Jenis Burung Indonesia Terbaik

Jenis Burung Indonesia Terbaik

Jenis Burung Indonesia Terbaik – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang jenis-jenis burung terbaik indonesia yang jarang diketahui.

Bila kita jeli melihat peluang, memelihara burung kicau tidak hanya sekedar menjadi hobi saja, namun juga dapat menjadi cara investasi yang dapat mendatangkan pundi-pundi rupiah.

Dengan hutan membentang luas yang menjadi habitat bagi beragam jenis burung, Indonesia memiliki potensi sebagai penghasil burung-burung kicau yang bersuara merdu dan indah.

Pada berbagai pelosok daerah di Indonesia, terdapat banyak sekali kontes burung kicau. Dalam satu minggu, setidaknya ada satu kali penyelengaraan kontes burung kicau.

1. Anis Merah

Salah satu burung kicau yang paling populer di kalangan pecinta burung adalah anis merah. Selain memiliki warna yang indah, kicauan anis merah pun sangat unik.

Wajar saja jika burung ini dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. Harga anis merah yang belum “jadi” saja mencapai Rp 1.000.000 lebih, sedangkan yang sudah gacor tentu bisa jauh lebih mahal.

2. Kacer

Meskipun tidak sepopuler beberapa tahun lalu, burung kacer masih diburu para pecinta burung kicau hingga saat ini.

Burung yang memiliki bulu dengan dominasi warna hitam ini memiliki penampilan yang unik dan kicauan khas dengan volume menengah.

Harganya pun relatif masih tinggi di pasar burung. Burung kacer yang masih “bahan” dapat dibanderol dengan harga Rp200.000 sampai Rp500.000. Harganya bisa naik hingga jutaan rupiah jika burung sering meraih gelar juara di kontes burung kicau.

Baca Juga:Bisnis Penangkaran Burung

3. Cucak Rawa

Burung yang habitatnya di rawa-rawa, tepian sungai, atau hutan ini memang menjadi salah satu buruan utama para pecinta burung kicau di Indonesia.

Cucak rawa memiliki kicauan yang nyaring, melengking, dengan intensitas yang khas. Tak heran banyak pecinta burung berusaha keras agar dapat memelihara burung ini.

Sementara itu, populasi cucak rawa di habitatnya semakin langka. Tak heran, harganya pun sangat tinggi di pasaran.

Harga cucak rawa anakan dapat mencapai Rp5 juta sampai Rp6 juta, sedangkan yang sudah dewasa dan memiliki suara ropel, harganya dapat melambung hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

4. Murai Batu

Burung murai batu bisa dibilang rajanya burung kicau di Indonesia. Burung ini sangat populer dan dicari banyak pecinta burung.

Kontes kicau untuk murai batu pun cukup banyak dan menjadi ajang yang bisa dimanfaatkan untuk menaikkan harganya.

Harga murai batu anakan jadi ternak bisa mencapai Rp1,5 juta hingga belasan juta rupiah. Sementara murai batu prospek yang sudah sering mengikuti lomba dan menyabet gelar juara, harganya dapat mencapai ratusan juta rupiah. (Mohammad Syahrial).

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Portal Jember dengan judul “4 Jenis Burung Kicau Paling Populer di Indonesia, Mulai Anis Merah Hingga Murai Batu.”

Jenis Burung tukan

jenis burung tukan

Jenisburungdunia.net – Burung-burung memiliki toco atau Ramphastos toco hidup di hutan hujan Amerika Selatan. Burung ini memiliki daya tarik di kebun binatang karena merupakan salah satu burung paling populer di dunia.

Burung Tukan toco adalah hewan omnivora dan di alam liar, burung besar ini dapat hidup hingga 20 tahun.

Memiliki Paruh yang Besar

Burung tukan coco memiliki paruh yang sangat besar dibandingkan dengan paruh burung yang lain yang seukuran dengan tubuhnya. Umumnya, paruh burung ini memiliki warna yang beragan dan berwarna terang. Burung ini memiliki bulu berwarna gelap kecuali pada bagian lehernya. panjang tubuh burung ini sekitar 65 sentimeter dengan panjang paruh sekitar 20 sentimeter.

Paruh yang Istimewa

Paruh burung tukan yang besar, panjang, dan berwarna-warni ini digunakan sebagai alat makan. Burung tukan toco atau Ramphastos toco hidup di hutan hujan Amerika Selatan. Burung ini memiliki daya tarik loh di kebun binatang karena termasuk salah satu burung yang paling populer di dunia. Burung tukan toco ini merupakan hewan omnivora dan di alam bebas burung berparuh besar ini dapat hidup mencapai 20 tahun.

Memiliki Paruh yang Besar

Burung tukan coco memiliki paruh yang sangat besar dibandingkan dengan paruh burung yang lain yang seukuran dengan tubuhnya. Umumnya, paruh burung ini memiliki warna yang beragan dan berwarna terang. Burung ini memiliki bulu berwarna gelap kecuali pada bagian lehernya. panjang tubuh burung ini sekitar 65 sentimeter dengan panjang paruh sekitar 20 sentimeter.

Paruh yang Istimewa

Paruh burung tukan yang besar, panjang, dan berwarna-warni ini digunakan sebagai alat makan. Paruh yang cukup panjang ini untuk membantunya menjangkau buah pada cabang pohon dan untuk mengupas buah. Selain itu, paruh besar burung ini berfungsi sebagai penarik perhatian pasangannya. Burung tukan menggunakan paruhnya untuk saling menangkap dan melemparkan buah kecil atau potongan buah kepada pasangannya.

Baca juga : Jenis Burung Ibis

Hidup dalam kawanan

Burung ini selain memakan buah-buahan, mereka juga memakan serangga, telur, dan kadal. Burung tukan ini hidup dalam kawanan kecil yang terdiri sekitar enam burung. Kawanan burung tukan dikenal sebagai kelompok burung yang paling berisik di hutan karena mereka suka mengeluarkan berbagai suara secara bersahut-sahutan, terutama di pagi hari.

Uniknya, burung ini bersarang di lubang pohon yang dibuat oleh hewan lain seperti, burung pelatuk. Hal ini dikarenakan paruhnya tidak dapat digunakan untuk melubangi pohon.