Ciri Dari Burung Nuri Yang Mudah Dikenali

Ciri Dari Burung Nuri Yang Mudah Dikenali

Jenisburungdunia.net – Burung nuri atau dikenal juga sebagai burung bayan merupakan salah satu spesies dari sekian banyak jenis burung yang ada di dunia. Burung ini adalah jenis burung yang banyak dijumpai dan seringkali dipelihara. Banyak pecinta nuri dari berbagai belahan di Nusantara ini, termasuknya di Indonesia.

Burung nuri juga merupakan salah satu jenis burung yang terkenal akan keunikannya. Hal ini yang menjadi alasan mengapa banyak sekali orang yang ingin memiliki unggas yang satu ini Di Indonesia, terdapat beberapa jenis dari burung nuri yang cukup terkenal dan hidup di alam bebas. Ada beberapa juga yang sudah masuk ke dalam kategori terancam punah.

Wilayah di Indonesia yang paling banyak ditemukan spesies nuri yakni Pulau Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Maluku serta Papua. Namun bagi anda yang ingin mengetahui apa saja ciri-ciri burung nuri yakni sebagai berikut:

– Pada Nuri Bayan Berbeda Pada Jantan dan Betina
Untuk Nuri Bayan sendiri cukup mudah membedakan antara jenis kelamin jantan dan betina. Pada Nuri jantan biasanya memiliki bulu dengan warna hijau dan memiliki warna kuning pada bagian ujung paruhnya. Sedangkan nuri betina berwarna merah hati dan sedikit warna biru sementara paruh berwarna hitam. Baca juga terkait cara melatih burung beo yang agresif.

– Ukuran Tubuh
Ciri ciri nuri yang bisa diketahui selanjutnya yakni pada ukuran tubuhnya, dimana burung nuri secara umum memiliki tubuh kurang lebih sekitar 40 cm. Sementara itu untuk beratnya yakni sekitar 375 sampai dengan 550 gram. Akan tetapi ini belum menjadi ciri yang benar-benar seratus persen, karena setiap burung nuri tentu memiliki berat yang berbeda.

– Perbedaan Corak untuk Jantan dan Betina
Bahwa ciri-ciri dari kedua jenis kelaminnya yakni:
Jantan: mempunyai warna dominan hijau dengan sedikit bercak warna merah pada bagian sayap.
Betina: mempunyai warna utama yakni merah tanpa adanya bercak ungu dibagian dada. Pada bagian ekornya mempunyai warna kuning

– Paruh
Ciri lainnya bisa anda lihat dari paruhnya, yakni berwarna kuning kemerah-merahan dengan ujung berwarna kuning gading serta putih.

– Warna Tubuh
Untuk ciri tubuhnya, hampir di sekujur tubuh burung nuri didominasi warna merah dan diselingi warna hitam di bagian punggung dan bagian leher. Nah, sedangkan untuk betina, terletak pada bagian sayap, perut serta kaki berwarna hitam. Akan tetapi ciri ini tidak di peruntukkan pasti kesemua nuri.

Pasalnya seperti nuri bayan jantan yang mempunyai bulu hijau, bawah sayap dan sisi dada berwarna merah dan biru, serta kaki berwarna abu-abu kehitaman. Sementara untuk paruh atas berwarna jingga kemerahan dengan ujung kuning, paruh bagian bawah berwarna hitam. Ketahui juga tentang perbedaan bayan vosmaeri dan roratus.

– Makanan
Ciri yang lainnya dapat anda simak yakni bisa dilihat dari jenis makanannya. Burung nuri identik akan memakan beberapa aneka seperti buah-buahan, kacang, dan biji-bijian. Ketahui juga terkait cara ternak nuri tanau, cara penangkaran nuri kepala hitam, dan cara penangkaran nuri pelangi juga agar burung terpelihara dengan baik.

