini dijuluki Green Mini Cucak atau sering disebut Mini Ijo Cucak. Kesamaan dari Mini Green Cucak dengan Big Green Cucak atau Big Leaves Cica atau Greater Green Leafbird adalah salah satu dari mereka dalam warna.

Perbedaan utama terletak pada ukuran dan panjang tubuh. Big Green Cucak memiliki panjang lebih dari 20 sentimeter, sedangkan Mini Green Cucak di bawah 18 sentimeter.

Mini Green Cucak adalah spesies Small Cica Leaf atau Lesser Green Leafbird. Meski masih banyak yang menganggap Cucak jenis ini, termasuk ras Cak Leaves atau Blue Wings.

Jika dibandingkan dengan Cabang Cucak, ada perbedaan yang bisa dilihat dengan mata telanjang. Pada warna bulu Cucak Ranting ada warna hijau kekuningan di tubuhnya dan di sayap dan ekor ada warna biru.

Sedangkan untuk suaranya, ada banyak Mini Green Cucak yang mengklaim lebih bervariasi daripada Branch Cucak. Burung ini pintar meniru suara burung lain, sehingga menghasilkan beragam tweet.

Habitat burung ini meluas ke Sumatera dan Kalimantan. Meski masih belum populer di kalangan pecinta pekicau, Mini Green Cucak sering menjadi pilihan alternatif bagi hewan peliharaan karena harganya yang relatif lebih terjangkau.

Kemenangan mental

Joko Dwi Andono adalah satu dari sekian banyak orang yang memelihara Mini Green Cucak. Pria yang berprofesi sebagai pengarang untuk orang lain dan penulis skenario memilih Mini Green Cucak karena alasan yang mudah dinyanyikan dan baik secara mental.

Baca juga : Jenis Burung Murai Batu

“Burung ini didomestikasi lebih cepat, ini adalah mental yang baik, dipelihara jika ditempatkan dengan Big Green Cucak, digunakan untuk mengoceh, lebih baik untuk melatihnya, lebih baik untuk melatihnya, misalnya, kita memancing dengan air keran. Air, “kata Dwi, bertemu dengan wartawan Tribun Jogja di Pasar Burung Pasty, baru-baru ini.

Di pasaran, pergi ke Mini Cucak Hijau dijual sekitar Rp150 ribu. Meski akan terdengar, harganya sekitar Rp250 ribu ke atas. Dimungkinkan untuk membedakan burung jantan dan betina yang mengamati warna hitam yang menutupi sebagian wajah; jika tidak ada warna hitam, kemungkinan besar wanita dan sebaliknya.

Hanya Mini Green Cucak jantan yang memiliki warna kuning di dagu hingga leher. Sedangkan burung muda, baik jantan maupun betina, dan betina dewasa tidak memiliki warna kuning pada dagu hingga leher.

Jenis Burung Murai Batu

Jenis Burung Murai Batu

Jenisburungdunia.net – Fakta menunjukkan bahwa keberadaan burung-burung cantik ini semakin langka. Burung yang habitatnya ditemukan di hampir semua bagian Asia diburu oleh individu yang tidak bertanggung jawab. Bahkan karena populasinya yang menurun, Murai Batu menjadi perhatian bagi Lembaga Konservasi Internasional.

Bagi pecinta burung, kekurangan Murai Batu sebenarnya meningkatkan nilai jual burung. Murai Batu dianggap sebagai salah satu burung yang kompetitif dan mampu mengalahkan lawan dengan nyanyiannya.

Burung petarung

Murai Batu dikenal sebagai burung yang memiliki mental pemberani dan mudah tersinggung. Jika Murai mendengar kicauan atau melihat burung lain, keinginan burung tersebut untuk bertempur akan tersulut. Dengan gagahnya Murai akan membusungkan dada, perut dan mengangkat ekornya untuk menunjukkan bahwa ia berkuasa.

Dapat menirukan kicauan burung lain

Selain temperamen Murai juga merupakan burung yang kocak. Hewan cantik berekor panjang ini mampu menirukan kicauan burung lain yang ia dengar. Tidak hanya meniru, suara Murai Batu bahkan lebih lantang dan nyaring daripada kicauan burung yang ditirukannya.

Inilah mengapa pada setiap kompetisi kicau burung, Murai cenderung lebih unggul dibanding lawannya.

baca juga : Fakta tentang burung Cendet

Mudah jinak dan patuh pada pemiliknya

Meskipun habitat asli Murai Batu adalah hutan dengan pepohonan yang tinggi, tetapi ketika menjadi hewan peliharaan burung ini mudah beradaptasi dengan tempat tinggal baru atau sangkar burung. Tidak heran jika hewan ini banyak diburu.

Karena selain suara dan nilai jualnya yang tinggi, Murai juga bisa dijadikan hewan peliharaan yang jinak dan patuh.

