Beberapa Burung Dengan Kemampuan Terbang Yang Unik

Beberapa Burung Dengan Kemampuan Terbang Yang Unik

Jenisburungdunia.net – Terbang adalah kemampuan yang dimiliki sebagian besar burung. Mulai dari untuk mencari makan, kabur dari pemangsa, atau bermigrasi, terbang jadi kemampuan yang sangat vital bagi mereka untuk bertahan hidup. Namun dari sekian banyak burung, tentu ada beberapa yang pantas disebut sebagai jagoan terbang. Ada yang punya kecepatan terbang luar biasa, mampu terbang untuk waktu yang sangat lama, hingga bisa terbang secara akrobatik. Burung apa saja mereka? Ini dia ulasan mengenai beberapa burung dengan kemampuan terbang yang unik yang perlu anda ketahui :

1. Terbang tercepat: falkon peregrin
Kalau urusan kecepatan, falkon peregrin adalah juaranya. Burung yang juga disebut alap-alap kawah ini mampu terbang dengan kecepatan yang mencengangkan, yaitu 320 km per jam. Itu sama dengan kecepatan kereta Shinkansen alias kereta peluru Jepang.

Kecepatan itu membuat falkon peregrin tidak hanya menjadi burung tercepat di dunia, tapi juga hewan tercepat di dunia! Mereka bisa mencapai kecepatan maksimum pada saat terbang menukik untuk menangkap mangsanya. Dengan kecepatan tersebut, pasti susah bagi mangsanya untuk lolos!

2. Terbang horizontal tercepat: albatros kepala abu-abu
Kecepatan falkon peregrin memang luar biasa, tapi mereka bisa mencapai kecepatan tersebut saat sedang terbang menukik, yang artinya mereka mencapat ‘bantuan’ dari tarikan gravitasi bumi. Lalu hewan apa yang memiliki kecepatan terbang horizontal terbaik?

Jawabannya adalah albatros kepala abu-abu, yang memegang rekor dunia dengan kecepatan terbang horizontal 127 km per jam. Hebatnya lagi, mereka bisa mempertahankan kecepatan tersebut hingga delapan jam lamanya!

3. Terbang terlama: walet
Burung walet adalah burung yang umum terdapat di mana-mana, termasuk Indonesia. Namun burung ini memiliki kemampuan terbang yang sangat luar biasa, bahkan bisa dibilang super. Burung walet diketahui bisa terbang di udara tanpa mendarat hingga 10 bulan lamanya!

Kedengarannya memang sulit dipercaya, tapi hal itu diketahui dari penelitian tim ilmuwan dari Universitas Lund di Swedia. Berkat semacam gadget yang mereka pasang pada 13 ekor walet, mereka bisa mengetahui apakah burung-burung tersebut sedang terbang atau mendarat.

Hasilnya, ternyata 3 dari 13 walet tersebut sama sekali tidak berhenti terbang selama 10 bulan. Artinya mereka melakukan segalanya sambil terbang, mulai dari makan, minum, kawin, bahkan tidur! Benar-benar juara terbang ya.

4. Terbang terjauh: burung dara Arktik
Banyak burung yang melakukan migrasi tahunan, dan biasanya lokasi migrasi mereka sangat jauh. Tapi tidak ada yang mengalahkan jauhnya perjalanan yang ditempuh burung dara Arktik saat bermigrasi, karena mereka bermigrasi benar-benar dari ujung ke ujung bumi.

Burung dara Arktik kawin di Arktik alias kutub utara, lalu terbang ke Antarktika di kutub selatan, lalu kembali lagi ke kutub utara. Perjalanan tersebut menghabiskan jarak 80.467 km alias lebih dari dua kali keliling bumi! Itu baru namanya penjelajah sejati.

Baca Juga : Fakta Unik Dari Burung Hantu

5. Terbang paling senyap: burung hantu
Manusia selalu berusaha untuk menciptakan mesin yang senyap untuk menghindari polusi suara. Namun dalam membuat mesin terbang, hal itu sangat sulit dilakukan. Tapi tidak bagi burung hantu, karena burung ini bisa terbang nyaris tanpa suara sama sekali.

Kebanyakan burung biasanya menimbulkan suara kepakan sayap saat terbang. Semakin besar burung, semakin besar pula suaranya. Namun berbagai spesies burung hantu yang besar sekalipun tidak mengeluarkan suara saat terbang, itu berkat bentuk bulu mereka yang ujungnya bukan lancip tapi membulat hingga bisa meredam suara.

6. Terbang paling akrobatik: kolibri
Satu lagi burung juara terbang adalah kolibri. Soal kecepatan atau jarak terbang, kolibri memang kalah dari burung-burung lain. Tapi kolibri memiliki kemampuan terbang akrobatik yang tidak tertandingi. Misalnya, kolibri adalah satu dari sedikit burung yang bisa terbang di tempat, mengapung di udara seperti helikopter.

