Jenis Burung Elang Terbesar

Jenis Burung Elang Terbesar –  Burung elang merupakan salah satu burung yang sangat di takuti hewan lainnya karena burung elang termasuk burung yang cerdas. Elang merupakan burung predator yang berasal dari keluarga Accipitridae dan bergenus Aquila. Mereka memiliki cakar dan paruh yang kuat, juga mata yang sangat tajam. Selain itu, elang juga memiliki bobot tubuh yang cukup besar dibandingkan dengan burung pemangsa lainnya. Burung elang menjadi pemuncak rantai makanan dan yang menakjubkan, mereka menjadi simbol dari kebebasan dan kekuatan.

Berikut adalah burung elang terbesar di dunia

Jenis Burung Elang Terbesar

1. Elang Haast
Elang haast (Harpagornis moorei) adalah burung elang endemik asal Selandia Baru, yang keberadaannya telah punah. Elang haas’t juga memiliki nama lain dan dikenal sebagai Elang Harpagornis. Tercatat elang haas’t menjadi elang terbesar yang pernah hidup di dunia, dengan berat mencapai 17,8 kg dan lebar sayap sepanjang 3 meter.

Mengutip dari laman New Zealand Birds Online, elang haast telah punah sekitar 500-600 tahun yang lalu. Dulu mereka hidup di pulau-pulau selatan Selandia Baru dan menjadi predator yang sangat ganas di ekosistemnya.

2. Elang-Laut Steller
Elang yang hidup di pesisir timur laut Asia ini merupakan burung pemangsa besar dan menjadi elang laut terbesar dari semua elang laut yang masih hidup. Elang-laut steller (Haliaeetus pelagicus) memiliki panjang tubuh sekitar 85-105 cm, berat tubuh 6,8 sampai 9 kg dan lebar sayap mencapai 1,95 hingga 2,5 meter. Hal tersebut menjadikan elang ini sebagai pemilik sayap terbesar diantara semua elang yang masih hidup.

Mangsa utama elang-laut stellar adalah ikan dan burung laut. International Union For Conservation Of Nature (IUCN) mengklasifikasikan elang ini sebagai sepesis rentan. Sehingga mereka dilindungi oleh hukum, khususnya di Jepang.

3. Elang Ekor Putih
Elang ekor putih (Haliaeetus albicilla)
tersebar luas di Eurasia dan menjadi elang terbesar di benua Eropa. Elang ekor putih adalah salah satu anggota dari genus Haliaeetus atau elang laut. Mereka memiliki bobot tubuh sekitar 4,3 hingga 5,5 kg, lebar sayap mencapai 193-244 cm dan panjang tubuh 74-92 cm.

Elang ekor putih menjadi burung nasional dan simbol negara Jerman.
Elang besar ini sering memangsa, ikan, burung dan mamalia kecil. Mereka dianggap sebagai sepupu dekat dari elang botak, yaitu elang yang hidup di Amerika Utara.

Baca Juga : Jenis Burung Termahal di Dunia

4. Elang Ekor Baji Australia
Elang ekor baji adalah elang terbesar di Australia dan salah satu yang terbesar di Dunia. Habitat asli mereka berada di Australia dan Papua Nugini. Elang ini dikenal juga dengan nama Bunjil atau Eaglehawk. Mereka memiliki lebar sayap mencapai 2,3 meter, berat 3,2 hingga 5,3 kg dan bobot tubuh betina biasanya lebih berat daripada jantan.

Sesuai namanya, mereka memiliki ekor berbentuk baji atau segitiga dan menjadi satu-satunya elang dengan bentuk ekor baji. Burung pemangsa ini menjadi lambang negara bagian Australia, wilayah Utara dan South Wales dan juga sebagai maskot tim sepak bola Australia, The West Coast Eagles.

5. Elang Emas
Elang emas (Aquila chrysaetos) dapat ditemukan di seluruh bumi bagian Utara. Mereka menyebar di Amerika Utara, Eropa dan Asia. Karena penyebarannya sangat luas, elang emas dikatakan sebagai spesies elang yang paling banyak di temukan. Mereka dikenal akan kecepatan dan kekuatannya, oleh sebab itu, burung pemangsa ini menjadi elang paling kuat di Amerika Utara.

Elang emas memiliki lebar sayap sekitar 185-220 cm dan berat 3,1-6,2 kg. Mereka biasanya memangsa mamalia kecil, tapi terkadang mereka juga menyerang mamalia besar seperti domba, kambing dan hewan peliharaan lainnya. Elang emas tinggal di ketinggian seperti pegunungan dan tebing. IUCN menyatakan bahwa elang emas adalah spesies tidak terancam atau populasinya masih stabil.

