Ciri Ciri Dari Burung Walet Gunung

Ciri Ciri Dari Burung Walet Gunung

Jenisburungdunia.net – Mengetahui ciri ciri burung walet gunung akan sangat membantu anda, para pengusaha sarang walet, dalam menentukan jenis burung mana yang ingin anda ternakan. Sebab ada banyak jenis burung walet yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Dan semuanya sama – sama bisa memproduksi sarang namun dengan harga yang berbeda – beda.

Sederhananya, anda 2 jenis burung walet yang ada di Indonesia. Yaitu burung walet yang tinggal di daerah pantai dan lautan, dan burung yang berhabitat di wilayah pegunungan dan dataran tinggi.

Sesuai dengan namanya, tentunya jenis burung walet yang satu ini tinggal di daerah pegunungan dan dataran tinggi. Biasanya, peternak burung walet memilih jenis walet gunung dibandingkan jenis lainnya. Sebab untuk walet yang berhabitat di laut biasanya hidup secara liar dan membuat sarang di goa. Sehingga sarangnya dipanen secara langsung di goa – goa tersebut tanpa dibangunkan rumah oleh manusia.

Ciri Ciri Burung Walet Gunung Yang Paling Terlihat
Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, burung walet gunung merupakan jenis walet yang paling mudah untuk diternak. Mengingat lokasi paling strategis untuk membuat bisnis ternak sarang walet adalah di daerah pegunungan dan dataran tinggi yang udaranya masih segar.

Sebab kualitas udara di sekitar akan mempengaruhi kualitas sarang yang diproduksi oleh burung walet juga. Oleh karena itu, ketahuilah beberapa ciri ciri burung walet gunung berikut ini agar anda lebih mudah dalam mencari bibit burung walet untuk diternakan nanti.

Ciri Fisik Burung Walet Gunung
Cara mengetahui burung walet gunung yang paling mudah adalah dengan melihat fisik alias tubuhnya. Normalnya, walet gunung dewasa memiliki tubuh dengan ukuran 13cm hingga 15cm dari kepala hingga ekor. Ukuran tubuhnya terbilang cukup kecil bila dibandingkan dengan jenis burung walet yang lainnya.

Kemudian di bagian kakinya biasanya tidak ada bulu sama sekali. Mungkin beberapa walet gunung memiliki bulu tipis di kakinya, tetapi sebagian besar walet gunung tidak memiliki kaki yang polos tanpa bulu. Berbeda dengan jenis walet lain yang seluruh tubuhnya dipenuhi bulu hingga ke kaki.

Warna Bulu Burung
Ciri ciri burung walet gunung yang berikutnya bisa anda semua lihat pada waran bulu di tubuhnya. Umumnya, jenis walet ini memiliki ekor berwarna hitam ke abu – abuan. Bukan hitam gelam seperti jenis walet yang lain.

Selain itu, di bagian bulu ekornya juga terdapat celah seperti terbelah yang cukup dalam. Sehingga anda bisa melihat ekor burung ini seperti terpisah menjadi 2 bagian.

Suara Walet Gunung
Berikutnya, anda juga bisa memperhatikan suara walet gunung. Sebab ia memiliki suara yang paling nyaring dibandingkan dengan jenis – jenis walet lainnya.

Memang untuk ciri yang satu ini, anda perlu memperhatikanya dengan teliti dan membutuhkan waktu yang lama. Sebab biasanya burung walet hanya mengeluarkan suara di saat – saat tertentu. Salah satunya adalah sedang birahi atau sedang memanggil koloninya yang lain. Mengingat burung ini merupakan jenis burung yang hidup berkelompok.

Nyaringnya suara walet gunung dikarenakan ia bisa berkomunikasi dengan burung walet lain dengan jarak yang sangat jauh. Biasanya anda akan mendengar suara burung ini ketika ia sudah menginap di bangunan yang anda siapkan untuk ternak walet.

Makanan Walet Gunung
Ciri ciri burung walet gunung yang berikutnya ada pada makanannya di alam liar. Karena tinggal di daerah pegunungan dan dataran tinggi yang umumnya masih dipenuhi hutan dan pepohonan, burung walet gunung lebih suka makan serangga – serangga kecil yang ada di batang pohon.

Biasanya, ulat – ulat kecil yang ada di batang pohon menjadi salah satu makanan favorit dari burung walet jenis ini. Sebab ulat memiliki banyak protein dan paling mudah ditemukan.

Beberapa jenis serangga lain seperti jangkrik atau telur semut juga merupakan makanan walet gunung bila tidak bisa menemukan ulat. Biasanya, burung walet mencari makan di siang hari ketika mereka terbang bersama koloninya.

Baca Juga : Fakta Burung Walet yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Habitat Asli
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, habitat asli burung walet gunung adalah di daerah pegunungan dan dataran tinggi. Burung ini biasanya hanya bisa hidup di tempat – tempat dengan udara dingin dan yang masih dipenuhi dengan hutan – hutan.

Di alam liar, walet hutan membuat sarang tebing – tebing, celah batu di bukit, atau di daerah bekas kawah gunung yang luas. Intinya, mereka mencari tempat yang luas dan berdinding serta memiliki kondisi udara yang sejuk.

Oleh karena itu bila anda ingin menternakan burung walet gunung, sebaiknya anda membuat bangunan dengan struktur kayu. Sebab suhu di dalam bangunan akan menjadi lebih sejuk dan nyaman untuk burung walet membuat sarang dan berkembang biak nantinya.

Kebiasaan dan Karakteristik Burung Walet Gunung
Ciri ciri burung walet gunung yang terakhir adalah kebiasaan dan karakteristik burung ini sehari – hari. Mengetahui karakteristik walet gunung akan sangat membantu anda dalam menjaga kualitas sarang walet serta menjaga jumlah walet yang ada di dalam bangunan.

Salah satu karakteristik burung walet gunung adalah ia lebih suka tinggal di daerah yang gelap dan tertutup. Seperti bangunan rumah tanpa ventilasi yang terlalu banyak, goa, dan juga celah – celah di tebing. Karena hidupnya berkelompok, burung walet gunung juga lebih suka membuat sarang di tempat yang luas agar bisa membuat sarang bersama dengan koloninya.

Selain itu, walet gunung akan merasa lebih nyaman bila tinggal di ruangan denagn suhu sekitar 25 derajat hingga 29 derajat celcius. Jadi, usahakan bangunan yang anda siapkan untuk sarang walet memiliki suhu ruangan tidak lebih dari 30 derajat celcius.

Harga Sarang Walet Gunung
Untuk saat ini, harga sarang walet gunung tidak jauh berbeda dengan harga sarang walet lainnya. Tetapi karena mulai banyak peternak sarang walet di Indonesia, harganya kini menjadi semakin bersaing dan menurun.

Namun harga sarang walet di pasar tetap tinggi. Per kilo sarang walet asli bisa mencapai 14 hingga 15 juta rupiah. Sedangkan sarang ini bisa dipanen sebanyak 3 kali dalam satu tahun. Dan dalam satu kali panen jumlah sarang yang diproduksi bisa hingga puluhan kilo bila anda memiliki banyak walet.

Pendapatan kotor dari hasil ternak walet gunung bisa mencapai 50 hingga 70 juta per tahunnya. Bahkan beberapa pengusaha walet yang sudah sukses bisa mendapatkan keuntungan hingga ratusan juta rupiah setiap tahun. Tetapi tentunya, anda perlu mengeluarkan modal awal yang cukup besar juga.

Nah seperti itulah beberapa ciri ciri burung walet gunung baik dari fisik, suara, habitat, hingga karakteristik dan harga sarangnya. Untuk para peternak burung walet, memang jenis walet gunung ini merupakan jenis yang paling cocok untuk diternak. Sebab jumlah burung dalam satu koloni lumayan banyak dan memancingnya agar masuk ke bangunan yang anda siapkan tidak begitu sulit.

Fakta Burung Walet yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Fakta Burung Walet yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Jenisburungdunia.net – Ada banyak fakta burung walet yang mungkin saja belum anda ketahui sebelumnya. Mulai dari ciri-ciri, kebiasaan, bentuk tubuh, dan masih banyak lagi fakta-fakta uniknya akan dirangkum secara jelas pada konten berikut ini.