– Habitat
Sementara ciri yang lainnya dilihat dari habitatnya yakni burung nuri bersarang di dalam lubang pohon. Selain itu, sang betina biasanya akan menetaskan dua butir telur berwarna putih. Ketahui permasalahan terkait cara beternak nuri pelangi dengan mudah bagi pemula.

Itulah 7 poin penting ciri-ciri dari burung nuri yang perlu Anda ketahui

Cara Merawat Burung Nuri Agar Bisa Bicara Seperti Manusia

Cara Merawat Burung Nuri Agar Bisa Bicara Seperti Manusia

Jenisburungdunia.net – Burung nuri merupakan salah satu jenis burung endemik yang berasal dari Maluku dan Papua Barat. Ukuran dari burung ini sedang yaitu 35 cm. Biasanya warna bulu didominasi oleh merah dan hijau.

Burung nuri memang menjadi burung yang cukup familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Banyak orang yang memilih memelihara burung ini karena warna bulunya yang mencolok serta suaranya yang merdu. Selain memiliki suara yang merdu, burung nuri pun dapat berbicara layaknya manusia seperti yang sering dilakukan oleh burung beo. Namun untuk membuat burung nuri dapat berbicara, maka diperlukan perawatan khusus.

Dan sekiranya pada pekan ini ayam sudah di pasangkan tak dapat memberikan profit melainkan cuma menerima kekalahan, anda tak perlu kuatir sebab kami akan memberikan bonus cashback s128 sebesar 5% akan di berikan pada tiap-tiap minggunya, oleh sebab itu tak perlu memikirkan agen lain atau memilih agen agen ada di ondesia, sebab kami pastikan bermain bersama kami akan menerima profit lebih.

Burung nuri adalah salah satu burung yang cerdas, sangat disayangkan jika memiliki burung nuri namun tidak dilatih untuk bisa berbicara dan hanya menjadi pajangan saja di rumah,” ujar Eko (40), pedagang burung di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTHY)

Eko pun menjelaskan bahwa untuk memiliki burung nuri yang dapat berbicara, memang memerlukan waktu dan beberapa tahapan. Tahap pertama adalah dari bentuk kandangnya, burung nuri baiknya disimpan di kandang yang terbuka dan tidak diletakkan di kandang yang tertutup. Kandang terbuka bisa menggunakan besi atau potongan pipa, kemudian disambungkan dengan rantai kecil yang terikat di kaki burung. Burung nuri terkenal cukup liar, sehingga menempatkannya di kandang tertutup dapat membuatnya stres. Sebisa mungkin letakkan burung nuri di tempat yang ramai.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Kacer

Kedua, burung nuri juga harus dimandikan setiap hari dengan disemprotkan air ke bagian tubuhnya. Namun, jangan pernah menyemprotkan air kebagian telinganya. Setelah disemprot air dan basah kuyup, bulu burung nuri dikeringkan dengan terpaan sinar matahari.

Ketiga, perhatikan kapan saat yang pas untuk memberi makan kepada burung nuri. Burung nuri akan berteriak atau mengeluarkan suara saat kelaparan, maka saat itu harus sesegera mungkin diberi makan. Biasanya burung nuri bisa diberi makan berupa pisang.

Setelah memahami perawatan yang baik untuk burung nuri, barulah secara berlahan burung nuri diajari untuk mampu berbicara. Cara melatih untuk berbicara dapat dilakukan dengan menggunakan audio kaset rekaman suara yang selalu diputar dan diletakkan di dekat kandang burung, dapat pula melalui bimbingan pemiliknya secara langsung dan meletakkan dia di tempat ramai di mana sering terjadi interaksi percakapan seperti di teras rumah.

“Memelihara hewan itu perlu perlakuan yang baik layaknya seorang teman, karena pada dasarnya hewan juga makhluk hidup yang harus kita perlakukan dengan baik. Sebaiknya sebelum memiliki hewan peliharaan, orang harus bisa memahami cara merawatnya dulu jadinya hewan tidak tertekan atau stres di lingkungan baru,” tandas Eko.