Jenis Burung Termahal di Dunia

Jenis Burung Termahal di Dunia – Bagi beberapa orang memelihara burung pasti merupakan salah satu hobi yang sangat menyenangkan. Ada banyak burung yang memiliki keindahan dari sayap bahkan tubuhnya. Namun, tidak hanya untuk dijadikan hewan peliharaan saja, ada berbagai macam burung yang disukai karena keahliannya dalam ajang adu balap atau adu kicau. Berbagai jenis burung di dunia memang memiliki keindahan dan keunggulannya masing-masing. Tidak heran, ada jenis burung yang memiliki harga selangit.

Namun, tahukah Anda jenis-jenis burung termahal di dunia? Simak ulasan berikut, yang dilansir dari berbagai sumber:

Jenis Burung Termahal di Dunia

1. Merpati Balap
Di urutan pertama sebagai burung termahal di dunia adalah pigeon racing atau yang dikenal dengan merpati balap. Pada 2013, ada seseorang yang menjual merpati balap dengan harga tinggi yaitu sebesar USD 6 juta atau setara hampir Rp 90 miliar. Sedangkan di Indonesia, ada seorang pemilik merpati balap yang berhasil menjualnya seharga Rp 1 miliar.

Merpati balap dihargai dengan sangat mahal karena burung ini merupakan burung tercepat di dunia. Burung ini memiliki banyak prestasi di berbagai kejuaraan burung. Ia memegang rekor di Olimpiade Usain Bolt. Hampir di setiap kejurnas, burung yang dinamai Jayabaya tersebut meraih trofi juara.

Jika Anda ingin membeli burung ini di pasaran, Anda harus merogoh kocek hingga Rp 1,2 miliar.

2. Elang Golden
Elang golden merupakan jenis elang yang berasal dari Republik Ceko dan termasuk dalam jenis elang terbesar di dunia. Di Indonesia, ada salah satu warga di Semarang yang memiliki burung ini.

Elang ini biasa digunakan oleh warga Ceko untuk berburu. Kini, elang hasil ternak yang mempunyai berat hingga 9 kilogram dipatok seharga Rp 300 juta.

3. Kakaktua Jambul Hitam
Duduk di urutan ketiga ada Black Palm Cockatoo atau di Indonesia dikenal dengan nama Kakaktua Jambul Hitam. Kakaktua ini merupakan jenis burung langka yang berhabitat di hutan hujan Australia dan Papua.

Kakaktua jambul hitam memiliki bulu elegan berwarna abu kebiruan solid dan pipi merah yang unik. Tidak hanya itu, kakaktua jambul hitam juga salah satu jenis kakatua yang memiliki bentuk menarik dengan jambul yang mencuat. Ketika dewasa, burung ini dapat mencapai tinggi hingga 60 cm. Tidak heran, burung ini dihargai mahal, yaitu di kisaran 224 juta rupiah per ekor.

Baca Juga : Jenis-Jenis Burung Hantu

4. Toucan
Toucan adalah jenis burung yang mahal karena kombinasi warna bulu dan sayapnya. Warna hitam, ungu, kuning, oranye, hijau dan biru menjadi campuran warna yang mempercantik burung ini. Burung ini terkenal di Meksiko Selatan, Amerika Selatan, dan Karibia.

Di seluruh dunia terdapat kira-kira sebanyak 40 spesies burung ini yang tersebar di berbagai negara. Toucan dihargai cukup mahal, yaitu mencapai kisaran harga Rp 70 juta.

5. Hyacinth Macaw
Hyacinth Macaw merupakan jenis beo terbesar di dunia yang berhabitat di bagian tengah dan timur Amerika Selatan, serta Amerika Timur. Burung ini memiliki sayap yang sangat besar. Selain sayap, Ia juga memiliki paruh yang besar dan kuat. Burung ini merupakan wujud asli dari karakter utama fim Disney yang berjudul berjudul Rio.

Hyacinth macaw bisa tumbuh hingga 1 meter, dengan berat mencapai 3,5 kilogram. Burung ini tergolong langka karena sering kali diburu untuk diperjualbelikan. Satu ekor anakan burung hyacinth macaw bisa mencapai Rp. 17 juta.