Murai Batu Medan

Di antara semua jenis Murai Batu yang ada di Indonesia, Murai Batu Medan merupakan salah satu jenis murai yang paling banyak digemari para pecinta burung. Dibandingkan Murai lainnya, kicauan Murai Batu Medan memang lebih merdu.

Secara fisik hewan ini juga memiliki tubuh yang lebih indah. Murai Batu Medan memiliki tubuh gagah dengan ekor dengan panjang yang melebih panjang tubuhnya sendiri.

Memiliki 3 warna bulu yang berbeda
Kecantikan Murai Batu terletak pada 3 warna bulu yang terdapat pada tubuhnya. Murai memiliki bulu berwarna hitam yang menutupi hampir semua bagian tubuhnya kecuali bagian badan bawah yang memiliki bulu dengan gradasi warna merah-jingga dan bagian kepala yang dihiasi bulu bersemburat biru.

Pada beberapa jenis murai, bagian ekornya yang panjang juga dihiasi beberapa bulu putih yang cantik. Panjang ekor Murai biasanya berkisar antara 8 sampai 23 cm. Sedangkan untuk Murai Batu Medan, panjang ekornya bisa mencapai 30 cm melebihi panjang tubuh burung itu sendiri. Unik bukan?

Selain Murai Batu Medan, ada beberapa jenis Murai lain yang sering dipelihara para penggemar burung. Yaitu: Murai Batu Aceh, Murai Batu Nias, Murai Batu Borneo, Murai Batu Banjar, Murai Batu Lahat, Murai Batu Palangka, Murai Batu Lampung, dan Murai Batu Jambi.

Fakta tentang burung Cendet

Fakta tentang burung Cendet

Jenisburungdunia.netBurung cendet atau pentet merupakan burung yang sangat cerdas. Meski warnanya tidak semewah Murai Batu atau Anis Merah, tetapi tak bisa dipungkiri jika kualitas kicauannya mampu menghipnotis siapa saja yang mendengar.

Belum lagi ditambah dengan kemampuannya dalam menirukan suara burung lain ataupun binatang lain seperti walang kecek dan jangkrik. Singkatnya, burung cendet atau pentet sangat istimewa.

Sayangnya, untuk mendapatkan cendet yang gacor owor-owor dari pagi sampe sore, kita harus bisa mendapatkan cendet jantan. Meski ini tidak mutlak, tetapi sangat diyakini bahwa hanya cendet jantan yang bisa menghibur sang pemilik. Bahkan, dalam latber ataupun lomba, belum pernah terdengar ada peserta yang membawa cendet betina untuk di adu.

Oleh sebab itu, ada baiknya kita mengenali ciri-ciri cendet jantan terlebih dahulu sebelum kita membeli atau memeliharanya. Dan dibawah ini adalah ciri singkat dari cendet jantan atau pentet jantan.

  • Bagian pipi dari cendet jantan memiliki warna hitam yang sangat pekat. Jika hitamnya agak pudar, biasanya cendet tersebut berkelamin betina.
  • Bentuk kepala cendet jantan biasanya ceper mendatar, sementara cendet betina lebih menggelembung atau agak oval.
  • Supit yang dimiliki cendet jantan berbentuk kecil panjang dan disertai motif garis yang tidak beraturan. Sementara cendet betina memiliki supit yang agak besar dengan disertai motif garis yang teratur seperti kembang.

untuk membedakan Cendet jantan dan betina itu saya rasa cukup mudah, yaitu dengan cara perhatikan pipi pada burung cendet, untuk burung cendet jantan bisanya ciri Cendet jantan adalah memiliki warna Hitam pekat di pipinya sedangkan untuk ciri cendet betina nya memiliki warna hitam Pudar ( abu abu ), Selain itu biasanya Ciri Cendet jantan yang lainya adalah pada bentuk kepala, cir cendet jantan pada bentuk kepalanya adalah cenderung cepak / Ceper Mendatar, sedangkan cendet betina biasanya meiliki ciri Bentuk kepalanya oval,dari segi warna keseluruhan dari ekor sampai kepala, untuk ciri Cendet jantan memiliki warna yang cenderung lebih kontras dan bagus di bandingkan dengan burung cendet betina, sekarang ke ciri ciri yang agak bukak bukaan yaitu dengan cara mengamati supit / anus dari burung cendet, Untuk ciri ciri burung cendet jantan biasanya bentuk supitnya itu kecil memanjang, sedangkan untuk betinanya memiliki bentuk yang lebih besar dan tidak memanjang.

Baca juga : Fakta tentang LoveBird

SUARA MASTER YANG BAIK UNTUK BURUNG CENDET / PENTET

Irama lagu yang dimiliki burung memegang peranan yang sangat penting di dalam penilaian lomba burung berkicau. Karena kembali kepada filosofi burung berkicau, daya tarik utama dari burung berkicau adalah kemampuan berkicaunya (irama lagu).

Memilih suara-suara master untuk burung andalan kita janganlah terfokus hanya memilih suara-suara master yang kedengarannya unik dan bagus.

