Pemahaman Dan Cara Merawat Burung Kutilang

Pemahaman Dan Cara Merawat Burung Kutilang

Jenisburungdunia.net – Burung kutilang adalah sejenis burung pengicau dari suku Pycnonotidae. Orang Sunda menyebutnya cangkurileung, orang Jawa menamainya ketilang atau genthilang, mengikuti bunyi suaranya yang khas. Burung kutilang mempunyai nama ilmiah Pycnonotus aurigaster, burung ini tergolong dalam kingdom animalia, tingkat takson spesies dan ordo Passeriformes

Ciri ciri dan Karakteristik Burung Kutilang

Semua burung mempunyai ciri dan karakter masing-masing, begitu pun dengan burung kutilang. Burung kutilang ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

1. Suara Burung Kutilang

1. Suara burung kutilang ada dua jenis yaitu suara burung kutilang jantan dan betina, suara burung jantan akan lebih terdengar nyaring dan lantang serta lebih rajin berkicau. Sedangkan Burung kutilang betina kicauannya tidak terlalu nyaring dan lebih pendiam.
2. Sebenarnya kalau burung kutilang dirawat dan dilatih terus menerus bisa menjadi burung kutilang master yang gaornya bisa menirukan sebagaian kacauan burung lain.
3. Suara kicauan dari burung kutilang terdengar nyaring, namun tetap merdu dengan suara”cuk-cuk” dan cang-kur” yang diulangi secara cepat.

2. Gampang Beradaptasi

Burung ini terlihat sering berkelompok, baik dengan sesama jenis burung kutilang maupun dengan berbagai jenis burung merbah lainnya. Burung kutilang ini terkenal ribut dan aktif bergerak, burung ini dapat membuat sarangnya dari anyaman daun rumput, tangkai daun, atau ranting yang halus disusun seperti cawan.

Burung kutilang merupakan burung asli pulau jawa indonesia, burung tersebut punya memiliki daerah sebaran yang meliputi Kamboja, China, Hongkong, Indonesia, Laos, Myanmar, Thailand dan Vietnam. Di daerah pulau sumatera, Kalimantan, Sulawesi, burung kutilang ini menjadi burung feral (dibawa manusia) sebagai suatu hasil introduksi.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Nuri Agar Bisa Bicara Seperti Manusia

3. Kelangkaan Burung Kutilang

Habitat burung kutilang meliputi hampir semua area mulai dari pepohonan terbuka, tepi hutan, semak belukar, tepi jalan, pekarangan, kebun, bahkan taman-taman yang berada di perkantoran. Pada umumnya, burung ini tersebar mulai dari dataran rendah hingga ketinggian 1. 500 m dpl.

Burung kutilang ini termasuk salah satu jenis burung yang tidak mengalami kelangkaan atau kepunaan, burung ini menyebar disetiap daerah. Burung kutilang sekali berkembang biak, menghasilkan telur sebanyak 2 sampai 5 butir, telur burung kutilang berwarna kemerah-jambuan diikuti dengan bintik halus berwarna ungu dan abu-abu.

4. Fisik Burung Kutilang

1. Burung kutilang memiliki tubuh yang berukuran sedang, dengan panjang sekitar 20 cm.
2. Burung kutilang memiliki sisi pada bagian atas tubuh (pungung dan ekor) yang berwarna coklat kelabu, sedangkan pada sisi bawah tenggorokan, leher, dada, dan perut bewarna putih keabu-abuan.
3. Burung kutilang mempunyai topi, dahi, dan jambul hutam.
40 Makanan burung utama kutilang adalah buah-buahan yang lunak, dan juga dapat berupa berbagai serangga kecil.

Memulai Pemeliharaan Sejak Bayi

Memelihara burung kutilang sejak bayi atau anakan, mempunyai potensi peluang gacor yang sangat bagus bukan hanya itu, merawat burung kutilang dari anakan dapat menjinakkan atau bisa juga burung kutilang luluh sama pemiliknya.

Pengalaman dari pencinta burung kutilang bahwa merawat burung kutilng sejak kecil, saat dewasa burung kutilang bisa dilepas tanpa khawatir hilang karena burung kutilang yang sudah luluh dia tidak pernah lupa tempat tinggalnya.

Berikut cara merawat anakan burung kutilang :

1. Beri makan anakan burung kutilang 3x sehari, untuk makanannya bisa menggunakan pur ayam halus. Pada saat memberi makan gunakan sedotan aqua, sebab kalau memberi makan secara langsung dengan tangan kita takutnya terkena kontaminasi kotoran atau bakteri yang bisa menyebabkan anakan burung kutilang rentan sakit.

2. Campur pur dengan buah seperti pepaya dan pisang, namun kita bisa pilih salah satu entah pur atau buah aja. Tapi sebelumnya tumbuk hingga halus terlebih dahulu agar anakan burung kutilang mudah untuk menelan.

3. Biasakan menyuapi anakan di luar kandang dan memberi abah-abah siulan ketika akan menyuapi sebagai tanda, sebab ketika sudah dewasa dan sanggup terbang nanti kalian bisa mengajaknya bermain diluar kandang tanpa khawatir burung kutilang kalian lepas, kalaupun mau memanggil tinggal bunyikan siulan pasti akan menghampiri.

Related posts