Jenis-Jenis Burung Hantu

Jenis-Jenis Burung Hantu – Di alam bebas terdapat banyak sekali jenis burung yang dapat kita temui. Salah satu burung yang terkenal sejak lama adalah burung hantu. Burung hantu merupakan salah satu jenis burung yang memiliki beberapa karakteristik

Jenis-Jenis Burung Hantu

Jenis-jenis Burung Hantu di Indonesia

1. Barn Owl
Burung hantu yang satu ini dapat dikenali dengan mudah. Warnanya pucat dengan wajah yang bulat dan mata gelap.

Dalam The Cornell Lab All About Birds disebutkan, Barn Owl berukuran sedang, memiliki sayap yang panjang dan bulat serta ekor yang pendek, yang berpadu dengan gaya terbang yang melayang-layang untuk memberi mereka gaya terbang yang khas. Kakinya panjang dan kepalanya bulat mulus, tanpa jumbai telinga.

Habitat burung hantu ini biasanya pepohonan lebat. Mereka juga biasanya bersarang dan bertengger di rongga pohon atau bangunan buatan manusia seperti lumbung dan bangunan lainnya. Pada malam hari, Barn Owls berburu dengan terbang rendah di atas habitat terbuka, mencari hewan pengerat kecil terutama dengan suara.

2. Spotted Wood Owl
Burung hantu yang satu ini memiliki wajah bulat dengan bulu berwarna oranye. Matanya berwarna cokelat tua dan paruh berwarna keabu-abuan hingga hitam kehijauan.

Sementara bagian kepalanya berwarna cokelat dengan bulu yang memiliki dasar emas dan bintik-bintik putih dengan tepi hitam yang berbentuk batang di tengkuk. Bagian atas secara keseluruhan berwarna coklat kemerahan, banyak berbintik dengan bintik-bintik putih bermata hitam.

Baca Juga :Fakta Unik dari Burung Gereja

3. Buffy Fish Owl

Sesuai dengan namanya, jenis burung hantu Buffy Fish Owl banyak mengonsumsi ikan, juga krustasea, reptil, katak, kodok, dan serangga. Mereka juga mengonsumsi tikus, kumbang besar, dan kadang-kadang kelelawar. Selain itu, Buffy Fish Owl juga suka memakan bangkai.

Karena lebih sering mengonsumsi hewan air, Buffy Fish Owl umum ditemukan di daerah berhutan yang dekat dengan air. Tapi mereka juga sering terlihat dekat dengan tempat tinggal manusia.

4. Barred Eagle Owl

Burung hantu yang satu ini juga memiliki ciri khasnya sendiri dengan warna keabu-abuan yang tampak kotor. Selain itu, telinganya memiliki jumbai yang panjang, kusut, miring ke luar, dan berwarna coklat kehitaman.

Paruhnya berwarna kuning pucat digunakan untuk memakan serangga besar, burung, mamalia kecil, dan reptil. Burung hantu yang menempati hutan hijau dengan kolam dan sungai atau kebun dengan pohon besar yang rimbun ini banyak tersebar di benua Asia dari Thailand Selatan, Semenanjung Malaya, Sumatera, Bangka, Kalimantan, Jawa dan Bali.

Burung hantu jenis Barred Eagle Owl ini termasuk burung nokturnal. Ia bertengger di siang hari sendiri-sendiri atau berpasangan, tersembunyi di pohon tinggi dengan dedaunan lebat, sering kali di dekat batang pohon.

Rekomendasi Jenis Burung yang Cantik

1

Rekomendasi Jenis Burung yang Cantik – Beberapa orang sangat menyukai burung. Burung yang menjadi sebuah peliharaan pastinya sangat di jaga dalam hal apapun, terutama kesehatannya. Berikut adalah jenis burung tercantik di dunia yang bisa kamu miliki

1. Keel Billed Toucan (Ramphastos Sulfuratus)
Tatkala melihat burung cantik ini, mungkin kesan pertama yang terlintas adalah burung ini tergolong makhluk buas. Akan tetapi, Keel Billed Toucan ini menarik untuk dilihat. Ini merupakan burung dari Amerika Selatan, burung nasional negara Belize, yang menghabiskan waktunya di kanopi hutan hujan. Burung ini adalah contoh cantik keajaiban alam yang akan membuat siapa saja merasa takjub jika melihatnya.

2. Stork Billed Kingfisher (Pelargopsis Capensis)
Apabila kamu berkunjung ke Asia Timur, mungkin kamu akan menemukan keajaiban alam berupa burung yang benar-benar cantik, Stork Billed Kingfisher. Seekor pejantan besar akan mondar-mandir memamerkan keindahan tubuhnya yang berwarna merah, hijau, biru, abu-abu, buff, dan cerah untuk menarik betina. Biasanya burung ini hidup di habitat hutan yang berdekatan dengan danau, sungai, dan pantai. Selain itu, mereka cukup jago untuk mengusir elang dan hewan penyusup lainnya.

