Ciri Khas Dari Burung Kuntul Alias Bangau

Ciri Khas Dari Burung Kuntul Alias Bangau

Jenisburungdunia.net – Bangau merupakan sebutan untuk burung dari keluarga Ciconiidae. Jenis burung ini memiliki postur tubuh yang besar, berkaki panjang, berleher panjang namun lebih pendek dari burung Kuntul, dan mempunyai paruh yang besar, kuat dan tebal. Hampir seluruh sayapnya berwarna putih dan memiliki ekor hitam yang panjang. Sementara bagian paruh dan kaki panjangnya berwarna merah.

Bangau tidak memiliki organ suara syrinx sehingga tidak bersuara. Paruh yang diadu dengan pasangannya merupakan cara berkomunikasi menggantikan suara panggilan. Bangau merupakan burung pantai migran, terbang jauh dengan cara melayang memanfaatkan arus udara panas sehingga dapat menghemat tenaga.

Ciri Burung Bangau
Bangau merupakan burung yang berat dengan rentang sayap yang lebar. Spesies Leptoptilos crumeniferus dari Afrika mempunyai rantang sayap 3,2 meter, sehingga dijuluki sebagai “burung darat dengan rentang sayap terpanjang di dunia” bersaingan dengan burung Kondor.

Badan yang berukuran besar, bersifat monogami, dan kesetiaan pada tempat bersarang menjadikan burung Bangau sering dijadikan simbol pembawa kebahagiaan di dalam banyak kebudayaan dan mitologi. Meskipun di cap sebagai burung setia, bangau juga dapat berganti pasangan apabila setelah atau berimigrasi tanpa di temani pasangannya.

Ketika burung ini terbang, mereka akan menjulurkan kepalanya ke depan dan mendorong bagian kakinya ke belakang. Aerodinamis merupakan gaya burung bangau pada saat terbang, dengan gaya inilah menjadikan mereka terbang lebih cepat karena membelah angin.

Burung bangau termasuk jenis burung yang unik, contoh kecil ketika ia membuat sarang atau rumah, maka akan di gunakan selama beberapa tahun, berbeda dengan burung alam lainnya. Untuk ukuran sarang burung bangau sendiri mencapai 2 meter dan kedalamannya kurang lebih samai 3 meter.

Burung bangau termasuk burung yang rentan terhadap musim dingin, jadi burung ini berpindah-pindah ke daerah lain dengan suhu udara yang hangat. Dengan hadirnya burung bangau, orang orang juga akan menerima kabar gembira jika musim panas akan segera datang.

Untuk mengenali burung ini tidaklah sulit, sebab banyak sekali ciri yang mudah di hafali. Contoh kecil, burung ini suka berdiri dengan satu kaki saja, sementara kaki yang satunya di istirahatkan.

Adapun tujuan bangau berdiri dengan kaki satu yakni dapat memudahkan terbang pada saat bahaya mengahmpirinya. Selain itu berdiri satu kaki di ketika mencari makanan di air juga untuk mengelabuhi binatang predator atau pemangasa. Sebetulnya banyak pendapat, mengapa burung bangau berdiri hanya menggunakan satu kaki saja. Sebut saja, untuk menyesuaikan diri terhadap temperatur tempat dia berdiri.

Habitat Burung Bangau
Bangau merupakan salah satu species burung yang rentan akan cuaca dingin, jadi ketika musim dingin tiba burung bangau akan berimigrasi ke tempat yang hangat seperti Eropa hingga ke Afrika Utara dan dari Turki hingga ke Jepang.

Sebelum musim dingin tiba, burung bangau bermigrasi ke wilayah tropis seperti afrika dan india. Uniknya di sini, burung bangau bisa tahu jika belahan bumi selatan lebih hangat kala waktu itu.

Yang menjubkan lagi, setalah 6 bulan lamanya dan musim semi tiba, burung bangau kembali pulang dan dapat menemukan kembali sarang yang buat sekaligus di tempati kembali.

Burung bangau yang mempunyai kaki ramping, berati menandakan jiak burung tersebut tidak suka perjalanan dengan melintasi lautan luas.

Burung bangau sangat suka melintasi lautan yang dekat dengan daratan. Ini bertujuan ketiak kelelahan dalam perjalan bisa beristirahat dan mencari makanan. Adapun laut yang dekat daratan seperti Laut Bhosporus, Selat Gibraltar dan Terusan Suez.

Pembuatan Sarang Bangau
Bangau bisa di katakan sebagai burung yang pemberani, sebab ia tidak takut dengan manusia. Kondisi ini berbeda dengan jenis burung pada umumnya yang takut dengan kehadiran manusia.

Dalam pembuatan sarang, burung bangau biasanya membuatnya di atas gedung, cerobong asap, dan pohon. Adapun bahan yang di gunakan untuk membuat sarang adalah ranting-ranting pohon.

Burung bangau adalah burung yang suka perindah secara bersama dengan kawan-kawannya atau pasangannya. Contoh kecil, ketika mereka sampai di eropa, burung ini biasanya menghabiskan waktu untuk beberapa saat. Selama minggu pertama di bulan april, biasanya bangau jantan akan membuat sarang untuk tempat tinggal.