Burung walet adalah hewan terbang dengan sayap yang runcing, ekor yang panjang dengan warna dominan tubuh hitam. Burung ini mempunyai nama latin yaitu Apodidae dan banyak hidup di daerah gua maupun permukiman. Di Indonesia, burung ini sangat mudah dijumpai bahkan hingga dibudidayakan. Bahkan menjadi peluang bisnis besar yang begitu menjanjikan.

Fakta Burung Walet
Burung walet memiliki beberapa fakta unik dan juga menarik yang mungkin Sebelumnya belum pernah anda Ketahui. Baik dari ciri tubuhnya, kebiasaan, maupun dari hal lainnya. Guna menambah wawasan ini mengenai burung yang satu ini, yuk disimak beberapa fakta tentang burung walet berikut ini :

1. Memiliki Sayap yang Kuat
Memang burung walet tubuhnya tak terlalu besar seperti burung elang ataupun burung Garuda, namun sayapnya begitu kuat sehingga hewan yang satu ini mampu terbang dalam radius yang sangat jauh. Bentangan sayap walet ukurannya mencapai 18 cm dan memiliki bentuk yang runcing.

2. Akan Mati Bila Terlalu Lama Dikurung
Fakta burung walet selanjutnya adalah hewan tersebut akan mati jika terlalu lama dikurung. Untuk itu, sebagai seorang peternak tidak disarankan untuk tidak terlalu lama mengurung hewan tersebut di dalam kandang dan harus sering-sering dikeluarkan untuk menghirup udara segar. Idealnya, burung walet hanya bisa bertahan hidup 5 atau 6 hari setelah dikurung

3. Mempunyai Kaki yang Lemah
Berbeda dengan sayapnya yang sangat kuat, justru kaki burung walet sangat lemah sehingga tidak bisa menopang tubuhnya sendiri. Dengan kondisi kaki yang seperti ini membuat burung walet tidak bisa bertengger di pohon atau kabel listrik dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, untuk menangkap serangga walet tidak menggunakan kakinya tetapi menyambar seperti serangga terbang yang sedang lewat.

4. Tidak Bisa Mematuk
Fakta tentang burung walet selanjutnya adalah hewan ini tidak bisa mematuk walaupun memiliki paruh. Jika ingin makan, burung yang satu ini biasanya langsung menyambar makanan seperti serangga yang sedang terbang.

5. Membuat Sarang Walet dengan Air Liur
Fakta burung walet selanjutnya adalah burung yang satu ini membuat sarang menggunakan air liurnya. Tanpa ada campuran bahan apapun, jadi 100% murni dari air liur walet. Biasanya burung walet membangun sarangnya di langit-langit gua atau langit-langit gedung tinggi untuk menghindari ancaman predator yang bisa merusak sarang tersebut.

Baca Juga : Ciri dan Penjelasan Mengenai Burung Walet

6. Sarang Burung Walet Bermanfaat Untuk Kesehatan
Sarang walet bukan hanya sebagai tempat menyimpan telur saja, tetapi juga dapat diolah menjadi makanan ataupun minuman yang menyehatkan tubuh manusia. Sarang burung walet mengandung sejuta manfaat dan telah banyak dibuktikan berdasarkan hasil penelitian.

7. Harga Sarang Walet Mahal
Tahukah anda? Harga sarang burung walet itu sangat mahal sekali. Semakin bagus kualitasnya, tentu akan semakin mahal harganya. Karena mahalnya sarang walet, membuat orang berniat untuk membudidayakannya hingga menjualnya baik di dalam negeri maupun ke luar negeri.

8. Pengimpor Sarang Walet Berasal dari China
Fakta burung walet selanjutnya masih berkaitan dengan sarangnya. Sarang burung walet banyak diminati oleh orang-orang China, sehingga banyak peternak walet yang mengekspornya ke negara China. Berdasarkan data Januari tahun 2017 dari Kementerian Pertanian, jumlah volume ekspornya mencapai 7,5 juta Dolar Amerika.

9. Mayoritas Ada di Asia Tenggara
Burung walet adalah hewan yang dapat bertahan hidup di iklim tropis. Karena itulah negara Asia Tenggara adalah habitat yang paling cocok yang membuat walet dapat bertahan hingga saat ini. Selain karena iklim, curah hujan yang tinggi di Asia Tenggara juga menjadi alasan mengapa burung walet bisa tinggal.

10. Hukum Mengkonsumsi Sarang Walet
Mengkonsumsi olahan sarang walet hukumnya halal dan diperbolehkan. Hal ini didasarkan pada kesepakatan dari Majelis Ulama Indonesia. Jadi, jangan pernah ragu mengkonsumsinya.

Ciri dan Penjelasan Mengenai Burung Walet

Ciri dan Penjelasan Mengenai Burung Walet

Jenisburungdunia.net – Masih banyak pecinta burung walet yang belum tau apa saja ciri-ciri burung walet itu. Bahkan masih banyak juga salah membedakan antara burung walet dengan burung sejenis. Contohnya seperti burung Sriti.

Harus diakui, jika melihat secara sekilas kedua jenis burung tersebut sangatlah mirip. Bahkan burung walet dan burung Sriti berada dalam genus yang sama, yakni: Collocalia.

Selain itu, burung satu ini juga dianggap mirip dengan burung layang-layang. Namun sebelum saya membahas lebih jauh soal ciri-cirinya, alangkah lebih jika anda mengetahui secara garis besar mengenai burung walet.

Apa Itu Burung Walet?
Burung walet atau yang memiliki nama latin Collocalia vestita merupakan burung dengan sayap meruncing, berekor panjang, berwarna hitam dengan bagian bawah tubuhnya berwarna coklat. Habitat burung walet adalah di pantai, daerah permukiman, ataupun gua.

Burung walet hanya bisa anda temukan di negara Asia Tenggara. Seperti Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand, Filipina Kamboja, dan Laos. Dan anda tidak mungkin bisa menemukan burung walet di Eropa.

Hal tersebut bukanlah tanpa alasan, pasalnya walet hanya bisa berkembang biak di iklim tropis hujlan curah hujan yang tinggi. Kelembaban juga sangat berpengaruh akan hal ini.

Ciri-ciri Burung Walet
Setelah anda mengetahui gambaran mengenai burung walet, kini saatnya untuk mengetahui apa saja ciri dari burung walet yang satu ini. Mari simak kontennya di bawah ini

1. Habitat Burung Walet
Burung walet memang banyak hidup di gua. Akan tetapi, sejatinya burung satu ini dapat tinggal dilingkungan mana saja asal habitatnya luas, redup cahaya, dan jauh dari matahari.

Burung walet sangat menyukai lingkungan dengan suhu 260 – 400°C. Serta lingkungan dengan kelembaban udara antara 80 hingga 90 persen.

Burung walet memiliki jelajah yang luas untuk mencari makanan. Dan faktanya, habitat burung walet kurang dari 1000 mdpl sehinga sangat menyukai daratan rendah.

2. Fisik Burung Walet
Secara fisik, burung walet mempunyai sayap yang panjang dan paruh yang runcing. Sementara itu untuk warnanya, burung yang satu ini memiliki warna hitam dengan bagian bawah tubuhnya berwarna coklat.

Burung walet juga kakinya lemah dan tak mampu berdiri dengan baik untuk menopang tubuhnya sendiri. Maka tak heran, walet jarang ditemukan bertengger di kabel listrik.

3. Gaya Terbang Walet
Ciri-ciri burung walet selanjutnya bisa dilihat bagaimana hewan tersebut terbang ke angkasa. Pada dasarnya gaya terbang walet tak jauh berbeda dengan burung lainnya yang sejenis seperti Sriti.

Yakni dengan melayang-layang di udara dengan sesekali mengepakkan kedua sayapnya di udara.

4. Cara Berburu
Burung walet mencari makanan dengan cara terbang menyambar di udara. Mengapa harus demikian? Pasalnya burung yang satu ini memang tak dapat makan sembari mematuk burung / serangga lainnya.

Sehingga burung walet tidak mungkin memakan hewan lainnya jika hewan tersebut tidak terbang. Hal ini berlaku juga untuk burung lainnya yang sejenis Sriti.

