Ciri Ciri Dari Burung Walet Gunung

Ciri Ciri Dari Burung Walet Gunung

Jenisburungdunia.net – Mengetahui ciri ciri burung walet gunung akan sangat membantu anda, para pengusaha sarang walet, dalam menentukan jenis burung mana yang ingin anda ternakan. Sebab ada banyak jenis burung walet yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Dan semuanya sama – sama bisa memproduksi sarang namun dengan harga yang berbeda – beda.

Sederhananya, anda 2 jenis burung walet yang ada di Indonesia. Yaitu burung walet yang tinggal di daerah pantai dan lautan, dan burung yang berhabitat di wilayah pegunungan dan dataran tinggi.

Sesuai dengan namanya, tentunya jenis burung walet yang satu ini tinggal di daerah pegunungan dan dataran tinggi. Biasanya, peternak burung walet memilih jenis walet gunung dibandingkan jenis lainnya. Sebab untuk walet yang berhabitat di laut biasanya hidup secara liar dan membuat sarang di goa. Sehingga sarangnya dipanen secara langsung di goa – goa tersebut tanpa dibangunkan rumah oleh manusia.

Ciri Ciri Burung Walet Gunung Yang Paling Terlihat
Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, burung walet gunung merupakan jenis walet yang paling mudah untuk diternak. Mengingat lokasi paling strategis untuk membuat bisnis ternak sarang walet adalah di daerah pegunungan dan dataran tinggi yang udaranya masih segar.

Sebab kualitas udara di sekitar akan mempengaruhi kualitas sarang yang diproduksi oleh burung walet juga. Oleh karena itu, ketahuilah beberapa ciri ciri burung walet gunung berikut ini agar anda lebih mudah dalam mencari bibit burung walet untuk diternakan nanti.

Ciri Fisik Burung Walet Gunung
Cara mengetahui burung walet gunung yang paling mudah adalah dengan melihat fisik alias tubuhnya. Normalnya, walet gunung dewasa memiliki tubuh dengan ukuran 13cm hingga 15cm dari kepala hingga ekor. Ukuran tubuhnya terbilang cukup kecil bila dibandingkan dengan jenis burung walet yang lainnya.

Kemudian di bagian kakinya biasanya tidak ada bulu sama sekali. Mungkin beberapa walet gunung memiliki bulu tipis di kakinya, tetapi sebagian besar walet gunung tidak memiliki kaki yang polos tanpa bulu. Berbeda dengan jenis walet lain yang seluruh tubuhnya dipenuhi bulu hingga ke kaki.

Warna Bulu Burung
Ciri ciri burung walet gunung yang berikutnya bisa anda semua lihat pada waran bulu di tubuhnya. Umumnya, jenis walet ini memiliki ekor berwarna hitam ke abu – abuan. Bukan hitam gelam seperti jenis walet yang lain.

Selain itu, di bagian bulu ekornya juga terdapat celah seperti terbelah yang cukup dalam. Sehingga anda bisa melihat ekor burung ini seperti terpisah menjadi 2 bagian.

Suara Walet Gunung
Berikutnya, anda juga bisa memperhatikan suara walet gunung. Sebab ia memiliki suara yang paling nyaring dibandingkan dengan jenis – jenis walet lainnya.

Memang untuk ciri yang satu ini, anda perlu memperhatikanya dengan teliti dan membutuhkan waktu yang lama. Sebab biasanya burung walet hanya mengeluarkan suara di saat – saat tertentu. Salah satunya adalah sedang birahi atau sedang memanggil koloninya yang lain. Mengingat burung ini merupakan jenis burung yang hidup berkelompok.

Nyaringnya suara walet gunung dikarenakan ia bisa berkomunikasi dengan burung walet lain dengan jarak yang sangat jauh. Biasanya anda akan mendengar suara burung ini ketika ia sudah menginap di bangunan yang anda siapkan untuk ternak walet.

Makanan Walet Gunung
Ciri ciri burung walet gunung yang berikutnya ada pada makanannya di alam liar. Karena tinggal di daerah pegunungan dan dataran tinggi yang umumnya masih dipenuhi hutan dan pepohonan, burung walet gunung lebih suka makan serangga – serangga kecil yang ada di batang pohon.

Biasanya, ulat – ulat kecil yang ada di batang pohon menjadi salah satu makanan favorit dari burung walet jenis ini. Sebab ulat memiliki banyak protein dan paling mudah ditemukan.

Beberapa jenis serangga lain seperti jangkrik atau telur semut juga merupakan makanan walet gunung bila tidak bisa menemukan ulat. Biasanya, burung walet mencari makan di siang hari ketika mereka terbang bersama koloninya.

Baca Juga : Fakta Burung Walet yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Habitat Asli
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, habitat asli burung walet gunung adalah di daerah pegunungan dan dataran tinggi. Burung ini biasanya hanya bisa hidup di tempat – tempat dengan udara dingin dan yang masih dipenuhi dengan hutan – hutan.

Di alam liar, walet hutan membuat sarang tebing – tebing, celah batu di bukit, atau di daerah bekas kawah gunung yang luas. Intinya, mereka mencari tempat yang luas dan berdinding serta memiliki kondisi udara yang sejuk.

Oleh karena itu bila anda ingin menternakan burung walet gunung, sebaiknya anda membuat bangunan dengan struktur kayu. Sebab suhu di dalam bangunan akan menjadi lebih sejuk dan nyaman untuk burung walet membuat sarang dan berkembang biak nantinya.

Kebiasaan dan Karakteristik Burung Walet Gunung
Ciri ciri burung walet gunung yang terakhir adalah kebiasaan dan karakteristik burung ini sehari – hari. Mengetahui karakteristik walet gunung akan sangat membantu anda dalam menjaga kualitas sarang walet serta menjaga jumlah walet yang ada di dalam bangunan.

Salah satu karakteristik burung walet gunung adalah ia lebih suka tinggal di daerah yang gelap dan tertutup. Seperti bangunan rumah tanpa ventilasi yang terlalu banyak, goa, dan juga celah – celah di tebing. Karena hidupnya berkelompok, burung walet gunung juga lebih suka membuat sarang di tempat yang luas agar bisa membuat sarang bersama dengan koloninya.

Selain itu, walet gunung akan merasa lebih nyaman bila tinggal di ruangan denagn suhu sekitar 25 derajat hingga 29 derajat celcius. Jadi, usahakan bangunan yang anda siapkan untuk sarang walet memiliki suhu ruangan tidak lebih dari 30 derajat celcius.

Harga Sarang Walet Gunung
Untuk saat ini, harga sarang walet gunung tidak jauh berbeda dengan harga sarang walet lainnya. Tetapi karena mulai banyak peternak sarang walet di Indonesia, harganya kini menjadi semakin bersaing dan menurun.

Namun harga sarang walet di pasar tetap tinggi. Per kilo sarang walet asli bisa mencapai 14 hingga 15 juta rupiah. Sedangkan sarang ini bisa dipanen sebanyak 3 kali dalam satu tahun. Dan dalam satu kali panen jumlah sarang yang diproduksi bisa hingga puluhan kilo bila anda memiliki banyak walet.

Pendapatan kotor dari hasil ternak walet gunung bisa mencapai 50 hingga 70 juta per tahunnya. Bahkan beberapa pengusaha walet yang sudah sukses bisa mendapatkan keuntungan hingga ratusan juta rupiah setiap tahun. Tetapi tentunya, anda perlu mengeluarkan modal awal yang cukup besar juga.

Nah seperti itulah beberapa ciri ciri burung walet gunung baik dari fisik, suara, habitat, hingga karakteristik dan harga sarangnya. Untuk para peternak burung walet, memang jenis walet gunung ini merupakan jenis yang paling cocok untuk diternak. Sebab jumlah burung dalam satu koloni lumayan banyak dan memancingnya agar masuk ke bangunan yang anda siapkan tidak begitu sulit.

Ciri dan Penjelasan Mengenai Burung Walet

Ciri dan Penjelasan Mengenai Burung Walet

Jenisburungdunia.net – Masih banyak pecinta burung walet yang belum tau apa saja ciri-ciri burung walet itu. Bahkan masih banyak juga salah membedakan antara burung walet dengan burung sejenis. Contohnya seperti burung Sriti.