Beberapa Burung dari Rusia Ini Pernah Bermigrasi ke Indonesia

Beberapa Burung dari Rusia Ini Pernah Bermigrasi ke Indonesia

Jenisburungdunia.net – Bukan lagi hal yang aneh lagi jika gelombang migrasi semakin tinggi akhir-akhir ini, terutama di Indonesia. Pantai Cemara adalah salah satu tempat migrasi favorit bagi burung-burung dari Rusia. Seperti apakah klasifikasi spesies tersebut?

Kondisi alam Rusia yang beragam menjadi habitat berbagai jenis fauna.

Siapa sangka, udara dingin di sana justru disukai aneka satwa. Terutama di kawasan Timur Jauh Rusia, yang terletak di antara Danau Baikal dan Samudera Pasifik. Lebih dari 300 spesies burung mendiami wilayah ini. Dilihat dari bentang alamnya, Timur Jauh Rusia mirip dengan Indonesia bagian timur. Tak mengherankan, banyak burung Rusia yang bermigrasi ke daerah ini. Pantai berpasir, lautan luas, hutan belantara, dan padang rumput, merupakan karakteristik yang disukai kelompok satwa tersebut.

Peristiwa migrasi burung asal Rusia juga terjadi di Pantai Cemara, Jambi. Anda akan menemukan beragam jenis burung khas Timur Jauh Rusia. Mereka berkumpul, terbang, dan mencari makan di sepanjang garis pantai. Fenomena itu bisa disaksikan setiap tahun. Namun, belakangan ini, jumlah yang berpindah semakin banyak. Mungkin, akibat dari pengaruh pemanasan global. Nah, burung apa saja yang bermigrasi dari Rusia ke Indonesia? Berikut ulasannya.

Camar Artik

Burung camar artik berasal dari belahan bumi utara, salah satunya Rusia. Satwa ini kerap bermigrasi ketika musim dingin untuk mencari makanan. Mereka berpindah hingga 18.000 km.

Burung ini mudah ditemukan di perairan Indonesia bagian timur. Mereka menangkap ikan dengan kedua cakarnya. Tangkapan itu sangat akurat sehingga sering dijadikan indikator bagi nelayan. Tempat burung camar ini berpijak, pasti banyak ikannya. Camar artik menjadikan relief alam sebagai petunjuk jalur migrasinya. Setiap tahun, mereka akan bermigrasi di jalur yang sama. Burung-burung ini kembali ke habitatnya menjelang musim panas.

Burung Bangau Rusia

Burung Bangau Rusia berhabitat di Yakutia dan Yamal. Mereka tidak suka hidup bersama manusia. Sering kali menghindar dengan memberikan pertanda berupa jeritan panjang. Ciri fisik burung ini antara lain, berbulu putih, kaki merah, dan memiliki paruh panjang. Seluruh bagian paruhnya berwarna merah muda dengan ujung lancip. Gemar bermigrasi ke daerah rawa, tepi sungai, atau pantai yang banyak ikannya.

Baca Juga : Mengenal Karakter Dasar Dari Burung Kenari

Trinil Nordman

Ukuran tubuhnya tergolong minimalis, sekitar 20-30 cm. Berbulu putih di bagian leher hingga perut, sedangkan punggungnya memiliki bintik cokelat. Paruh dan kakinya berwarna kuning. Trinil Nordman gemar mencari mangsa di tepi pantai. Makanannya terdiri dari moluska, udang, dan serangga. Mereka juga bisa dijumpai di kawasan rawa atau berlumpur.

Elang Laut Steller

Nama latinnya Hallaetus pelagicus yang berasal dari famili Acipitridae. Elang ini memiliki bulu hitam hampir di seluruh tubuh. Sayapnya juga berwarna hitam, tetapi terdapat corak putih di bagian atas. Dengan paruh bengkok berwarna kuning, burung ini kerap memangsa ikan. Kadang-kadang, mamalia dan burung pun menjadi santapannya. Saat cadangan makanan habis, mereka bermigrasi dari Rusia ke bumi selatan, termasuk Indonesia.

Burung Hantu Ikan Blakston

Ciri-ciri fisiknya mirip dengan burung hantu pada umumnya.Bermata kecil dan tajam, serta berparuh runcing. Namun, spesies yang satu ini berbeda. Kalau populasi mereka berkurang, itu pertanda kerusakan ekosistem hutan dan sungai. Banyak burung hantu ikan blakston bermigrasi melewati Indonesia pada musim dingin. Sayangnya, kini, pemandangan itu mulai berkurang. Spesies burung ini mulai sulit ditemukan.

Kenari Rusia

Berbulu putih, bersih, dan halus, merupakan ciri khas Kenari Rusia. Paruhnya pendek, tetapi runcing. Bermata kecil dengan pupil hitam. Awalnya, berkembang biak di kawasan Eropa, Inggris, dan Australia. Lambat laun, populasinya menyebar ke seluruh dunia. Terlebih didukung peristiwa migrasi sepanjang musim dingin.

Itulah enam burung dari Rusia yang bermigrasi melintasi Indonesia atau justru mendiami wilayahnya. Semoga artikel ini bermanfaat.