5. Makanan Burung Walet
Burung walet sangat menyukai makanan seperti serangga kecil. Utamanya yang berada di kelapa sawit, tanaman tebu, semak-semak, persawahan, ladang, hutan, serta serangga yang berada di areal perkebunan.

6. Cara Membuang Kotoran
Ciri-ciri burung walet selanjutnya bisa anda lihat bagaimana hewan ini membuang kotorannya. Bahkan bisa dibilang cukup unik.

Burung walet ketika buang kotoran memundurkan pantatnya ke bibir sarang. Selain itu, walet juga suka buang air besar di dalam gedung selain di luar gedung tentunya.

Fakta berikutnya, burung walet enggan untuk membuang kotorannya sendiri di dalam sarang. Mereka benar-benar menjaga kebersihan rumah atau sarang mereka sendiri.

Baca Juga : Fakta Menarik Mengenai Burung Lovebird

7. Jumlah Telur
Burung walet berkembangbiak dengan cara bertelur. Jumlah telurnya sebanyak 2 butir bewarna putih, sama seperti kerabatnya burung Sriti.

Induk burung walet mengerami telurnya selama kurang lebih 3 minggu. Sementara itu, masa pengasuhannya yakni selama 45 hari hingga anak walet tersebut bisa terbang sendiri.

8. Sarang Burung Walet
Ciri-ciri sarang burung walet bergantung jenis sarang walet tersebut. Sebagai contoh sarang putih walet, mempunyai ciri-ciri berwarna putih kekuningan, tebal dan bulu menempel. Tentu berbeda untuk jenis walet lainnya.

Dalam membuang sarang, hewan bernama latin Collocalia ini menempel pada balok, papan sirip, dinding gedung, dan dinding bebatuan goa. Sarang tersebut digunakan untuk menyimpan telur dan mengembangbiakannya.

Namun pada umumnya, Ciri-ciri Sarang Burung Walet yang asli adalah memiliki warna yang terang, putih atau agak kecoklatan.

9. Air Liur
Ciri khas dari burung walet selanjutnya bisa diketahui dari air liurnya. Hal ini dapat diketahui ketika burung tersebut membuat sarang.

Produksi air liur burung walet sedikit lebih baik jika dibandingkan dengan burung Sriti.

10. Dapat Dibudidayakan
Memang walet merupakan hewan liar yang bisa berada dimana-mana, namun bukan berarti hewan bersayap yang satu ini tidak dapat dibudidayakan. Walet bisa dibudidayakan, bahkan kini telah menjadi komoditas ternak unggulan di Indonesia.

Namun untuk membudidayakannya dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Maka tak heran, jika hanya orang-orang yang memiliki modal besar yang dapat melakukan budidaya walet. Bahkan bisa menjadikannya sebagai ladang bisnis yang menguntungkan.

11. Sarang Walet dapat Diperjualbelikan
Sarang walet bisa dijual namun dengan aturan yang sangat ketat. Terutama soal perijinan ekspor. Selain itu, tentunya negara pengimpor sangat menginginkan sarang walet yang benar-benar berkualitas.

Soal harga juga sangat bervariasi tergantung bagaimana kualitasnya. Sarang walet berbentuk mangkok dan warnanya putih bersih, dapat dijual dengan harga termahal, bisa tembus Rp12.000.000 bahkan bisa lebih.

Sedangkan sarang walet dengan bentuk sudut atau patahan dijual dengan harga lebih relatif lebih terjangkau. Yakni kisaran 500 ribu hingga 800 ribu rupiah.

Harga tersebut merupakan harga ditingkat petani. Sementara itu, para pengekspor membanderol dengan harga 2-3 kali lipat lebih tinggi dari harga di tingkat petani tersebut.

12. Suara Burung Walet
Selanjutnya mengenai ciri-ciri burung walet dapat diketahui dari bagaimana hewan tersebut bersuara. Burung walet mempunyai suara keras nan cerewet sehingga cukup menggangu bagi orang-orang yang mendengarnya.

13. Taksonomi
Berbicara soal ciri-ciri hewan tidak lengkap rasanya jika tidak berbicara tentang taksonomi. Taksonomi merupakan ilmu yang mempelajari tentang klasifikasi atau pengelompokan makhluk hidup.

Burung walet masih berkerabat dengan burung-burung lainnya seperti burung Kolibri, burung layang-layang, dan burung Sriti. Karena hal itulah banyak orang yang sulit membedakan ketiga burung tersebut.

Burung walet memang sangat unik, jika kita melihat dari ciri-cirinya di atas. Bahkan memiliki nilai jual tinggi dan dapat dijadikan peluang bisnis burung walet yang menjanjikan. Tetapi tak hanya itu saja sejatinya karakteristik dari burung tersebut.

Burung walet ada beberapa jenis dan setiap jenisnya mempunyai ciri khasnya masing-masing.

Fakta Menarik Mengenai Burung Lovebird

Fakta Menarik Mengenai Burung Lovebird

Jenisburungdunia.net – Tidak bisa dipungkiri bahwa Lovebird adalah salah satu jenis burung kicau dengan jumlah peminat yang banyak. Kepopuleran Lovebird memang wajar, karena burung ini memiliki banyak sekali pesona.

Selain suara kicau ngekeknya yang khas, kecantikan warna bulunya juga menjadi daya tarik tersendiri. Tapi dibalik itu semua, Lovebird juga ternyata menyimpan berbagai fakta menarik loh. Jika kalian adalah salah satu penghobi Lovebird, maka wajib mengetahui beberapa fakta menarik tentang Lovebird dibawah ini :

1. Harganya Bervariasi, Dari Ratusan Ribu Hingga Ratusan Juta Rupiah
Sebagai burung yang sedang digemari dikalangan penghobi, maka tidak heran kalau harga Lovebird kian meroket.

Burung Lovebird ada yang dibanderol dengan harga ratusan ribu. Biasanya burung dengan kualitas biasa saja.

Ada juga yang dibanderol dengan harga jutaan. Biasanya yang memiliki warna langka. Salah satunya adalah Lovebird Violet.

Namun ternyata bukan cuma itu saja yang mempengaruhi harga Lovebird, tapi juga prestasinya.

Jika seekor Burung Lovebird memiliki banyak prestasi, yaitu memenangkan banyak perlombaan, maka harganya kian mahal.

Ada yang belasan, hingga ratusan juta. Tergantung dari banyaknya prestasi yang didapat burung tersebut.

2. Tempat / Bentuk Sarang Berbeda-beda Setiap Spesiesnya
Salah satu keunikan Lovebird adalah dari cara mereka membangun sarang.

Dari sebuah penelitian, ternyata setiap spesies Lovebird yang berbeda memiliki cara yang berbeda pula dalam membangun sarang.

Bukan cuma itu saja, cara mereka membangun sarang juga berbeda loh.

Lovebird Fisher misalnya, spesies ini membawa potongan kulit pohon dengan menggunakan paruh mereka. Yang kemudian diletakkan didalam lubang pohon.

Sedangkan Lovebird Muka Salem, memiliki cara yang berbeda. Yaitu dengan menyelipkan kulit pohon dibawah bulunya.

3. Sama Seperti Merpati, Lovebird Adalah Burung yang Setia Dengan Pasangannya
Kalian pasti sudah tahu bahwa Merpati adalah salah satu burung yang paling setia dengan pasangannya.

Hingga mereka sering dijadikan simbol kesetiaan terhadap pasangan.

Tapi ternyata bukan cuma Metpati loh yang setia pada pasangannya, Lovebird juga demikian.

Di alam liar, Lovebird akan mulai mencari pasangan pada usia 10 bulan.

Karena pada usia tersebutlah ia mulai matang secara seksual.

Sekali menemukan pasangan, maka satu sama lain tidak akan mencari pasangan lainnya.

Sepasang Lovebird bisa berpasangan sampai mereka mati.

Dengan rata-rata usia 15 tahun, bisa terbayang ‘kan bagaimana romantisnya burung ini?

4. Lovebird Terdiri Dari Banyak Jenis / Spesies
Seperti yang sudah saya tulis diatas bahwa Lovebird tidak hanya terdiri dari 1 jenis saja, melainkan bermaca-macam.

Sejauh ini sudah diketahui ada 21 jenis Lovebird berdasarkan warna.

Setiap Lovebird dengan warna yang berbeda memiliki harga yang berbeda pula.