Burung terkecil di dunia ini juga bisa mengebaskan air dari sayapnya sambil terbang. Dan mereka adalah satu-satunya burung di dunia yang bisa terbang ke samping dan bahkan ke belakang! Wah, hebat ya!

Itulah enam burung yang pantas disebut sebagai jagoan terbang. Mulai dari yang tercepat hingga yang paling akrobatik, kamu pasti setuju kalau semuanya mengagumkan. Jadi, yang mana yang paling membuatmu takjub?

Fakta Unik Dari Burung Walet

Fakta Unik Dari Burung Walet

Jenisburungdunia.net – Sebagian orang, khususnya orang Asia pasti tidak asing lagi dengan burung walet. Burung yang hidup di daerah tropis ini hanya bisa ditemui di Asia Tenggara seperti di Indonesia, Vietnam, Filipina, Thailand dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya. Hal ini disebabkan burung walet hanya bisa hidup dengan kondisi daerah dengan curah hujan yang tinggi, makanya mereka hanya bisa hidup di kawasan iklim tropis. Berikut ini terdapat beberapa fakta unik tentang burung walet yang akan menambah wawasanmu tentang hewan bernama ilmiah apodidae ini. Yuk disimak.

1. Burung walet membangun sarangnya dengan air liur
Burung yang satu ini menggunakan air liurnya untuk membangun sarang. Air liur tersebut berasal dari tenggorokan burung walet, di mana di tenggorokannya terdapat pabrik air liur yang disebut Glandula. Produksi air liur mulai aktif menjelang burung walet mengalami fase bertelur. Perlu diketahui, air liur yang keluar dari tenggorokan binatang ini menjadi satu-satunya bahan baku membuat sarang. Jadi, sarang walet murni dari air liurnya sendiri tanpa campuran bahan lainnya.

Adapun sarang burung walet sering dijumpai di area langit-langit gua atau langit-langit gedung tinggi. Burung walet membangun sarang di area tersebut agar lebih aman, sehingga terhindar dari serangan binatang predator seperti tikus. Periode walet membuat sarangnya sekitar 8 minggu. Adapun liur yang keluar dari mulut burung walet awalnya berbentuk cairan kental, lalu nantinya setelah walet merajut sarangnya maka rajutan dari air liurnya akan mengering dan keras, bentuknya seperti bihun. Saat ini sarang burung walet menjadi incaran banyak orang karena bisa menjadi obat berbagai penyakit.

2. Punya sayap yang kuat
Sayap burung walet terbilang kuat, makanya burung yang satu ini sangat tangguh dalam urusan terbang dalam radius berpuluh kilometer tanpa jeda. Burung ini terbang jauh untuk mencari makanan. Adapun bentangan lebar sayap burung ini sekitar 18 cm. Sayap burung ini bentuknya meruncing.

3. Walet bisa mati jika dikurung
Tidak seperti burung beo yang aman dan tetap hidup meski tinggal di dalam sangkar kandang, lain cerita dengan burung walet. Burung yang satu ini tidak tahan untuk dikurung dan ia bisa cepat mati jika mengalami kurungan. Jika walet mengalami kurungan, maka burung ini hanya bisa bertahan hidup 5 atau 6 hari setelah dikurung, lalu sesudah itu burung ini pun mati. Penyebab walet mati jika dikurung karena sudah menjadi sifat dan habitat walet berada di ruang yang terbuka dan bisa terbang tinggi. Makanya jika dikurung mereka sulit memilih serangga yang disukai untuk mereka makan, sehingga kurungan mengancam keberlangsungan hidup mereka.

Baca Juga : Beberapa Fakta Unik Burung Kenari Rusia

4. Memiliki kaki yang lemah
Burung walet tidak bisa berdiri lama seperti burung lainnya, ini karena kaki burung yang satu ini lemah dan pendek. Alhasil tak kuasa menopang bobot tubuhnya. Jadi saat mencari makan burung ini lebih memilih menyambar makanannya seperti serangga yang lewat. Karena itu burung walet jarang hinggap di pohon atau bertengger lama-lama di permukaan tanah.

5. Burung walet tidak bisa mematuk
Tidak seperti ayam atau kawanan jenis burung yang lain, burung walet tidak bisa mematuk mangsanya. Mereka hanya menggunakan paruhnya untuk menyambar makanan seperti serangga yang sedang terbang di hadapan mereka. Saat itulah walet menyerang serangga buruannya dengan cara menyambar. Mereka kerap mencari makan di arae persawahan, hutan, rawa dan juga perkebunan.

Demikian 5 fakta unik burung walet, binatang yang kerap hidup di area pantai, pemukiman dan juga gua. Burung yang satu ini kerap menjadi objek budidaya hewan oleh sejumlah orang untuk meraup keuntungan, terutama dari sarang burung yang dihasilkan walet.