Harus diakui, jika melihat secara sekilas kedua jenis burung tersebut sangatlah mirip. Bahkan burung walet dan burung Sriti berada dalam genus yang sama, yakni: Collocalia.

Selain itu, burung satu ini juga dianggap mirip dengan burung layang-layang. Namun sebelum saya membahas lebih jauh soal ciri-cirinya, alangkah lebih jika anda mengetahui secara garis besar mengenai burung walet.

Apa Itu Burung Walet?
Burung walet atau yang memiliki nama latin Collocalia vestita merupakan burung dengan sayap meruncing, berekor panjang, berwarna hitam dengan bagian bawah tubuhnya berwarna coklat. Habitat burung walet adalah di pantai, daerah permukiman, ataupun gua.

Burung walet hanya bisa anda temukan di negara Asia Tenggara. Seperti Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand, Filipina Kamboja, dan Laos. Dan anda tidak mungkin bisa menemukan burung walet di Eropa.

Hal tersebut bukanlah tanpa alasan, pasalnya walet hanya bisa berkembang biak di iklim tropis hujlan curah hujan yang tinggi. Kelembaban juga sangat berpengaruh akan hal ini.

Ciri-ciri Burung Walet
Setelah anda mengetahui gambaran mengenai burung walet, kini saatnya untuk mengetahui apa saja ciri dari burung walet yang satu ini. Mari simak kontennya di bawah ini

1. Habitat Burung Walet
Burung walet memang banyak hidup di gua. Akan tetapi, sejatinya burung satu ini dapat tinggal dilingkungan mana saja asal habitatnya luas, redup cahaya, dan jauh dari matahari.

Burung walet sangat menyukai lingkungan dengan suhu 260 – 400°C. Serta lingkungan dengan kelembaban udara antara 80 hingga 90 persen.

Burung walet memiliki jelajah yang luas untuk mencari makanan. Dan faktanya, habitat burung walet kurang dari 1000 mdpl sehinga sangat menyukai daratan rendah.

2. Fisik Burung Walet
Secara fisik, burung walet mempunyai sayap yang panjang dan paruh yang runcing. Sementara itu untuk warnanya, burung yang satu ini memiliki warna hitam dengan bagian bawah tubuhnya berwarna coklat.

Burung walet juga kakinya lemah dan tak mampu berdiri dengan baik untuk menopang tubuhnya sendiri. Maka tak heran, walet jarang ditemukan bertengger di kabel listrik.

3. Gaya Terbang Walet
Ciri-ciri burung walet selanjutnya bisa dilihat bagaimana hewan tersebut terbang ke angkasa. Pada dasarnya gaya terbang walet tak jauh berbeda dengan burung lainnya yang sejenis seperti Sriti.

Yakni dengan melayang-layang di udara dengan sesekali mengepakkan kedua sayapnya di udara.

4. Cara Berburu
Burung walet mencari makanan dengan cara terbang menyambar di udara. Mengapa harus demikian? Pasalnya burung yang satu ini memang tak dapat makan sembari mematuk burung / serangga lainnya.

Sehingga burung walet tidak mungkin memakan hewan lainnya jika hewan tersebut tidak terbang. Hal ini berlaku juga untuk burung lainnya yang sejenis Sriti.

5. Makanan Burung Walet
Burung walet sangat menyukai makanan seperti serangga kecil. Utamanya yang berada di kelapa sawit, tanaman tebu, semak-semak, persawahan, ladang, hutan, serta serangga yang berada di areal perkebunan.

6. Cara Membuang Kotoran
Ciri-ciri burung walet selanjutnya bisa anda lihat bagaimana hewan ini membuang kotorannya. Bahkan bisa dibilang cukup unik.

Burung walet ketika buang kotoran memundurkan pantatnya ke bibir sarang. Selain itu, walet juga suka buang air besar di dalam gedung selain di luar gedung tentunya.

Fakta berikutnya, burung walet enggan untuk membuang kotorannya sendiri di dalam sarang. Mereka benar-benar menjaga kebersihan rumah atau sarang mereka sendiri.

Baca Juga : Fakta Menarik Mengenai Burung Lovebird

7. Jumlah Telur
Burung walet berkembangbiak dengan cara bertelur. Jumlah telurnya sebanyak 2 butir bewarna putih, sama seperti kerabatnya burung Sriti.

Induk burung walet mengerami telurnya selama kurang lebih 3 minggu. Sementara itu, masa pengasuhannya yakni selama 45 hari hingga anak walet tersebut bisa terbang sendiri.

8. Sarang Burung Walet
Ciri-ciri sarang burung walet bergantung jenis sarang walet tersebut. Sebagai contoh sarang putih walet, mempunyai ciri-ciri berwarna putih kekuningan, tebal dan bulu menempel. Tentu berbeda untuk jenis walet lainnya.

Dalam membuang sarang, hewan bernama latin Collocalia ini menempel pada balok, papan sirip, dinding gedung, dan dinding bebatuan goa. Sarang tersebut digunakan untuk menyimpan telur dan mengembangbiakannya.

Namun pada umumnya, Ciri-ciri Sarang Burung Walet yang asli adalah memiliki warna yang terang, putih atau agak kecoklatan.

9. Air Liur
Ciri khas dari burung walet selanjutnya bisa diketahui dari air liurnya. Hal ini dapat diketahui ketika burung tersebut membuat sarang.

Produksi air liur burung walet sedikit lebih baik jika dibandingkan dengan burung Sriti.

10. Dapat Dibudidayakan
Memang walet merupakan hewan liar yang bisa berada dimana-mana, namun bukan berarti hewan bersayap yang satu ini tidak dapat dibudidayakan. Walet bisa dibudidayakan, bahkan kini telah menjadi komoditas ternak unggulan di Indonesia.

Namun untuk membudidayakannya dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Maka tak heran, jika hanya orang-orang yang memiliki modal besar yang dapat melakukan budidaya walet. Bahkan bisa menjadikannya sebagai ladang bisnis yang menguntungkan.

11. Sarang Walet dapat Diperjualbelikan
Sarang walet bisa dijual namun dengan aturan yang sangat ketat. Terutama soal perijinan ekspor. Selain itu, tentunya negara pengimpor sangat menginginkan sarang walet yang benar-benar berkualitas.

Soal harga juga sangat bervariasi tergantung bagaimana kualitasnya. Sarang walet berbentuk mangkok dan warnanya putih bersih, dapat dijual dengan harga termahal, bisa tembus Rp12.000.000 bahkan bisa lebih.

Sedangkan sarang walet dengan bentuk sudut atau patahan dijual dengan harga lebih relatif lebih terjangkau. Yakni kisaran 500 ribu hingga 800 ribu rupiah.

Harga tersebut merupakan harga ditingkat petani. Sementara itu, para pengekspor membanderol dengan harga 2-3 kali lipat lebih tinggi dari harga di tingkat petani tersebut.

12. Suara Burung Walet
Selanjutnya mengenai ciri-ciri burung walet dapat diketahui dari bagaimana hewan tersebut bersuara. Burung walet mempunyai suara keras nan cerewet sehingga cukup menggangu bagi orang-orang yang mendengarnya.

13. Taksonomi
Berbicara soal ciri-ciri hewan tidak lengkap rasanya jika tidak berbicara tentang taksonomi. Taksonomi merupakan ilmu yang mempelajari tentang klasifikasi atau pengelompokan makhluk hidup.

Burung walet masih berkerabat dengan burung-burung lainnya seperti burung Kolibri, burung layang-layang, dan burung Sriti. Karena hal itulah banyak orang yang sulit membedakan ketiga burung tersebut.

Burung walet memang sangat unik, jika kita melihat dari ciri-cirinya di atas. Bahkan memiliki nilai jual tinggi dan dapat dijadikan peluang bisnis burung walet yang menjanjikan. Tetapi tak hanya itu saja sejatinya karakteristik dari burung tersebut.

Burung walet ada beberapa jenis dan setiap jenisnya mempunyai ciri khasnya masing-masing.