Semakin langka dan sulit dicetak, maka semakin mahal harganya.

Dengan beragamnya jenis Lovebird ini, tentu para penghobi semakin senang memelihara Lovebird.

5. Lovebird Adalah Burung yang Sangat Mencintai Pasangannya
Lovebird adalah burung yang romantis.

Dalam sebuah penelitian, sepasang Lovebird saling mencintai satu sama lain. Layaknya manusia.

Bahkan mereka juga bisa merasakan perasaan sedih, bahagia, dan kehilangan ketika ditinggal mati oleh pasangannya.

Dalam banyak kasus, Lovebird bahkan bisa mengalami depresi jika pasangannya mati.

Baca Juga : Kenal Lebih Dekat Keistimewaan Dari Burung Puyuh

6. Sesekali Menyuapi Pasangan Mereka
Setia dan romantis terhadap pasangan memang sudah jadi salah satu ciri khas Burung Lovebird.

Salah satu buktinya adalah kebiasaan yang sering mereka lakukan bersama pasangannya, yaitu saling menyuapi.

Kebiasaan ini biasanya dilakukan ketika mereka sudah tidak bertemu dalam beberapa waktu.

7. Bisa Menginfeksi Manusia Dengan Penyakit Berbahaya Bernama Zoonosis
Kalian harus lebih menjaga kebersihan nih kalau memelihara Lovebird.

Karena berdasarkan sebuah penelitian, Burung Lovebird bisa membawa Cryptococcus neoformans atau yang biasa disebut bakter ragi loh.

Bakter ini tidak hanya membahayakan bagi Lovebird, tapi juga bagi kita si pemeliharanya.

Karena bakter ini bisa ikut menginfeksi manusia.

Bakteri ini biasanya menyebar ke Lovebird jika burung tersebut melakukan kontak fisik atau bersentuhan dengan kotoran burung Merpati.

Itulah salah satu alasan kenapa ketika memelihara binatang apapun, kita harus senantiasa menjaga kebersihan burung dan sangkarnya.

8. Salah Satu Spesies Burung yang Paling Mudah Beradaptasi
Fakta lainnya dari burung Lovebird yang mungkin belum kalian ketahui adalah, burung ini termasuk yang paling mudah beradaptasi dibandingkan spesies burung lainnya.

Jadi, tidak heran walaupun Lovebird bukan burung endemik Indonesia, tapi banyak kicau mania yang memeliharanya.

9. Daerah Persebaran Lovebird
Lovebird bisa kita temukan di beberapa kota di Afrika, San Francisco, hingga Barat Daya Amerika.

Tidak seperti di Indonesia yang dipelihara didalam sangkar, Lovebird di negara-negara tersebut bisa kita temukan hidup bebas di kota.

Jika di Indonesia, mungkin seperti burung Gereja yang biasa terbang bebas disekitar rumah kita.

10. Di Alam Liar, Lovebird Hidup Di Dalam Lubang Pepohonan, Bebatuan Dan Semak-semak
Di habitat aslinya, Burung Lovebird hidup diberbagai macam tempat. Mulai dari lubang yang mereka buat di pepohonan, sela bebatuan, hingga semak-semak.

Burung Lovebird yang tinggal di perkotaan biasanya akan tidur di atap-atap rumah warga ataupun gedung yang sudah tidak terpakai.

Kenal Lebih Dekat Keistimewaan Dari Burung Puyuh

Kenal Lebih Dekat Keistimewaan Dari Burung Puyuh

Jenisburungdunia.net – Burung Puyuh adalah hewan unggas yang memiliki ukuran badan kecil dan gemuk. Berbeda dengan burung lainnya, Burung Puyuh tidak membuat sarang di atas pohon namun bersarang di permukaan tanah.

Masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi mendengar burung puyuh. Burung yang telurnya biasa dimanfaatkan untuk berbisnis terutama bisnis kuliner. Telur burung buyuh selain memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, juga memiliki rasa yang lezat. Biasanya sebagai makanan pelengkap saat sarapan.

Burung puyuh merupakan salah satu dari sekian banyak jenis unggas di dunia. Meski dikategorikan sebagai burung, namun burung puyuh tergolong burung yang sulit terbang. Ukuran tubuh kecil dan gemuk dengan kaki yang pendek. Pada umumnya burung putuh berukuran panjang 19 cm, berbafan bulat, berekor pendek, memiliki paruh pendek dan kuat, serta berjari kaki sebanyak empat. Untuk warna, kebanyakan berwarna cokelat kemerahan atau coklat kekuningan dihiasi corak yang khas sesuai jenisnya.

Soal jenis burung puyuh, terdapat beberapa jenis, setidaknya ada empat jenis yang tersebar di dunia. Keempat jenis burung puyuh itu diantaranya puyuh jepang, puyuh batu, puyuh gonggong jawa, dan bobwhite. Khusus di Indonesia kebanyakan berjenis gonggong jawa dengan corak vairasi garis dan totol. Namun banyak juga ternak burung puyuh di Indonesia yang menggunakan burung puyuh jepang. Karena berbeda dengan spesies puyuh lainnya, burung puyuh jepang mampu menghasilkan sekitar 300 telur per tahun dengan bobot telur sekitar 10 gram per butirnya.

Pada dasarnya, burung puyuh memakan biji-bijian, namun juga sering ditemui burung puyuh memakan serangga dan mangsa lain yang berukuran kecil. Burung puyuh lebih banyak hidup di permukaan tanah, berkemampuan untuk lari, dan terbang dengan kecepatan tinggi meskipun dengan jarak tempuh yang pendek. Khusus burung puyuh jepang mampu terbang dengan jarak yang lebih jauh dibanding spesies puyuh lainnya.

Baca Juga : Jenis Burung Perkutut Yang Indah Adanya

Perbedaan antara burung puyuh jantan dengan betina dapat terlihat jelas. Burung puyuh jantan dewasa memiliki ukuran lebih kecil dibanding puyuh betina. Selain itu, pada dada puyuh jantan bulunya bewarna cokelat polos, sedangkan puyuh betina terdapat corak totol disekitar dadanya. Selain itu pada pangkal paruh puyuh jantan bewarna kemerahan, sedangkan betina hanya bewarna cokelat. Terakhir, ciri lainnya yaitu pada puyuh jantan terdapat benjolan di atas kloaka, dan jika ditekan akan mengeluarkan cairan putih seperti pasta dari kloaka. Umur dewasa burung puyuh jantan ditandai dengan mulainya berkokok, sedangkan pada puyuh betina ditandai dengan mulai produktinya bertelur.

Uniknya, burung yang memilik telur bercorak ini merupakan burung yang menyukai kebersihan. Burung puyuh aktif selalu menjaga bulunya tetap bersih pada siang maupun malam hari. Di alam liar, burung puyuh dapat bertahan hidup selama 3-5 tahun. Istimewanya lain dari burung ini juga memiliki daya tahan yang tinggi terhadap penyakit.

Usaha ternak burung puyuh memang menjanjikan, karena burung puyuh dalam sekali bertelur mampu menghasilkan 10-20 butir telur. Setelah kurang lebih satu tahun setengah, burung puyuh yang tidak produktif lagi dijual untuk dimanfaatkan dagingnya. Di Indonesia ternak burung puyuh telah dilakukan sejak tahun 1979.Saat ini, konsumsi daging dan telur putuh mulai banyak diminati masyarakat karena tinggi gizi dan kadar protein.

Jenis Burung Perkutut Yang Indah Adanya

Jenis Burung Perkutut Yang Indah Adanya

jenisburungdunia.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Jenis Burung Perkutut Yang Indah Adanya. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Jenis Burung Perkutut Yang Indah Adanya

1. Burung Perkutut Putih
Burung Perkutut lokal yang pertama adalah Burung Perkutut Putih, seperti namanya burung ini memiliki warna bulu putih diseluruh bagian tubuhnya.Dengan paruh dan kaki yang berwarna orange kemerahan, sekilas burung ini sangat mirip dengan Burung Merpati, suaranya pun lebih ngerol dan juga panjang.