Sangat banyak metode dan cara-cara yang dapat dilakukan di dalam proses pemasteran burung berkicau. Dan juga banyak sekali berkembang mitos-mitos yang keliru dalam prakteknya dilapangan. Salah satu mitos aneh yang berkembang, yaitu burung yang akan di master harus melihat burung masternya, agar burung yang di master dapat menirukan gaya bunyi dan cara membuka mulut burung master tersebut. Mitos lainnya yaitu proses pemasteran burung berkicau harus menunggu burung dalam keadaan ganti bulu atau mabung.

Sebenarnya Pemasteran dapat kita lakukan tidak harus menunggu burung berkicau dalam keadaan mabung atau berganti bulu. Burung berkicau dalam keadaan normal, bahkan dalam keadaan top form pun juga dapat dilakukan pemasteran. Ada Mitos yang mengatakan pemasteran burung harus menunggu masa burung mabung.

Alasannya karena Pada saat mabung, burung berkicau cenderung untuk banyak diam dan sangat jarang sekali berkicau. Burung yang banyak diam pada masa mabung tersebut, cenderung untuk lebih banyak menggunakan waktunya untuk menyimak dan mengolah suara-suara yang ada disekelilingnya. Apabila suara yang didengarnya sesuai dengan tipikal karakter suaranya, maka akan direkam dan ditirukan.

Kunci keberhasilan dalam memaster burung (pemasteran burung berkicau) adalah memaster burung dengan suara-suara master (burung master) yang cocok dan sesuai dengan karakter dasar lagu burung yang akan di master (burung maskot).

Fakta tentang LoveBird

Fakta tentang LoveBird

Jenisburungdunia.net – Popularitas Lovebird adalah wajar, karena burung ini memiliki banyak pesona. Selain mencicit khas, keindahan warna bulunya juga menjadi daya tarik tersendiri. Namun di balik semua ini, Lovebird juga ternyata menyimpan beberapa data menarik. Jika Friend Wikicau adalah salah satu penggemar Lovebird, maka ada beberapa fakta menarik tentang Lovebird.

Harganya Bervariasi, Dari Ratusan Ribu Hingga Ratusan Juta Rupiah

Sebagai burung yang sedang digemari dikalangan penghobi, maka tidak heran kalau harga Lovebird kian meroket.Burung Lovebird ada yang dibanderol dengan harga ratusan ribu. Biasanya burung dengan kualitas biasa saja. Ada juga yang dibanderol dengan harga jutaan. Biasanya yang memiliki warna langka. Salah satunya adalah Lovebird Violet.

Namun ternyata bukan cuma itu saja yang mempengaruhi harga Lovebird, tapi juga prestasinya. Jika seekor Burung Lovebird memiliki banyak prestasi, yaitu memenangkan banyak perlombaan, maka harganya kian mahal. Ada yang belasan, hingga ratusan juta. Tergantung dari banyaknya prestasi yang didapat burung tersebut.

Tempat / Bentuk Sarang Berbeda-beda Setiap Spesiesnya

Salah satu keunikan Lovebird adalah dari cara mereka membangun sarang. Dari sebuah penelitian, ternyata setiap spesies Lovebird yang berbeda memiliki cara yang berbeda pula dalam membangun sarang. Bukan cuma itu saja, cara mereka membangun sarang juga berbeda loh.

Lovebird Fisher misalnya, spesies ini membawa potongan kulit pohon dengan menggunakan paruh mereka. Yang kemudian diletakkan didalam lubang pohon. Sedangkan Lovebird Muka Salem, memiliki cara yang berbeda. Yaitu dengan menyelipkan kulit pohon dibawah bulunya.

Baca juga : Burung pemakan bangkai Hering

Sama Seperti Merpati, Lovebird Adalah Burung yang Setia Dengan Pasangannya

Sobat Wikicau mungkin sudah tahu bahwa Merpati adalah salah satu burung yang paling setia dengan pasangannya. Hingga mereka sering dijadikan simbol kesetiaan terhadap pasangan. Tapi ternyata bukan cuma Metpati loh yang setia pada pasangannya, Lovebird juga demikian.

Di alam liar, Lovebird akan mulai mencari pasangan pada usia 10 bulan. Karena pada usia tersebutlah ia mulai matang secara seksual. Sekali menemukan pasangan, maka satu sama lain tidak akan mencari pasangan lainnya. Sepasang Lovebird bisa berpasangan sampai mereka mati. Dengan rata-rata usia 15 tahun, bisa terbayang ‘kan bagaimana romantisnya burung ini?

Lovebird Terdiri Dari Banyak Jenis / Spesies

Seperti yang sudah saya tulis diatas bahwa Lovebird tidak hanya terdiri dari 1 jenis saja, melainkan bermaca-macam. Sejauh ini sudah diketahui ada 21 jenis Lovebird berdasarkan warna. Setiap Lovebird dengan warna yang berbeda memiliki harga yang berbeda pula. Semakin langka dan sulit dicetak, maka semakin mahal harganya.