Fakta Menarik Mengenai Burung Lovebird

Fakta Menarik Mengenai Burung Lovebird

Jenisburungdunia.net – Tidak bisa dipungkiri bahwa Lovebird adalah salah satu jenis burung kicau dengan jumlah peminat yang banyak. Kepopuleran Lovebird memang wajar, karena burung ini memiliki banyak sekali pesona.

Selain suara kicau ngekeknya yang khas, kecantikan warna bulunya juga menjadi daya tarik tersendiri. Tapi dibalik itu semua, Lovebird juga ternyata menyimpan berbagai fakta menarik loh. Jika kalian adalah salah satu penghobi Lovebird, maka wajib mengetahui beberapa fakta menarik tentang Lovebird dibawah ini :

1. Harganya Bervariasi, Dari Ratusan Ribu Hingga Ratusan Juta Rupiah
Sebagai burung yang sedang digemari dikalangan penghobi, maka tidak heran kalau harga Lovebird kian meroket.

Burung Lovebird ada yang dibanderol dengan harga ratusan ribu. Biasanya burung dengan kualitas biasa saja.

Ada juga yang dibanderol dengan harga jutaan. Biasanya yang memiliki warna langka. Salah satunya adalah Lovebird Violet.

Namun ternyata bukan cuma itu saja yang mempengaruhi harga Lovebird, tapi juga prestasinya.

Jika seekor Burung Lovebird memiliki banyak prestasi, yaitu memenangkan banyak perlombaan, maka harganya kian mahal.

Ada yang belasan, hingga ratusan juta. Tergantung dari banyaknya prestasi yang didapat burung tersebut.

2. Tempat / Bentuk Sarang Berbeda-beda Setiap Spesiesnya
Salah satu keunikan Lovebird adalah dari cara mereka membangun sarang.

Dari sebuah penelitian, ternyata setiap spesies Lovebird yang berbeda memiliki cara yang berbeda pula dalam membangun sarang.

Bukan cuma itu saja, cara mereka membangun sarang juga berbeda loh.

Lovebird Fisher misalnya, spesies ini membawa potongan kulit pohon dengan menggunakan paruh mereka. Yang kemudian diletakkan didalam lubang pohon.

Sedangkan Lovebird Muka Salem, memiliki cara yang berbeda. Yaitu dengan menyelipkan kulit pohon dibawah bulunya.

3. Sama Seperti Merpati, Lovebird Adalah Burung yang Setia Dengan Pasangannya
Kalian pasti sudah tahu bahwa Merpati adalah salah satu burung yang paling setia dengan pasangannya.

Hingga mereka sering dijadikan simbol kesetiaan terhadap pasangan.

Tapi ternyata bukan cuma Metpati loh yang setia pada pasangannya, Lovebird juga demikian.

Di alam liar, Lovebird akan mulai mencari pasangan pada usia 10 bulan.

Karena pada usia tersebutlah ia mulai matang secara seksual.

Sekali menemukan pasangan, maka satu sama lain tidak akan mencari pasangan lainnya.

Sepasang Lovebird bisa berpasangan sampai mereka mati.

Dengan rata-rata usia 15 tahun, bisa terbayang ‘kan bagaimana romantisnya burung ini?

4. Lovebird Terdiri Dari Banyak Jenis / Spesies
Seperti yang sudah saya tulis diatas bahwa Lovebird tidak hanya terdiri dari 1 jenis saja, melainkan bermaca-macam.

Sejauh ini sudah diketahui ada 21 jenis Lovebird berdasarkan warna.

Setiap Lovebird dengan warna yang berbeda memiliki harga yang berbeda pula.

Semakin langka dan sulit dicetak, maka semakin mahal harganya.

Dengan beragamnya jenis Lovebird ini, tentu para penghobi semakin senang memelihara Lovebird.

5. Lovebird Adalah Burung yang Sangat Mencintai Pasangannya
Lovebird adalah burung yang romantis.

Dalam sebuah penelitian, sepasang Lovebird saling mencintai satu sama lain. Layaknya manusia.

Bahkan mereka juga bisa merasakan perasaan sedih, bahagia, dan kehilangan ketika ditinggal mati oleh pasangannya.

Dalam banyak kasus, Lovebird bahkan bisa mengalami depresi jika pasangannya mati.

Baca Juga : Kenal Lebih Dekat Keistimewaan Dari Burung Puyuh

6. Sesekali Menyuapi Pasangan Mereka
Setia dan romantis terhadap pasangan memang sudah jadi salah satu ciri khas Burung Lovebird.

Salah satu buktinya adalah kebiasaan yang sering mereka lakukan bersama pasangannya, yaitu saling menyuapi.

Kebiasaan ini biasanya dilakukan ketika mereka sudah tidak bertemu dalam beberapa waktu.

7. Bisa Menginfeksi Manusia Dengan Penyakit Berbahaya Bernama Zoonosis
Kalian harus lebih menjaga kebersihan nih kalau memelihara Lovebird.

Karena berdasarkan sebuah penelitian, Burung Lovebird bisa membawa Cryptococcus neoformans atau yang biasa disebut bakter ragi loh.

Bakter ini tidak hanya membahayakan bagi Lovebird, tapi juga bagi kita si pemeliharanya.

Karena bakter ini bisa ikut menginfeksi manusia.

Bakteri ini biasanya menyebar ke Lovebird jika burung tersebut melakukan kontak fisik atau bersentuhan dengan kotoran burung Merpati.

Itulah salah satu alasan kenapa ketika memelihara binatang apapun, kita harus senantiasa menjaga kebersihan burung dan sangkarnya.

8. Salah Satu Spesies Burung yang Paling Mudah Beradaptasi
Fakta lainnya dari burung Lovebird yang mungkin belum kalian ketahui adalah, burung ini termasuk yang paling mudah beradaptasi dibandingkan spesies burung lainnya.

Jadi, tidak heran walaupun Lovebird bukan burung endemik Indonesia, tapi banyak kicau mania yang memeliharanya.

9. Daerah Persebaran Lovebird
Lovebird bisa kita temukan di beberapa kota di Afrika, San Francisco, hingga Barat Daya Amerika.

Tidak seperti di Indonesia yang dipelihara didalam sangkar, Lovebird di negara-negara tersebut bisa kita temukan hidup bebas di kota.

Jika di Indonesia, mungkin seperti burung Gereja yang biasa terbang bebas disekitar rumah kita.

10. Di Alam Liar, Lovebird Hidup Di Dalam Lubang Pepohonan, Bebatuan Dan Semak-semak
Di habitat aslinya, Burung Lovebird hidup diberbagai macam tempat. Mulai dari lubang yang mereka buat di pepohonan, sela bebatuan, hingga semak-semak.

Burung Lovebird yang tinggal di perkotaan biasanya akan tidur di atap-atap rumah warga ataupun gedung yang sudah tidak terpakai.

Jenis Burung Perkutut Yang Indah Adanya

Jenis Burung Perkutut Yang Indah Adanya

jenisburungdunia.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Jenis Burung Perkutut Yang Indah Adanya. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Jenis Burung Perkutut Yang Indah Adanya

1. Burung Perkutut Putih
Burung Perkutut lokal yang pertama adalah Burung Perkutut Putih, seperti namanya burung ini memiliki warna bulu putih diseluruh bagian tubuhnya.Dengan paruh dan kaki yang berwarna orange kemerahan, sekilas burung ini sangat mirip dengan Burung Merpati, suaranya pun lebih ngerol dan juga panjang.

Namun yang membedakannya adalah ukuran Burung Perkutut Putih ini lebih kecil dan tubuhnya juga terlihat panjang sedangkan merpati lebih bulat.Untuk harga sendiri Burung Perkutut Putih ini masih dibilang terjangkau dan mudah untuk didapatkan.Bagi Sobat Wikicau yang tertarik untuk memelihara burung ini, perhatikan dengan baik kebersihan burung dan kandang agar bulunya tetap terlihat bersih karena warna putih sangat mudah sekali kotor.

2. Burung Perkutut Bangkok
Burung Perkutut Bangkok memiliki perpaduan warna putih dibagian dada dan juga warna hitam pada bagian sayapnya.Pada bagian paruh Burung Perkutut Bangkok berwarna hitam dan kaki yang berwarna merah cerah.