Namun yang membedakannya adalah ukuran Burung Perkutut Putih ini lebih kecil dan tubuhnya juga terlihat panjang sedangkan merpati lebih bulat.Untuk harga sendiri Burung Perkutut Putih ini masih dibilang terjangkau dan mudah untuk didapatkan.Bagi Sobat Wikicau yang tertarik untuk memelihara burung ini, perhatikan dengan baik kebersihan burung dan kandang agar bulunya tetap terlihat bersih karena warna putih sangat mudah sekali kotor.

2. Burung Perkutut Bangkok
Burung Perkutut Bangkok memiliki perpaduan warna putih dibagian dada dan juga warna hitam pada bagian sayapnya.Pada bagian paruh Burung Perkutut Bangkok berwarna hitam dan kaki yang berwarna merah cerah.

Burung Perkutut jenis ini semakin banyak beredar dipasaran, pasalnya karena semakin banyak orang yang tertarik untuk membudidayakan Burung Perkutut Bangkok ini.Burung ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai burung kontes, karena memiliki suara yang sangat merdu dengan ciri khas ngerol serta menembak yang sangat baik.

3. Burung Perkutut Belah Dada
Burung Perkutut Belah Dada ini merupakan jenis Burung Perkutut yang langka dan jarang sekali ditemukan.Karena burung ini termasuk jenis Burung Perkutut langka yang memiliki ciri khas yang sangat unik dari jenis Burung Perkutut lainnya.

Seperti namanya, burung ini memiliki ciri khas yaitu bagian dadanya terlihat seperti terbelah.Garis tersebut terlihat dari tengah leher hingga kebagian tengah perut, untuk warna burung ini sendiri hampir sama dengan jenis burung Perkutut Bangkok.

4. Burung Perkutut Majapahit
Salah satu Burung Perkutut yang hanya ada di Indonessia adalah jenis Burung Perkutut Majapahit.Burung ini memiliki ukurang tubuh yang lebih besar dan dada yang terlihat lebih tegap dibandingkan jenis Burung Perkutut lainnya.

Burung ini memiliki mata yang tajam dan juga sangat lincah sihingga sangaat menarik untuk dijadikan sebagai burung peliharaan di rumah.Tidak hanya itu, burung ini juga dikenal dengan warna bulu yang memiliki perpaduan yang sangat indah sehingga sangat enak dipandang.

5. Burung Perkutut Putih Mata Merah
Burung Perkutut selanjutnya adalah Burung Perkutut Putih dengan Mata Merah.Burung ini juga termasuk jenis Burung Perkutut yang sangat unik karena memiliki mata merah yang menyala.Warna tubuh burung ini seluruhnya berwarna putih dengan paruh putih dan kaki berwarna merah.Burung ini terlihat sangat cantik dengan suara kicauan yang terdengar lebih sering menembak.

6. Burung Perkutut Jawa
Selanjutnya adalah Burung Perkutut Jawa, sama seperti namanya, burung ini berasal dari pulau jawa.Burung ini memiliki perpaduan warna yang berbeda-beda.Ada yang memiliki perpaduan warna antara coklat, merah dan hitam ada juga yang berwarna hitam, putih dan abu-abu.Burung ini memiliki habitat disekitar persawahan dan juga pegunungan yang cukup jauh dari permukiman.Jadi untuk mencari burung ini Sobat Wikicau hanya bisa melakukannya di daerah tertentu saja.

7. Burung Perkutut Katuranggan
Jenis Burung Perkutut yang satu ini memiliki harga yang cukup tinggi dibandingkan beberapa jenis Burung Perkutut lainnya.Pasalnya burung ini hanya terdapat beberapa spesies saja dan tersebar diberbagai pulau di Indonesia.Selain itu, Burung Perkutut ini memiliki mitos yang tersebar bahwa jika seseorang memelihara burung ini.Maka orang itu akan terlihat berwibawa serta akan melancarkan rezeki bagi pemiliknya, untuk itu banyak dari kalangan warga biasa hingga pejabat banyak yang memelihara burung ini.

8. Burung Perkutut Udan Emas
Burung Perkutut Udan Emas memiliki habitat disekitar persawahan dan juga pegunungan, kamu bisa mendapatkannya di daerah pegunungan.Burung ini memiliki warna yang sangat menarik yaitu seperti warna keemasan, untuk itu dinamakan sebagai Udan Emas.Burung Perkutut Udan Emas juga sudah semakin banyak yang membudidayakannya jadi sudah semakin banyak pula Sobat Wikicau yang tertarik memeliharanya.

9. Burung Perkutut Jantan
Burung Perkutut Jantan merupakan jenis Burung Perkutut yang paling banyak dicari oleh para Sobat Wikicau.Bagaimana tidak, selain memiliki ukuran tubuh yang besar dan terlihat sangat gagah.

Burung ini juga memiliki suara kicauan yang sangat keras dan juga cicit yang panjang, untuk ini burung ini menjadi salah satu primadona Burung Perkutut.

10. Burung Perkutut Hitam
Jenis Burung perkutut yang terakhir adalah Burung Perkutut Hitam yang terlihat seperti Burung Gagak.Namun burung ini termasuk sulit untuk ditemukan karena belum banyak yang membudidayakan burung jenis ini.Burung Perkutut Hitam memiliki karakteristik suara yang menembak dan juga panjang dan leher yang lebih pendek dari Burung Perkutut lainnya.

Burung ini memiliki warna tubuh keseluruhan berwarna hitam dengan tatapan mata yang tajam, untuk itu cukup banyak yang tertarik memelihara burung ini.Karena burung ini cukup unik dan berbeda dari jenis Burung Perkutut laiinya.

Cara Tepat Produksi Pakan Burung

Cara Tepat Produksi Pakan Burung

jenisburungdunia.web.id Produksi pakan burung yang baik bisa membuat kualitas dari vitaqlitas burung menjadi lebih baik,Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Cara Tepat Produksi Pakan Burung. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Cara Tepat Produksi Pakan Burung

Pakan burung yang akan diberikan harus tetap berkualitas meskipun sudah disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, baik pakan buatan maupun alami harus disimpan dengan benar. Evamation.com Selain kualitas pakan burung, Anda harus mengetahui formulasi pakan burung yang tepat sesuai dengan jenis burung. Dalam buku Formulasi Pakan Burung Ocehan dan Hias tertera beragam jenis informasi mengenai formulasi pakan burung.Pakan yang paling riskan untuk disimpan dalam jangka waktu lama adalah pakan alami karena berasal dari biji-bijian, buah-buahan, serangga, dan bahan pelengkap lainnya yang mudah rusak. Berikut ini beberapa faktor yang harus Anda perhatikan karena bisa memengaruhi kualitas pakan burung.

Bahan pakan
Anda harus lebih memerhatikan sumber pakan burung. Bahan pakan alami seperti biji-bijian mudah terkena jamur dan tumbuh jika disimpan sembarangan. Petik biji-bijian saat sudah masuk umur panen, kondisinya padat berisi dan akan tenggelam jika dimasukkan ke air. Begitu pula dengan buah-buahan yang tidak bisa disimpan sembarangan dalam jangka waktu lama. Adapun pakan kroto merupakan jenis pakan yang mudah bau. Pada saat bau burung tidak akan mau.

Suhu dan kelembapan lingkungan
Indonesia yang merupakan negara tropis memiliki dua musim, yakni musim hujan dan musim panas. Pada musim hujan suhu cenderung lebih rendah dengan tingkat kelembapan yang tinggi. Kondisi tersebut harus segera diatasi agar tidak merusak pakan. Pakan yang paling riskan pada saat ini adalah pakan buatan dan pakan ransum yang sudah diformulasikan. Faktor perubahan cuaca mampu menurunkan kualitas pakan secara perlahan.

Tempat penyimpanan yang tidak bersih
Tempat yang tidak bersih akan mengontaminasi pakan karena kotor, sempit, berdebu, dan pengap. Tempat tersebut akan membuat pakan lebih mudah ditumbuhi jamur. Pakan yang berjamur dapat menyebabkan burung menjadi diare.Memang terlihat sepele tapi Anda harus memerhatikan cara menyimpan pakan burung yang langsung memengaruhi kualitas pakan burung. Dalam buku Formulasi Pakan Burung Ocehan dan Hias akan memudahkan para hobiis burung kicau yang masih bingung formulasi serta cara menyimpan pakan yang benar.