Burung Perkutut jenis ini semakin banyak beredar dipasaran, pasalnya karena semakin banyak orang yang tertarik untuk membudidayakan Burung Perkutut Bangkok ini.Burung ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai burung kontes, karena memiliki suara yang sangat merdu dengan ciri khas ngerol serta menembak yang sangat baik.

3. Burung Perkutut Belah Dada
Burung Perkutut Belah Dada ini merupakan jenis Burung Perkutut yang langka dan jarang sekali ditemukan.Karena burung ini termasuk jenis Burung Perkutut langka yang memiliki ciri khas yang sangat unik dari jenis Burung Perkutut lainnya.

Seperti namanya, burung ini memiliki ciri khas yaitu bagian dadanya terlihat seperti terbelah.Garis tersebut terlihat dari tengah leher hingga kebagian tengah perut, untuk warna burung ini sendiri hampir sama dengan jenis burung Perkutut Bangkok.

4. Burung Perkutut Majapahit
Salah satu Burung Perkutut yang hanya ada di Indonessia adalah jenis Burung Perkutut Majapahit.Burung ini memiliki ukurang tubuh yang lebih besar dan dada yang terlihat lebih tegap dibandingkan jenis Burung Perkutut lainnya.

Burung ini memiliki mata yang tajam dan juga sangat lincah sihingga sangaat menarik untuk dijadikan sebagai burung peliharaan di rumah.Tidak hanya itu, burung ini juga dikenal dengan warna bulu yang memiliki perpaduan yang sangat indah sehingga sangat enak dipandang.

5. Burung Perkutut Putih Mata Merah
Burung Perkutut selanjutnya adalah Burung Perkutut Putih dengan Mata Merah.Burung ini juga termasuk jenis Burung Perkutut yang sangat unik karena memiliki mata merah yang menyala.Warna tubuh burung ini seluruhnya berwarna putih dengan paruh putih dan kaki berwarna merah.Burung ini terlihat sangat cantik dengan suara kicauan yang terdengar lebih sering menembak.

6. Burung Perkutut Jawa
Selanjutnya adalah Burung Perkutut Jawa, sama seperti namanya, burung ini berasal dari pulau jawa.Burung ini memiliki perpaduan warna yang berbeda-beda.Ada yang memiliki perpaduan warna antara coklat, merah dan hitam ada juga yang berwarna hitam, putih dan abu-abu.Burung ini memiliki habitat disekitar persawahan dan juga pegunungan yang cukup jauh dari permukiman.Jadi untuk mencari burung ini Sobat Wikicau hanya bisa melakukannya di daerah tertentu saja.

7. Burung Perkutut Katuranggan
Jenis Burung Perkutut yang satu ini memiliki harga yang cukup tinggi dibandingkan beberapa jenis Burung Perkutut lainnya.Pasalnya burung ini hanya terdapat beberapa spesies saja dan tersebar diberbagai pulau di Indonesia.Selain itu, Burung Perkutut ini memiliki mitos yang tersebar bahwa jika seseorang memelihara burung ini.Maka orang itu akan terlihat berwibawa serta akan melancarkan rezeki bagi pemiliknya, untuk itu banyak dari kalangan warga biasa hingga pejabat banyak yang memelihara burung ini.

8. Burung Perkutut Udan Emas
Burung Perkutut Udan Emas memiliki habitat disekitar persawahan dan juga pegunungan, kamu bisa mendapatkannya di daerah pegunungan.Burung ini memiliki warna yang sangat menarik yaitu seperti warna keemasan, untuk itu dinamakan sebagai Udan Emas.Burung Perkutut Udan Emas juga sudah semakin banyak yang membudidayakannya jadi sudah semakin banyak pula Sobat Wikicau yang tertarik memeliharanya.

9. Burung Perkutut Jantan
Burung Perkutut Jantan merupakan jenis Burung Perkutut yang paling banyak dicari oleh para Sobat Wikicau.Bagaimana tidak, selain memiliki ukuran tubuh yang besar dan terlihat sangat gagah.

Burung ini juga memiliki suara kicauan yang sangat keras dan juga cicit yang panjang, untuk ini burung ini menjadi salah satu primadona Burung Perkutut.

10. Burung Perkutut Hitam
Jenis Burung perkutut yang terakhir adalah Burung Perkutut Hitam yang terlihat seperti Burung Gagak.Namun burung ini termasuk sulit untuk ditemukan karena belum banyak yang membudidayakan burung jenis ini.Burung Perkutut Hitam memiliki karakteristik suara yang menembak dan juga panjang dan leher yang lebih pendek dari Burung Perkutut lainnya.

Burung ini memiliki warna tubuh keseluruhan berwarna hitam dengan tatapan mata yang tajam, untuk itu cukup banyak yang tertarik memelihara burung ini.Karena burung ini cukup unik dan berbeda dari jenis Burung Perkutut laiinya.

Indahnya Burung Kakatua Indonesia

Indahnya Burung Kakatua Indonesia

jenisburungdunia.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Indahnya Burung Kakatua Indonesia. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Indahnya Burung Kakatua Indonesia

Kalau kamu masih ingat, di Indonesia persebaran hewan ditentukan berdasarakan garis yang membagi wilayahnya. Salah satunya adalah burung kakak tua yang memiliki corak indah dan menarik yang berasal dari wilayah Indonesia bagian timur, tepatnya di zona australis.Kamu tentunya sudah penasaran apa saja jenis-jenis burung kakak tua itu, kan? Nah, simak informasi lengkap mengenai hewan yang mempunyai bulu indah tersebut di bawah ini. Tak hanya macam-macamnya, tapi kamu juga bisa membaca mengenai ciri-ciri umum dan fakta menarik burung kakak tua.

Ciri-Ciri Umum dan Habitat Burung Kakak Tua
Burung kakak tua merupakan salah satu jenis burung berparuh bengkok yang memiliki bulu indah dan suara nyaring. Ia mempunyai tubuh gempal dan sayap yang kuat. Bentuk paruhnya besar, bengkok, dan mempunyai ujung yang runcing.Burung jenis ini mempunyai kaki dengan susunan jarinya yang bersilangan. Jarinya berjumlah empat dengan dua jari menghadap ke depan, sedangkan jari yang lainnya menghadap ke belakang. Kondisi kakinya tersebut berguna untuk memanjat pohon dan menggenggam makanannya.Selain ciri-ciri tersebut, ia juga mempunyai karakteristik khas yang membedakannya dengan burung berparuh bengkok lainnya. Tahukah kamu apa ciri khasnya tersebut? Nah, kekhasan burung yang masuk ke dalam keluarga Cacatuidae ini terletak pada jambul di atas kepalanya.

Jambul tersebut mempunyai berbagai macam warna dan bentuk sesuai dengan spesiesnya. Mahkotanya itu juga dapat ditegakkan sesuai dengan suasana hatinya.Misalnya sedang senang atau stres, maka jambulnya akan tegak. Sedangkan jika dalam keadaan yang biasa saja, jambulnya tidak akan naik ke atas. Tak hanya itu, jambul tersebut juga bisa dijadikan sebagai alat komunikasi dengan sesamanya.Apabila jenis burung berparuh bengkok yang lain mempunyai warna bulu yang mencolok dan beraneka ragam, tapi tidak dengan jenis yang satu ini. Warna pada bulunya lebih cenderung kalem dan hanya didominasi oleh satu warna saja.Keistimewaannya yang lain adalah ia mempunyai semacam serbuk bedak pada bulunya yang berguna untuk melindungi dari air. Habitat hewan ini berada di daerah Indonesia Timur seperti Nusa Tenggara, Maluku, Sulawesi, dan Papua. Umumnya, mereka hidup di kawasan hutan yang mempunyai ketinggian 500 hingga 1.500 meter di atas permukaan air laut.

Jenis-Jenis Burung Kakak Tua di Indonesia
Ada sekitar 21 jenis kakak tua yang ada di dunia, tujuh diantara spesies tersebut dapat kamu temukan di Indonesia. Langsung saja baca ketujuh jenis tersebut berikut ini.

1. Burung Kakak Tua Raja Hitam
Coba kamu perhatikan gambar di atas, ada satu hal begitu khas yang membedakannya dengan jenis-jenis burung kakak tua yang lain. Apabila biasanya kamu hanya menjumpai kakak tua berwarna putih, nah jenis yang satu ini memiliki bulu berwarna hitam di seluruh tubuhnya.Mulai dari jambul, bulu, lingkar mata, hingga ekornya pun berwarna hitam. Yang tidak berwarna hitam adalah warna pipinya yang merah. Lidahnya berwana merah dengan memiliki bagian hitam pada ujungnya.Kamu tahu tidak kalau pipi hewan yang cantik ini bisa berubah sesuai suasana hatinya? Apabila sedang stres berat, warnanya akan berubah menjadi merah muda atau krem. Sedangkan jika sedang senang, warna tersebut akan berubah menjadi kuning.Kakak tua raja adalah burung asli dari Indonesia yang merupakan hewan endemik di Papua, tapi ia juga bisa ditemukan di Kepulauan Aru dan Kepulauan Raja Ampat. Ia memang biasa tinggal di daerah hutan hujan tropis dataran rendah dan kawasan tepi hutan.

Hewan yang mempunyai nama ilmiah Probosciger atterimus ini berukuran paling besar di antara jenis-jenis lain. Saat dewasa, panjangnya bahkan bisa mencapai hingga lebih dari 60 cm. Sesuai dengan ukurannya yang besar, paruhnya pun juga mempunyai ukuran yang panjang dan besar.Tidak seperti burung hantu yang nokturnal, unggas satu ini termasuk burung dinural yang biasa melakukan aktifitasnya pada siang hari. Ia bukan termasuk hewan yang hidup berkelompok karena terbiasa hidup sendirian, atau jika berkelompok biasanya hanya terdiri dari kelompok kecil. Ternyata burung ada juga yang introvert ya, tidak hanya manusia saja.Makanan utama unggas ini adalah biji-bijian yang berukuran besar dan juga keras. Selain itu, ia juga suka makan buah-buahan dan tunas daun.Burung ini termasuk salah satu satwa yang dilindungi pemerintah. Hal tersebut dikarenakan satwa ini banyak diburu secara ilegal sehingga jumlahnya semakin berkurang.

2. Burung Kakak Tua Maluku
Kakak tua maluku merupakan satu dari jenis-jenis burung kakak tua yang hanya ditemukan di Pulau Seram, Maluku bagian selatan. Karena hal tersebut juga, ia disebut dengan kakak tua seram. Ia bisa tumbuh hingga 52 cm dan dapat hidup hingga 70 tahun.Ciri-ciri dari unggas yang bernama ilmiah Cacatua moluccensis ini memiliki bulu berwarna putih yang tebal dengan jambul merah muda. Ia juga mempunyai paruh yang sangat kuat. Bayangkan saja, ia bahkan mampu menggunakan paruhnya tersebut untuk memecahkan batok kelapa yang keras.Cara membedakannya antara jantan dan betina pun mudah. Kakak tua jantan biasanya memiliki warna mata coklat dan cenderung kehitaman. Sedangkan untuk sang betina memiliki warna mata coklat kemerahan. Serta, ukuran badan betina biasanya jauh lebih besar dibanding yang jantan.Habitatnya mudah ditemukan di hutan dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan air laut. Berbeda dengan kakak tua raja, jenis unggas yang satu ini termasuk ke dalam hewan yang biasa hidup berkelompok. Biasanya, ia akan tinggal dalam satu pohon dengan 8 hingga 16 burung lain.

Kakak tua maluku mempunyai sifat yang tidak terlalu agresif jika dibanding dengan jenis yang lain. Ia begitu aktif mencari makan saat pagi hari. Makanannya berupa biji-bijian, kacang-kacangan, buah, dan serangga kecil.Seperti unggas pada umumnya, ia bereproduksi dengan cara bertelur. Ia hanya akan menghasilkan dua hingga tiga butir setiap kali bertelur.Jenis unggas yang satu ini mempunyai kemampuan untuk menirukan bermacam-macam suara dan termasuk burung yang pandai. Dulunya, unggas yang satu ini banyak diperjualbelikan baik di dalam maupun luar negeri.Tapi sekarang, hal tersebut sudah dilarang karena jumlahnya yang semakin banyak berkurang. Pemerintah juga menetapkannya menjadi salah satu hewan yang dilindungi.

3. Burung Kakak Tua Putih
Berkebalikan dengan kakak tua raja yang mempunyai warna hitam di seluruh tubuhnya, unggas yang mempunyai nama ilmiah Cacatua alba ini seluruh tubuhnya di dominasi warna putih. Ia dapat ditemukan di daerah Maluku Utara, seperti Pulau Halmahera, Ternate, dan Tidore.Jenis ini memiliki ukuran tubuh sekitar 45 cm. Nah, yang membedakannya dengan jenis lainnya adalah warna bulunya yang putih tanpa ada corak apapun.Bentuk jambulnya ketika tegak menyerupai kipas. Maka dari itu, ia juga disebut sebagai kakak tua kipas. Selain itu, ia juga mempunyai paruh berwarna abu-abu.Kakak tua putih jantan dan betina pun bisa dibedakan. Cacatua alba jantan biasanya memiliki kepala yang lebih lebar dan paruh yang lebih besar. Sedangkan yang betina memiliki ukuran yang lebih besar dari yang jantan.Jenis ini diperkirakan bisa hidup selama 50 tahun. Tetapi tidak menutup kemungkinan mereka tidak bisa hidup lama karena faktor predator di alam liar.Habitat burung yang satu ini biasa ditemukan di hutan hujan tropis. Seperti jenis-jenis burung kakak tua yang lain, makanan utamanya adalah biji-bijian, buah, dan kacang-kacangan. Di habitat aslinya, ia seringkali dianggap hama karena suka memakan hasil pertanian para petani.

Selain karena dijadikan hewan peliharaan, itulah salah satu alasan mengapa ia banyak diburu. Perburuan tersebut mengakibatkan populasinya menurun dengan sangat cepat.Meskipun pemerintah telah menetapkannya sebagai salah satu hewan yang dilindungi, tapi tetap saja masih banyak orang yang melakukan perburuan untuk menjualnya. Jika hal tersebut terjadi terus-menerus, bisa jadi tak lama lagi ia akan punah.

Baca Juga : Burung Pelihara Yang Bulunya Indah

4. Burung Kakak Tua Jambul Kuning
Unggas yang satu ini termasuk ke dalam hewan yang dikategorikan hampir punah dan telah dilindungi oleh pemerintah. Ia merupakan hewan endemik yang dapat ditemukan di wilayah Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Kepulauan Masalembu.Spesies burung yang mempunyai nama ilmiah Cacatua sulphurea ini mempunyai ukuran sedang. Seperti kebanyakan jenis-jenis burung kakak tua, ia memiliki bulu yang berwarna putih. Yang membedakannya dengan yang lain adalah warna jambulnya yang berwarna kuning terang dan ukurannya tidak terlalu besar.Tak hanya itu, bulu pada bagian bawah sayap dan ekornya juga berwarna kuning. Ia mempunyai paruh yang berwarna hitam dengan kulit disekitar matanya berwarna putih. Ukuran tubuhnya tidaklah besar hanya sekitar 35 cm karena ia termasuk ke dalam burung yang mempunyai ukuran sedang.

Apabila kamu ingin tahu perbedaan antara yang jantan dan betina mungkin akan sedikit sulit karena mereka mempunyai ukuran yang hampir sama. Kakak tua jambul kuning biasa ditemukan di daerah hutan atau pertanian yang mempunyai ketinggian 800 meter dari permukaan laut. Ia biasanya membuat sarang pada batang pohon yang digunakan utnnuk menetaskan telur-telurnya.Karena banyaknya pembukaan lahan dan perdagangan ilegal membuat populasi hewan yang juga dikenal sebagai yellow crested cockatoo ini kian menurun dan terancam punah. Sejak tahun 2005, Konvensi Perdagangan International Tumbuhan dan Satwa Liar Spesies Terancam telah memasukkannya ke dalam apendiks I yang berarti ia tidak boleh diperdagangkan secara komersial. Pemerintah pun telah mengaturnya dalam Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 1999 dah memasukannya ke dalam hewan yang dilindungi.