Kroto
Kroto merupakan telur semut rangrang yang biasa diburu oleh hobiis burung kicauan karena kandungannya yang baik untuk pertumbuhan burung. Kroto bersifat mudah busuk jika disimpan sembarangan. Cara menyimpan kroto yang baik adalah dengan mengeringkannya terlebih dahulu dengan menjemurnya di bawah panas matahari atau dioven.Setelah itu, kroto bisa disimpan di wadah dalam ruangan bersih bersuhu 22—23°C dan terlindung dari gangguan binatang yang berpotensi mengganggu seperti cicak, semut, dan tokek.

Baca juga : Keterancaman Serindit Flores

Serangga
Serangga seperti ulat hongkong, jangkrik, dan belalang sebaiknya disimpan dalam keadaan hidup agar kondisi pakan tetap segar dan tidak busuk.

Biji-bijian
Biji-bijian merupakan pakan alami burung yang berasal dari tumbuhan. Biji-bijian yang disimpan dalam waktu yang lama berpotensi terkena jamur apabila kualitasnya buruk. Burung hanya menyukai biji-bijian yang berkualitas dan padat berisi. Selain itu, biji-bijian berkualitas juga bisa mendukung pertumbuhan burung.Menyimpan biji-bijian dilakukan dengan mengeringkannya terlebih dahulu dengan cara dijemur pada panas matahari atau dipanggang di dalam oven. Setelah kering, biji-bijan disimpan dalam ruangan bersuhu normal dengan kelembapan sekitar 70 persen. Hal tersebut berguna untuk mencegah pertumbuhan jamur.

Buah-buahan
Untuk menyimpan buah-buahan yang mudah masak dan busuk, dilakukan dengan menyediakan jumlah buah sesuai dengan kebutuhan. Jangan menyimpan buah terlalu banyak karena akan cepat busuk. Gunakan buah yang masih ranum sehingga daya simpannya lebih lama dibanding buah yang sudah masak.Buah dimasukkan ke kantung plastik dan disimpan di dalam kulkas. Namun, sebelum diberikan pada burung, buah direndam terlebih dahulu agar suhunya normal.

Sayuran
Sayuran sebaiknya disimpan dalam kulkas agar lebih tahan lama. Sayuran di dalam kulkas akan bertahan selama 5—7 hari.

Pakan buatan
Sebelum menyimpan pakan buatan, perhatikan tanggal produksi dan tanggal kedaluwarsa yang biasanya tercantum dalam kemasan. Perhatikan juga keresmian produk pakan tersebut.

Keterancaman Serindit Flores

Keterancaman Serindit Flores

jenisburungdunia.net Salah satu hewan alves yang bisa terbang di Flores,Burung serindit,Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Keterancaman Serindit Flores. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Keterancaman Serindit Flores

International Union for Conservation of Nature) baru-baru ini telah mengumumkan informasi terbaru terkait status keterancaman seluruh flora dan fauna di dunia. Dari 11.147 spesies burung yang diketahui dan telah dikaji hingga saat ini, sejumlah 127 spesies burung mengalami perubahan status keterancaman. Banyak spesies di antaranya sekarang mengalami peningkatan keterancaman sehingga semakin berisiko terhadap kepunahan. Namun kabar baiknya, sebagian di antaranya juga mengalami penurunan risiko terhadap kepunahan.

Salah satu kabar baik tersebut datang dari spesies burung paruh bengkok endemis Nusa Tenggara, yaitu serindit flores (Loriculus flosculus). Sejak 2000, burung kecil berwarna hijau ini ditetapkan oleh IUCN sebagai jenis terancam punah dalam kategori Endangered (EN). Namun berdasarkan informasi terkini, lembaga internasional tersebut menurunkan kategori keterancaman serindit flores menjadi Vulnerable (VU)—satu tingkat di bawah kategori EN. Perubahan ini tentu menjadi kabar baik bagi dunia konservasi burung di Indonesia, sekaligus menjelaskan bahwa populasi spesies ini masih eksis di habitat aslinya dalam jumlah yang lebih banyak dari perkiraan sebelumnya.

Serindit flores merupakan satu dari enam spesies burung endemis yang menghuni habitat hutan tropis semi-hijau dan hutan tropis luruh-daun di Pulau Flores, Nusa Tenggara TimurWilayah jelajahnya yang kecil, ditambah habitat utama berupa area hutan yang semakin berkurang baik dari segi luasan dan kualitas, menyebabkan serindit flores tetap digolongkan dalam spesies yang terancam punah secara global1. Meskipun demikian, spesies ini masih bisa ditemukan dalam kelompok mencapai 10 individu per hektare di lokasi-lokasi persebaran utamanya3. Survei pada awal hingga petengahan 2013 yang dilakukan Burung Indonesia di Pulau Flores mengonfirmasi bahwa bagian barat pulau ini menjadi kantong-kantong populasi utama serindit flores.

Apabila dibandingkan dengan spesies burung endemis Flores lainnya, burung kecil pemakan buah dengan corak merah pada ekor ini masih tergolong beruntung. Sementara itu spesies burung endemis lainnya seperti gagak flores, kehicap flores, dan celepuk flores saat ini masih berstatus terancam punah dalam ketegori Endangered. Meskipun demikian, status keterancaman serindit flores bisa saja kembali memburuk jika tindakan konservasi tidak digencarkan. Mengingat populasi spesies ini masih terancam oleh fragmentasi dan pengurangan luas serta penurunan kualitas hutan.

Baca Juga : Indahnya Burung Kakatua Indonesia

Dalam pengupayaan perlindungan dan pengelolaan hutan, Burung Indonesia telah bekerja pada salah satu area persebaran utama serindit flores yaitu di area hutan Bentang Alam Mbeliling yang secara internasional juga diakui sebagai daerah penting bagi burung (Important Bird Area; IBA). Sejak 2007, Burung Indonesa dan masyarakat dari 27 desa di sekitar Hutan Mbeliling bersama-sama membuat kesepakatan dalam pengelolaan dan pelestarian alam desa. Kesepakatan tersebut mengatur hal-hal prinsip, tanggung jawab, dan hak masing-masing pemangku kepentingan dalam pemanfaatan dan pelestarian sumber daya alam di desa. Untuk mendukung implementasinya, kelompok masyarakat pelestari hutan dibentuk dan berperan penting dalam pemantauan jasa ekosistem, pencegahan pertanian tebang-dan-bakar, perlindungan sumber air melalui penanaman pohon, dan pemantauan gangguan pada hutan, termasuk perluasan kegiatan pertanian ke dalam kawasan hutan4.

Perlindungan dan pengelolaan hutan secara berkelanjutan akan terus menjadi tantangan untuk konservasi burung di Pulau Flores. Tidak hanya bagi keberlangsungan dan kelestarian populasi serindit flores, melainkan juga bagi populasi spesies burung endemis dan terancam punah lainnya, seperti elang flores. Tidak lebih dari 240 individu elang flores yang diperkiraan saat ini tersebar di seluruh kawasan Pulau Flores dan pulau-pulau di sekitarnya, sehingga IUCN pun menempatkannya dalam kategori Critically Endangered dalam daftar merah.

Indahnya Burung Kakatua Indonesia

Indahnya Burung Kakatua Indonesia

jenisburungdunia.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Indahnya Burung Kakatua Indonesia. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Indahnya Burung Kakatua Indonesia

Kalau kamu masih ingat, di Indonesia persebaran hewan ditentukan berdasarakan garis yang membagi wilayahnya. Salah satunya adalah burung kakak tua yang memiliki corak indah dan menarik yang berasal dari wilayah Indonesia bagian timur, tepatnya di zona australis.Kamu tentunya sudah penasaran apa saja jenis-jenis burung kakak tua itu, kan? Nah, simak informasi lengkap mengenai hewan yang mempunyai bulu indah tersebut di bawah ini. Tak hanya macam-macamnya, tapi kamu juga bisa membaca mengenai ciri-ciri umum dan fakta menarik burung kakak tua.

Ciri-Ciri Umum dan Habitat Burung Kakak Tua
Burung kakak tua merupakan salah satu jenis burung berparuh bengkok yang memiliki bulu indah dan suara nyaring. Ia mempunyai tubuh gempal dan sayap yang kuat. Bentuk paruhnya besar, bengkok, dan mempunyai ujung yang runcing.Burung jenis ini mempunyai kaki dengan susunan jarinya yang bersilangan. Jarinya berjumlah empat dengan dua jari menghadap ke depan, sedangkan jari yang lainnya menghadap ke belakang. Kondisi kakinya tersebut berguna untuk memanjat pohon dan menggenggam makanannya.Selain ciri-ciri tersebut, ia juga mempunyai karakteristik khas yang membedakannya dengan burung berparuh bengkok lainnya. Tahukah kamu apa ciri khasnya tersebut? Nah, kekhasan burung yang masuk ke dalam keluarga Cacatuidae ini terletak pada jambul di atas kepalanya.

Jambul tersebut mempunyai berbagai macam warna dan bentuk sesuai dengan spesiesnya. Mahkotanya itu juga dapat ditegakkan sesuai dengan suasana hatinya.Misalnya sedang senang atau stres, maka jambulnya akan tegak. Sedangkan jika dalam keadaan yang biasa saja, jambulnya tidak akan naik ke atas. Tak hanya itu, jambul tersebut juga bisa dijadikan sebagai alat komunikasi dengan sesamanya.Apabila jenis burung berparuh bengkok yang lain mempunyai warna bulu yang mencolok dan beraneka ragam, tapi tidak dengan jenis yang satu ini. Warna pada bulunya lebih cenderung kalem dan hanya didominasi oleh satu warna saja.Keistimewaannya yang lain adalah ia mempunyai semacam serbuk bedak pada bulunya yang berguna untuk melindungi dari air. Habitat hewan ini berada di daerah Indonesia Timur seperti Nusa Tenggara, Maluku, Sulawesi, dan Papua. Umumnya, mereka hidup di kawasan hutan yang mempunyai ketinggian 500 hingga 1.500 meter di atas permukaan air laut.

Jenis-Jenis Burung Kakak Tua di Indonesia
Ada sekitar 21 jenis kakak tua yang ada di dunia, tujuh diantara spesies tersebut dapat kamu temukan di Indonesia. Langsung saja baca ketujuh jenis tersebut berikut ini.

1. Burung Kakak Tua Raja Hitam
Coba kamu perhatikan gambar di atas, ada satu hal begitu khas yang membedakannya dengan jenis-jenis burung kakak tua yang lain. Apabila biasanya kamu hanya menjumpai kakak tua berwarna putih, nah jenis yang satu ini memiliki bulu berwarna hitam di seluruh tubuhnya.Mulai dari jambul, bulu, lingkar mata, hingga ekornya pun berwarna hitam. Yang tidak berwarna hitam adalah warna pipinya yang merah. Lidahnya berwana merah dengan memiliki bagian hitam pada ujungnya.Kamu tahu tidak kalau pipi hewan yang cantik ini bisa berubah sesuai suasana hatinya? Apabila sedang stres berat, warnanya akan berubah menjadi merah muda atau krem. Sedangkan jika sedang senang, warna tersebut akan berubah menjadi kuning.Kakak tua raja adalah burung asli dari Indonesia yang merupakan hewan endemik di Papua, tapi ia juga bisa ditemukan di Kepulauan Aru dan Kepulauan Raja Ampat. Ia memang biasa tinggal di daerah hutan hujan tropis dataran rendah dan kawasan tepi hutan.

Hewan yang mempunyai nama ilmiah Probosciger atterimus ini berukuran paling besar di antara jenis-jenis lain. Saat dewasa, panjangnya bahkan bisa mencapai hingga lebih dari 60 cm. Sesuai dengan ukurannya yang besar, paruhnya pun juga mempunyai ukuran yang panjang dan besar.Tidak seperti burung hantu yang nokturnal, unggas satu ini termasuk burung dinural yang biasa melakukan aktifitasnya pada siang hari. Ia bukan termasuk hewan yang hidup berkelompok karena terbiasa hidup sendirian, atau jika berkelompok biasanya hanya terdiri dari kelompok kecil. Ternyata burung ada juga yang introvert ya, tidak hanya manusia saja.Makanan utama unggas ini adalah biji-bijian yang berukuran besar dan juga keras. Selain itu, ia juga suka makan buah-buahan dan tunas daun.Burung ini termasuk salah satu satwa yang dilindungi pemerintah. Hal tersebut dikarenakan satwa ini banyak diburu secara ilegal sehingga jumlahnya semakin berkurang.

2. Burung Kakak Tua Maluku
Kakak tua maluku merupakan satu dari jenis-jenis burung kakak tua yang hanya ditemukan di Pulau Seram, Maluku bagian selatan. Karena hal tersebut juga, ia disebut dengan kakak tua seram. Ia bisa tumbuh hingga 52 cm dan dapat hidup hingga 70 tahun.Ciri-ciri dari unggas yang bernama ilmiah Cacatua moluccensis ini memiliki bulu berwarna putih yang tebal dengan jambul merah muda. Ia juga mempunyai paruh yang sangat kuat. Bayangkan saja, ia bahkan mampu menggunakan paruhnya tersebut untuk memecahkan batok kelapa yang keras.Cara membedakannya antara jantan dan betina pun mudah. Kakak tua jantan biasanya memiliki warna mata coklat dan cenderung kehitaman. Sedangkan untuk sang betina memiliki warna mata coklat kemerahan. Serta, ukuran badan betina biasanya jauh lebih besar dibanding yang jantan.Habitatnya mudah ditemukan di hutan dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan air laut. Berbeda dengan kakak tua raja, jenis unggas yang satu ini termasuk ke dalam hewan yang biasa hidup berkelompok. Biasanya, ia akan tinggal dalam satu pohon dengan 8 hingga 16 burung lain.

Kakak tua maluku mempunyai sifat yang tidak terlalu agresif jika dibanding dengan jenis yang lain. Ia begitu aktif mencari makan saat pagi hari. Makanannya berupa biji-bijian, kacang-kacangan, buah, dan serangga kecil.Seperti unggas pada umumnya, ia bereproduksi dengan cara bertelur. Ia hanya akan menghasilkan dua hingga tiga butir setiap kali bertelur.Jenis unggas yang satu ini mempunyai kemampuan untuk menirukan bermacam-macam suara dan termasuk burung yang pandai. Dulunya, unggas yang satu ini banyak diperjualbelikan baik di dalam maupun luar negeri.Tapi sekarang, hal tersebut sudah dilarang karena jumlahnya yang semakin banyak berkurang. Pemerintah juga menetapkannya menjadi salah satu hewan yang dilindungi.

3. Burung Kakak Tua Putih
Berkebalikan dengan kakak tua raja yang mempunyai warna hitam di seluruh tubuhnya, unggas yang mempunyai nama ilmiah Cacatua alba ini seluruh tubuhnya di dominasi warna putih. Ia dapat ditemukan di daerah Maluku Utara, seperti Pulau Halmahera, Ternate, dan Tidore.Jenis ini memiliki ukuran tubuh sekitar 45 cm. Nah, yang membedakannya dengan jenis lainnya adalah warna bulunya yang putih tanpa ada corak apapun.Bentuk jambulnya ketika tegak menyerupai kipas. Maka dari itu, ia juga disebut sebagai kakak tua kipas. Selain itu, ia juga mempunyai paruh berwarna abu-abu.Kakak tua putih jantan dan betina pun bisa dibedakan. Cacatua alba jantan biasanya memiliki kepala yang lebih lebar dan paruh yang lebih besar. Sedangkan yang betina memiliki ukuran yang lebih besar dari yang jantan.Jenis ini diperkirakan bisa hidup selama 50 tahun. Tetapi tidak menutup kemungkinan mereka tidak bisa hidup lama karena faktor predator di alam liar.Habitat burung yang satu ini biasa ditemukan di hutan hujan tropis. Seperti jenis-jenis burung kakak tua yang lain, makanan utamanya adalah biji-bijian, buah, dan kacang-kacangan. Di habitat aslinya, ia seringkali dianggap hama karena suka memakan hasil pertanian para petani.

Selain karena dijadikan hewan peliharaan, itulah salah satu alasan mengapa ia banyak diburu. Perburuan tersebut mengakibatkan populasinya menurun dengan sangat cepat.Meskipun pemerintah telah menetapkannya sebagai salah satu hewan yang dilindungi, tapi tetap saja masih banyak orang yang melakukan perburuan untuk menjualnya. Jika hal tersebut terjadi terus-menerus, bisa jadi tak lama lagi ia akan punah.