5. Burung Kakak Tua Koki
Apa yang ada di benakmu saat melihat gambar di atas? Mungkin sekilas ia terlihat seperti kakak tua jambul kuning. Meskipun terlihat serupa, tapi mereka mempunyai spesies yang berbeda.Jenis yang satu ini dalam bahasa Inggris biasa disebut sulphur-crested cockatoo atau bisa disebut juga kakak tua jambul kuning besar. Ukurannya memang lebih besar dari jambul kuning biasa, yaitu bisa tumbuh sekitar 45 hingga 55 cm. Paruhnya berwarna hitam dengan ukuran jambul yang besar, yaitu sekitar 14 cm.Hampir sama dengan jenis sebelumnya, bagian bawah ekor dan sayapnya juga berwarna kuning. Burung yang bernama ilmiah Cacatua galerita ini termasuk ke dalam monomorfik, di mana jantan dan betinanya mempunyai ukuran yang hampir sama. Tapi mereka bisa dibedakan melalui warna matanya, yaitu pada jantan berwarna cokelat gelap, sedangkan pada betina berwarna cokelat kemerahan.

Suaranya keras tapi sedikit parau, seperti bunyi terompet. Ia bisa ditemukan di habitat aslinya yaitu di daerah Papua. Ia hidup di hutan rawa atau hutan sepanjang sungai dengan ketinggian 2.400 meter.Cacatua galerita memiliki suara yang lebih berisik daripada jenis-jenis burung kakak tua yang lain. Ia biasanya hidup dalam kelompok besar bahkan bisa mencapai sampai ribuan ekor dalam satu kelompok. Mereka juga mengenal sistem pembagian tugas untuk memburu makanan di mana ada beberapa anggota yang mencari makan dan yang lain bertugas untuk memantau dari predator, seperti elang.Seperti yang lain, makanan burung kakak tua ini adalah biji-bijian, akan tetapi terkadang mereka juga makan tunas daun dan kulit kayu. Jenis yang satu ini juga termasuk ke dalam hewan yang dilindungi.

Burung Pelihara Yang Bulunya Indah

Burung Pelihara Yang Bulunya Indah

jenisburungdunia.web.id Bulu yang indah adalah bagian dari aspek keindahan burung,Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Burung Pelihara Yang Bulunya Indah. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Burung Pelihara Yang Bulunya Indah

Pada dasarnya, memang banyak orang di Indonesia yang memelihara burung karena suaranya yang indah ataupun unik. Meskipun begitu, ada banyak juga yang disukai karena keindahan bulunya.Warnanya yang mencolok mudah sekali menarik perhatian para pehobi unggas yang satu ini. Macam macam burung peliharaan yang banyak digemari karena keindahan bulunya adalah:

1. Bayan
Salah satu jenis unggas yang memiliki nama ilmiah Eclectus roratus ini masih kerabat dekat dengan burung betet dan kakatua. Tidak seperti burung peliharaan lainnya, bayan tidak dipelihara karena suaranya yang indah, tapi karena keindahan warnanya.Yang banyak disukai untuk dipelihara biasanya adalah yang betina. Penyebabnya adalah warna bulunya merah dan biru pada bagian bawah sayap dengan bagian ujung bulu ekornya yang berwarna kuning.Sementara yang jantan biasanya memiliki warna hijau terang dengan warna merah pada bagian bawah sayapnya. Bagian ujung dari ekornya tetap berwarna hijau.Perbedaan lain yang bisa dilihat dengan mudah adalah warna paruhnya. Bayan betina biasanya paruhnya berwarna hitam, sedangkan bayan jantan memiliki paruh atas berwarna merah dan paruh bawah berwarna hitam.

2. Anis Merah
Jenis jenis burung yang indah bulunya memang ada banyak sekali. Salah satu yang sudah lama dikenal dan dinikmati keindahannya oleh para pecinta burung adalah anis merah yang juga dikenal dengan nama punglor cacing.Ia terkenal di kalangan pehobi kicauan karena gaya kicauannya yang unik dan menarik perhatian setiap yang mendengarnya. Bahkan, anis merah memiliki sebutan untuk kicauannya sendiri yang khas, yaitu gaya teler. Kicauan tersebut bisa mengalahkan suara kicauan macam macam burung peliharaan lainnya sehingga banyak diminati.Tak hanya karena kicauannya, anis merah ini juga banyak disukai karena warnanya yang menarik. Pada bagian kepala, dada, hingga perutnya berwarna merah kekuningan, sementara punggung dan ekornya berwarna hitam kebiru-biruan. Warna tubuhnya tersebut terlihat sangat eksotis sehingga sangat pantas disebut sebagai burung hias rumah.

3. Kacer
Salah satu dari macam macam burung peliharaan yang indah bulunya selanjutnya adalah kacer, atau yang sering juga dikenal dengan nama kucica kampung. Hewan peliharaan yang agresif ini banyak digemari oleh pehobi kicauan karena gaya bertarungnya yang sangat mengotot.Ketika akan bertarung, kacer akan membuka ekor dan sayapnya layaknya ular kobra. Sehingga seringkali, ketika ia akan bertarung, pemiliknya menyebutkan kacernya tengah mengobra. Pada saat itu, keindahan bulunya semakin terlihat mencolok.Secara fisik, kacer memiliki ciri bulu kepala sampai dadanya berwarna hitam kelam, sementara perut hingga ekornya berwarna putih.

Baca Juga : Burung Kicau Nokturnal

Jika tertimpa sinar matahari, bulu dada kacer bisa terlihat sangat mengkilat. Menjadikan burung peliharaan satu ini sangat diminati pehobi unggas.Kacer sebenarnya juga termasuk dalam jenis burung yang mudah dijinakkan. Namun kalau kamu berniat menjadikan kacer sebagai petarung yang suka dilombakan, ada baiknya ia tidak dijinakkan. Sebab, hal itu bisa menjadikan kacer kehilangan sifat aslinya di alam sebagai petarung.

4. Tledekan
Unggas yang satu ini disebut juga sulingan gunung, dan biasanya jarang sekali dipelihara oleh pehobi kicauan. Hal ini disebabkan karena habitatnya yang berada di atas gunung sehingga bisa dibilang susah dicari.

Burung Kicau Nokturnal

Burung Kicau Nokturnal

jenisburungdunia.net Ternyata ada loh jenis jenis burung yang aktif di malam hari dan memancarkan suaranya di malam hari. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Burung Kicau Nokturnal. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Burung Kicau Nokturnal

1. Northern Mockingbird
Unggas yang memiliki nama latin Mimus polyglottos ini banyak ditemui di daerah perkotaan di kawasan Amerika Utara. Tepatnya di negara-negara seperti Amerika Serikat, Meksiko bagian Utara, Bahama, Kepulauan Cayman, dan Kanada sebelah tenggara. Namun bila cuaca mulai berubah secara ekstrim, northern mockingbird akan bermigrasi ke daerah yang bersuhu lebih hangat.Tubuh hewan yang memiliki panjang sekitar 25-28 cm ini didominasi bulu yang berwarna abu-abu dan coklat. Pada sayap bagian bawah, terdapat warna putih yang akan terlihat seperti kilatan putih saat unggas ini terbang.Northern mockingbird suka menunjukkan kehadirannya. Maka tak heran kalau jenis burung kecil ini rajin berkicau, terutama pada malam hari. Ia bahkan mampu berkicau selama satu jam tanpa henti dengan volume suara yang terus meningkat pada tengah malam.

Usut punya usut, ternyata cara tersebut merupakan upaya untuk menunjukkan eksistensi dan batas wilayahnya. Jika jenis-jenis burung petarung menunjukkan kekuatannya dengan bertempur, northern mockingbird menunjukkannya dengan berkicau keras.Semakin nyaring dan kompleks kicauannya, menandakan semakin kuat pula tubuhnya. Karena itu jenis burung kecil yang rajin bunyi ini jarang sekali berkelahi dengan unggas lain. Sebab itu bukan cara mereka untuk menunjukkan kekuatan.Selain berkicau pada malam hari, keunikan northern mockingbird dibanding jenis-jenis burung kicau lainnya adalah kemampuannya untuk meniru. Tak cuma meniru suara burung, ia juga mampu meniru suara hewan lain, seperti kucing, anjing, katak, dan benda, contohnya alarm.

2. Eastern Whip-poor-will
Waduh nama unggas yang berasal dari kawasan Amerika Utara dan Amerika Tengah ini susah sekali disebut ya? Kesulitan tak hanya didapat saat menyebut nama sapaannya, tapi juga untuk mengenali kehadirannya. Kenapa?Karena ia memiliki warna tubuh berwarna coklat keabu-abuan yang menyerupai batang kayu dan daun. Ditambah bulunya yang bergelombang dan bercorak, ia semakin mirip dengan tumpukan daun yang gugur. Tak heran bila ia dikenal pintar menyamar.Sama seperti burung hantu, eastern whip-poor-will termasuk ke dalam kategori hewan nokturnal. Karena itu aktivitasnya kebanyakan dilakukan di malam hari, termasuk berkicau.

Baca Juga : Cara Merawat Lovebird Untuk Pemula

3.Black Bird
Unggas yang berwarna hitam ini sekilas mirip seperti gagak karena memiliki tubuh yang sama-sama berwarna hitam. Namun sebetulnya keduanya berbeda. Walau tergolong omnivora, blackbird tidak memakan daging seperti gagak.Ia lebih menyukai memangsa hewan-hewan kecil, seperti serangga, cacing tanah, dan buah-buahan. Karena itulah ia lebih memilih untuk tinggal di hutan daripada di wilayah perkotaan. Namun untuk beberapa kondisi, mereka lebih memilih untuk “mengudara” dekat pemukiman penduduk, khususnya saat musim dingin.

4. European Robin
Jenis burung kecil bersuara beesar, mungkin itulah julukan yang tepat diberikan pada unggas yang mudah ditemukan di kawasan Eropa dan Siberia ini. Kenapa dibilang kecil? Karena panjang tubuhnya maksimal hanya mencapai 14 cm saja.European Robin memiliki ciri tubuhnya didominasi dengan warna abu-abu. Lalu terdapat warna oranye di bagian dada dan wajahnya. Ciri lainnya adalah terdapat warna keputihan di bagian perut.Pada dasarnya, european robin adalah tipe diurnal, yaitu hewan yang beraktivitas di pagi hari. Namun seperti blackbird, ada kondisi-kondisi tertentu di mana jenis ini bisa bernyanyi lantang di tengah malam.

Pertama, yaitu ketika si jantan sedang “jaga rumah”. Jadi ketika musim dingin datang, jantan dan betina akan berpisah karena betina akan mencari tempat yang lebih hangat untuk mengerami telur.Di saat si betina sedang jauh dari rumah, si jantan akan bernyanyi untuk menunjukkan ke spesies lain bahwa tempat itu masih menjadi miliknya. Ia akan mengulangi nada yang ia nyanyikan di pagi hari satu jam menjelang matahari terbit sampai satu jam setelah matahari tenggelam.Kondisi lainnya di mana kamu bisa mendengar european robin menyanyi di malam hari adalah ketika ia berada di lingkungan perkotaan. Cahaya lampu membuatnya salah mengira bahwa malam adalah pagi hari. Hal tersebut disampaikan oleh ahli Biologi, Davide Dominoni pada BBC di tahun 2015.Ditambah lagi, suasana malam cenderung lebih tenang. Sehingga “pesan” yang ia sampaikan pada spesies unggas lain akan lebih mudah terdengar dibandingkan saat siang hari yang ramai dan bising.

Macam Macam Burung Mahal Peliharaan

Macam Macam Burung Mahal Peliharaan

jenisburungdunia.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Macam Macam Burung Mahal Peliharaan. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Macam Macam Burung Mahal Peliharaan

1. Kenari Yorkshire
Sebenarnya, kenari yorkshire bukanlah jenis kenari yang lahir secara alami atau murni dari salah satu wilayah di utara Inggris. Namun, kenari yorkshire merupakan hasil dari persilangan kenari lancashire dan kenari belgia.Ketika dijual, harganya bisa mencapai 8 hingga 15 juta rupiah per satu ekornya. Namun, hal itu tidak menyurutkan keinginan pecinta kicauan untuk mengoleksi burung kecil berwarna cerah mencolok ini.Hal ini disebabkan karena adanya beberapa keistimewaan kenari yorkshire yang membuatnya selalu diminati pehobi kicauan. Beberapa di antaranya adalah tubuhnya yang besar dan berbentuk seperti wortel terbalik dengan perpaduan warna dari kuning, oranye, putih, merah kecokelatan, hingga cokelat terang.Sayangnya, jenis kenari yorkshire impor terhitung lumayan sulit untuk ditangkarkan karena gampang mati. Namun, kalau kamu berhasil menangkarkannya, kamu bisa meraup kesuksesan besar dari keberhasilanmu itu!

2. Cucak Rowo
Sejak zaman dahulu hingga sekarang, cucak rowo bisa dibilang merupakan salah satu jenis burung yang tidak pernah redup ketenarannya. Secara fisik, cucak rowo tidak memiliki penampilan yang menarik, namun dari segi kicauannya cucak rowo memiliki suara khas yang keras dan jernih seolah-olah menggema.Maka sangat wajar jika banyak sekali pecinta kicauan yang mengidamkan cucak rowo karena selain unik, harga jualnya juga jutaan rupiah. Tak jarang ada beberapa orang yang sampai download macam macam suara burung demi mendengarkan kicauan indahnya.Yang membuat cucak rowo memiliki harga jual yang mahal adalah karena penangkarannya yang terhitung tidak mudah. Cucak rowo harus benar benar mendapatkan perlakuan dan perawatan secara eksklusif agar tidak gampang stres.

Baca Juga : Macam Macam Burung Peliharaan Yang Mudah Jinak

3.Burung Murai Batu
Hewan yang disebut juga kurica hutan ini merupakan macam burung peliharaan yang tersebar di Pulau Sumatra. Ia menjadi primadona di dunia hobi kicau karena memiliki karakter suara yang merdu, menggema dan mengesankan. Bahkan, karena kelebihannya itu ia sempat mendapatkan penghargaan terbaik pada tahun 1947 dari Jean Delacour, seorang ahli ornitologi Amerika.Menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi para pemilik murai batu ini. Karena untuk sekarang, murai batu memiliki harga yang terus naik. Bahkan, untuk yang sudah berumur dan sudah sering mengikuti lomba, harganya bisa mencapai 10 juta rupiah.Gayanya yang ngotot dengan suara merdu dan lantang adalah modal utama murai batu. Ia juga termasuk dalam burung pintar karena mampu menirukan suara kicau lain yang ada di dekatnya.

4.Lovebird Parblue
Pesona burung kecil dengan suara keras yang satu ini hingga kini masih tetap eksis di kalangan pecinta kicauan. Semua itu terjadi karena harga jual dari lovebird ini selalu stabil. Bahkan, beberapa di antara jenisnya kini dipatok dengan harga yang cukup fantastis per ekornya.Salah satu jenis lovebird yang memiliki harga jual yang cukup tinggi adalah lovebird parblue. Salah satu dari macam macam burung peliharaan mahal ini harganya berkisar dari 3 hingga 5 juta rupiah per ekor.

Macam Macam Burung Peliharaan Yang Mudah Jinak

Macam Macam Burung Peliharaan Yang Mudah Jinak

jenisburungdunia.net. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Macam Macam Burung Peliharaan Yang Mudah Jinak. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Macam Macam Burung Peliharaan Yang Mudah Jinak

1. Lovebird
Unggas yang juga bisa disebut burung cinta ini memiliki bulu warna warni yang keindahannya pasti sangat disukai anak anak. Selain itu, ada banyak jenis lovebird yang bisa dioptimalkan kemampuannya untuk mengikuti lomba suara burung kicau atau kontes kecantikan.Sebagaimana namanya, hewan yang satu ini selalu hidup berdampingan dengan pasangannya dan bisa berkicau sepanjang waktu. Lovebird juga memiliki bentuk yang sangat cantik dan warnanya enak dilihat.Bahkan, jika kamu bisa pintar mengembangbiakannya, kamu bisa mendapatkan warna warna baru dan langka. Semakin langka warna lovebird, maka harga jualnya semakin tinggi.