Baca Juga : Burung Pelihara Yang Bulunya Indah

4. Burung Kakak Tua Jambul Kuning
Unggas yang satu ini termasuk ke dalam hewan yang dikategorikan hampir punah dan telah dilindungi oleh pemerintah. Ia merupakan hewan endemik yang dapat ditemukan di wilayah Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Kepulauan Masalembu.Spesies burung yang mempunyai nama ilmiah Cacatua sulphurea ini mempunyai ukuran sedang. Seperti kebanyakan jenis-jenis burung kakak tua, ia memiliki bulu yang berwarna putih. Yang membedakannya dengan yang lain adalah warna jambulnya yang berwarna kuning terang dan ukurannya tidak terlalu besar.Tak hanya itu, bulu pada bagian bawah sayap dan ekornya juga berwarna kuning. Ia mempunyai paruh yang berwarna hitam dengan kulit disekitar matanya berwarna putih. Ukuran tubuhnya tidaklah besar hanya sekitar 35 cm karena ia termasuk ke dalam burung yang mempunyai ukuran sedang.

Apabila kamu ingin tahu perbedaan antara yang jantan dan betina mungkin akan sedikit sulit karena mereka mempunyai ukuran yang hampir sama. Kakak tua jambul kuning biasa ditemukan di daerah hutan atau pertanian yang mempunyai ketinggian 800 meter dari permukaan laut. Ia biasanya membuat sarang pada batang pohon yang digunakan utnnuk menetaskan telur-telurnya.Karena banyaknya pembukaan lahan dan perdagangan ilegal membuat populasi hewan yang juga dikenal sebagai yellow crested cockatoo ini kian menurun dan terancam punah. Sejak tahun 2005, Konvensi Perdagangan International Tumbuhan dan Satwa Liar Spesies Terancam telah memasukkannya ke dalam apendiks I yang berarti ia tidak boleh diperdagangkan secara komersial. Pemerintah pun telah mengaturnya dalam Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 1999 dah memasukannya ke dalam hewan yang dilindungi.

5. Burung Kakak Tua Koki
Apa yang ada di benakmu saat melihat gambar di atas? Mungkin sekilas ia terlihat seperti kakak tua jambul kuning. Meskipun terlihat serupa, tapi mereka mempunyai spesies yang berbeda.Jenis yang satu ini dalam bahasa Inggris biasa disebut sulphur-crested cockatoo atau bisa disebut juga kakak tua jambul kuning besar. Ukurannya memang lebih besar dari jambul kuning biasa, yaitu bisa tumbuh sekitar 45 hingga 55 cm. Paruhnya berwarna hitam dengan ukuran jambul yang besar, yaitu sekitar 14 cm.Hampir sama dengan jenis sebelumnya, bagian bawah ekor dan sayapnya juga berwarna kuning. Burung yang bernama ilmiah Cacatua galerita ini termasuk ke dalam monomorfik, di mana jantan dan betinanya mempunyai ukuran yang hampir sama. Tapi mereka bisa dibedakan melalui warna matanya, yaitu pada jantan berwarna cokelat gelap, sedangkan pada betina berwarna cokelat kemerahan.

Suaranya keras tapi sedikit parau, seperti bunyi terompet. Ia bisa ditemukan di habitat aslinya yaitu di daerah Papua. Ia hidup di hutan rawa atau hutan sepanjang sungai dengan ketinggian 2.400 meter.Cacatua galerita memiliki suara yang lebih berisik daripada jenis-jenis burung kakak tua yang lain. Ia biasanya hidup dalam kelompok besar bahkan bisa mencapai sampai ribuan ekor dalam satu kelompok. Mereka juga mengenal sistem pembagian tugas untuk memburu makanan di mana ada beberapa anggota yang mencari makan dan yang lain bertugas untuk memantau dari predator, seperti elang.Seperti yang lain, makanan burung kakak tua ini adalah biji-bijian, akan tetapi terkadang mereka juga makan tunas daun dan kulit kayu. Jenis yang satu ini juga termasuk ke dalam hewan yang dilindungi.

Burung Pelihara Yang Bulunya Indah

Burung Pelihara Yang Bulunya Indah

jenisburungdunia.web.id Bulu yang indah adalah bagian dari aspek keindahan burung,Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Burung Pelihara Yang Bulunya Indah. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Burung Pelihara Yang Bulunya Indah

Pada dasarnya, memang banyak orang di Indonesia yang memelihara burung karena suaranya yang indah ataupun unik. Meskipun begitu, ada banyak juga yang disukai karena keindahan bulunya.Warnanya yang mencolok mudah sekali menarik perhatian para pehobi unggas yang satu ini. Macam macam burung peliharaan yang banyak digemari karena keindahan bulunya adalah:

1. Bayan
Salah satu jenis unggas yang memiliki nama ilmiah Eclectus roratus ini masih kerabat dekat dengan burung betet dan kakatua. Tidak seperti burung peliharaan lainnya, bayan tidak dipelihara karena suaranya yang indah, tapi karena keindahan warnanya.Yang banyak disukai untuk dipelihara biasanya adalah yang betina. Penyebabnya adalah warna bulunya merah dan biru pada bagian bawah sayap dengan bagian ujung bulu ekornya yang berwarna kuning.Sementara yang jantan biasanya memiliki warna hijau terang dengan warna merah pada bagian bawah sayapnya. Bagian ujung dari ekornya tetap berwarna hijau.Perbedaan lain yang bisa dilihat dengan mudah adalah warna paruhnya. Bayan betina biasanya paruhnya berwarna hitam, sedangkan bayan jantan memiliki paruh atas berwarna merah dan paruh bawah berwarna hitam.

2. Anis Merah
Jenis jenis burung yang indah bulunya memang ada banyak sekali. Salah satu yang sudah lama dikenal dan dinikmati keindahannya oleh para pecinta burung adalah anis merah yang juga dikenal dengan nama punglor cacing.Ia terkenal di kalangan pehobi kicauan karena gaya kicauannya yang unik dan menarik perhatian setiap yang mendengarnya. Bahkan, anis merah memiliki sebutan untuk kicauannya sendiri yang khas, yaitu gaya teler. Kicauan tersebut bisa mengalahkan suara kicauan macam macam burung peliharaan lainnya sehingga banyak diminati.Tak hanya karena kicauannya, anis merah ini juga banyak disukai karena warnanya yang menarik. Pada bagian kepala, dada, hingga perutnya berwarna merah kekuningan, sementara punggung dan ekornya berwarna hitam kebiru-biruan. Warna tubuhnya tersebut terlihat sangat eksotis sehingga sangat pantas disebut sebagai burung hias rumah.

3. Kacer
Salah satu dari macam macam burung peliharaan yang indah bulunya selanjutnya adalah kacer, atau yang sering juga dikenal dengan nama kucica kampung. Hewan peliharaan yang agresif ini banyak digemari oleh pehobi kicauan karena gaya bertarungnya yang sangat mengotot.Ketika akan bertarung, kacer akan membuka ekor dan sayapnya layaknya ular kobra. Sehingga seringkali, ketika ia akan bertarung, pemiliknya menyebutkan kacernya tengah mengobra. Pada saat itu, keindahan bulunya semakin terlihat mencolok.Secara fisik, kacer memiliki ciri bulu kepala sampai dadanya berwarna hitam kelam, sementara perut hingga ekornya berwarna putih.

Baca Juga : Burung Kicau Nokturnal

Jika tertimpa sinar matahari, bulu dada kacer bisa terlihat sangat mengkilat. Menjadikan burung peliharaan satu ini sangat diminati pehobi unggas.Kacer sebenarnya juga termasuk dalam jenis burung yang mudah dijinakkan. Namun kalau kamu berniat menjadikan kacer sebagai petarung yang suka dilombakan, ada baiknya ia tidak dijinakkan. Sebab, hal itu bisa menjadikan kacer kehilangan sifat aslinya di alam sebagai petarung.

4. Tledekan
Unggas yang satu ini disebut juga sulingan gunung, dan biasanya jarang sekali dipelihara oleh pehobi kicauan. Hal ini disebabkan karena habitatnya yang berada di atas gunung sehingga bisa dibilang susah dicari.