2. Kenari
Macam macam burung peliharaan yang berikutnya ini termasuk pintar menirukan suara burung lainnya. Ukuran tubuhnya yang kecil sehingga tidak terlalu berbahaya untuk anak anak dan keluarga menjadikannya cocok sekali dijadikan peliharaan di rumah.Untuk perawatannya sendiri juga tidak memerlukan cara cara yang rumit dan merepotkan. Cukup memberikan pakan harian, minum, dijemur, dan bersihkan sangkarnya, sudah cukup untuk membuat kenari bahagia.Terlebih, suara kenari itu sangat merdu sehingga keluarga dan anak anak di rumah pasti senang memeliharanya. Ditambah lagi jenisnya ada banyak dan berwarna warni yang mencolok dan menarik perhatian.

3. Parkit
Hewan yang satu ini tidak terlalu jauh berbeda dari lovebird, terutama ukuran tubuh dan warna cerahnya yang mirip sekali. Secara fisik, yang membedakan keduanya hanyalah corak bulunya. Tidak seperti lovebird, parkit memiliki garis-garis hitam di sekitar kepala dan punggungnya.Perbedaan lainnya yang cukup mencolok terletak pada suara kicauannya. Suara parkit terdengar khas seperti crecetan sedangkan lovebird terkenal dengan suara kekek panjangnya.Meskipun begitu, kalau parkit sudah jinak, ia bisa juga dilatih dan diajak bermain di luar sangkar. Tentu saja hal ini akan membuat anak-anak semakin senang memeliharanya.

Baca Juga : Macam Macam Burung Peliharaan Yang Cerdas

4. Cockatiel
Kamu mungkin lebih mengenali hewan peliharaan yang satu ini dengan nama falk, palek, parkit australia, werio, atau bahkan kakatua mini. Nama manapun yang kamu kenal, cockatiel cocok sekali sebagai hewan peliharaan karena kejinakannya yang sudah tidak perlu diragukan lagi.Cockatiel termasuk dalam jenis unggas yang mudah jinak dengan manusia. Jika dilatih dengan benar, ia bisa melakukan trik-trik yang menarik. Bahkan, Cockatiel bisa dengan mudah dilatih untuk melakukan berbagai atraksi ketangkasan layaknya hewan di tempat sirkus.Tak hanya tingkahnya yang pintar, kemampuannya dalam meniru suara manusia dan burung lainnya juga terhitung luar biasa. Ia juga bisa menirukan suara komputer yang baru menyala, suara microwave, atau bahkan suara bel.

5. Pacific Parrotlet
Macam macam burung peliharaan yang akan dibahas selanjutnya adalah pacific parrotlet. Jenis ini merupakan burung paruh bengkok yang pintar, kepo atau penuh ingin tahu. Terkadang, ia bahkan terhitung cukup agresif mengejar sesuatu yang mereka anggap menarik.Meskipun begitu, pacific parrotlet juga mudah dilatih dan sangat jinak dengan manusia. Bahkan, ia bisa diajak bermain dengan anak anak sekalipun.Sayangnya, pacific parrotlet agak kurang digemari di Indonesia. Alasannya adalah karena warna bulunya yang kurang menarik jika dibandingkan dengan lovebird, juga harganya terhitung jauh lebih mahal.

Macam Macam Burung Peliharaan Yang Cerdas

Macam Macam Burung Peliharaan Yang Cerdas

jenisburungdunia.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Macam Macam Burung Peliharaan Yang Cerdas. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Macam Macam Burung Peliharaan Yang Cerdas

1. Jalak
Secara fisik, bentuk burung peliharaan yang satu ini memang tak begitu indah. Tapi jika sudah terpelihara dan terlatih dengan baik, ia bisa mengeluarkan suara yang sangat bagus.Bahkan, burung ini sangat kaya akan kicauan dan mampu menyanyi dalam berbagai suara dan lagu. Untuk mengajarinya bernyanyi pun terhitung mudah. Hingga akhirnya banyak orang yang ingin memelihara jalak karena kecerdasannya.

Ada beberapa macam jalak hidup di tanah air kita. Di antaranya adalah jalak suren alias jalak kuning, jalak abu abu, jalak sungu, jalak hitam, jalak sulawesi, jalak putih, dan jalak bali.Salah satu jenis jalak yang cantik bulunya adalah jalak bali. Bulu badannya berwarna putih bersih dengan sedikit hitam pada ujung ekor dan sayapnya. Kepalanya berjambul dengan warna putih.Jika burung jalak tengah berkumpul atau dikumpulkan pada satu tempat, kicauannya akan terdengar sangat gaduh. Meskipun begitu, kicauan tersebut sangat indah didengar.

2. Kakatua
Kakatua termasuk dalam macam macam burung peliharaan cerdas yang sangat disukai. Hal ini dikarenakan, kakatua mampu menirukan kata apa saja yang diucapkan manusia bila sudah terlatih dengan baik.Kakatua memiliki 4 buah jari, dua menghadap ke depan dan dua lainnya menghadap ke belakang. Paruhnya kuat, tebal, dan mengait. Badannya dan lehernya pendek, lidahnya tebal, dan kepalanya besar.Beberapa jenis yang banyak dipelihara adalah kakatua alba, kakatua jambul kesumba, kakatua jambul kuning, kakatua raja, dan kakatua putih kecil.

3. Murai Batu
Salah satu dari macam macam burung peliharaan ini paling banyak diminati oleh para pehobi kicauan. Selain suaranya yang keras, bunyi kicaunya yang unik dan bisa menirukan suara orang di sekitarnya seringkali membuat pecintanya terpesona. Apalagi murai batu terhitung cukup mudah untuk dilatih kicauannya.Murai batu sendiri sebenarnya merupakan salah satu dari sekian banyak burung berkicau yang berasal dari Indonesia. Jenisnya pun sangat beragam mulai dari murai batu medan, nias, aceh, dan murai borneo.

Baca Juga : Cucak Rawa Burung Kicau Mudah Depresi

Sayangnya, akibat banyaknya perburuan liar dan rusaknya lingkungan habitat aslinya, sekarang murai batu termasuk dalam salah satu burung yang hampir mengalami kepunahan. Karena hal itulah kini keberadaan murai batu di alam liar sangat dilindungi oleh pemerintah Indonesia. Semua itu tentunya dilakukan untuk menjaga jumlah populasinya agar kembali naik.Salah satu jenis murai batu yang sangat dicari sebagai koleksi atau untuk ditangkarkan adalah jenis murai batu dari Medan. Hal ini dikarenakan murai batu tersebut memiliki bentuk yang menawan dengan ekor yang sangat panjang.

4. Beo
Beo memiliki nama ilmiah Gracula religiosa. Burung peliharaan ini memiliki beberapa panggilan lain, di antaranya adalah tiung atau menco.Bagi kebanyakan orang, beo merupakan hewan peliharaan yang paling menarik karena pandai menirukan bunyi apa saja yang baru didengarnya atau sengaja diperdengarkan kepadanya. Mulai dari bunyi siulan, nyanyian, seruan, teriakan, panggilan nama seseorang, dan lain-lain.Beo juga sangat mudah dipelihara dan cepat mengenal pemiliknya. Sehingga kamu tidak akan kerepotan atau kebingungan dengan cara merawatnya.

Secara fisik, beo tidak memiliki penampilan yang terlihat keren atau menarik. Bulunya berwarna hitam, paruhnya kuning kemerah merahan, dan kepala berbulu pendek dengan gembel kuning di belakang matanya.Di Indonesia sendiri, ada banyak jenis beo yang bisa dipelihara. Di antaranya adalah beo maluku, beo jawa, beo enggano, beo mentawai, dan beo nias. Biasanya, jenis beo nias lah yang paling banyak dipelihara sebagai burung sangkar, karena termasuk jenis beo yang paling pintar.