3. The Bali Bird of Paradise (Paradisaea apoda)
Di alam liar, ada banyak jenis Bird of Paradise, dengan warna yang benar-benar menarik dan sebagian besar ditemukan di kepulauan New Guinea. Ahli biologi mengenal empat puluh jenis, yang semuanya sangat berkesan karena bulu burung jantan begitu indah. Jenis tertentu memiliki bulu yang memanjang dengan kombinasi yang rumit, yang membentang dari paruh, sayap dan kepala, dan memberikan penampilan yang bisa membuat kamu menarik napas dalam karena begitu kagumnya. Akan tetapi, kamu mungkin hanya pernah melihat mereka di film, pasalnya mereka hidup di habitat hutan hujan lebat, yang sangat sulit diakses.

Baca Juga : 8 Jenis Burung Peliharaan Yang Cocok Bagi Pemula

4. The Rainbow Lorikeet (Trichoglossus moluccanus)
Bulu burung The Rainbow Lorikeet sangat berwarna-warni. Hampir setiap warna pelangi dapat ditemukan di bulu mereka. Lorikeet merupakan beo dari Australasia, yang dapat ditemukan di pulau-pulau di Pasifik, dan biasanya terdapat di sepanjang pesisir timur Australia dan Tasmania. Hutan hujan, semak, dan hutan wilayah pesisir adalah habitat dari burung ini. Salah satu burung, yang secara visual, paling cantik dan menarik di dunia.

5. Pitta gurneyi (Hydrornis gurneyi)
Pitta Gurneyi merupakan jenis burung berukuran sedang yang dapat dijumpai di Thailand dan Myanmar. Hal ini dianggap sebagai spesies yang berharga karena status konservasinya. Ini memiliki mahkota biru dengan bagian kepala sebagai hitam, leher kuning, celana hitam dan kuning, coklat tua atas sisi dan ekor diwarnai biru. Makanannya terdiri dari cacing, serangga, dan siput. Akibat pengembangan perkebunan kelapa sawit, populasi Pitta Gurneyi menurun dengan cepat. Oleh karenanya, mereka diklasifikasikan sebagai spesies terancam punah oleh IUCN. Setelah tahun 1952, mereka dianggap punah. Akan tetapi pada tahun 1986, burung ini ditemukan kembali di alam. Pitta Gurneyi telah terpilih sebagai The Most Wanted Bird di Thailand oleh pengamat burung.

6. Merak (Pavo cristatus mut. Alba)
Merak merupakan jenis burung besar berwarna cerah yang aslinya dari Asia Selatan. Makanan merak termasuk tanaman, serangga, dan binatang kecil. Umumnya, burung jantan memiliki tubuh biru, mahkota dan tampilan yang indah, seperti bulu yang dapat menyebar seperti kipas dan memiliki warna-warni (biru, oranye, emas) pola ‘eyespot’ pada mereka. Mereka cukup besar namun mereka dapat terbang ke cabang pohon terdekat (dengan demikian, mereka adalah burung terbesar yang mampu terbang). Panjang tubuh mereka bisa mencapai 35-50 inci dan ekor bisa mencapai 5 kaki.

7. Northern Cardinal (Cardinalis cardinalis)
Jenis burung jantan Kardinal Utara dibalur warna merah menarik dengan ‘topeng’ hitam di sekitar paruh yang kemerahan. Burung ini memiliki paruh pendek dan lambang yang menonjol di atas kepala mereka. Mereka tidak hanya terlihat gaya tapi juga enak didengar karena mereka bisa bersiul dengan melodi manis. Burung ini mudah dipancing dengan burung pengumpan. Kamu juga dapat menemukan mereka di taman-taman, bertengger di cabang-cabang pohon atau semak rendah.

8 Jenis Burung Peliharaan Yang Cocok Bagi Pemula

burung

8 Jenis Burung Peliharaan Yang Cocok Bagi Pemula – Salah satu cara untuk mengatasi kejenuhan dan stres adalah dengan memelihara burung. Cari tahu jenis burung peliharaan yang mudah dirawat dan cocok untuk pemula di sini!

Seperti hewan peliharaan pada umumnya, tingkat perawatan burung peliharaan bermacam-macam.

Sebelum mulai memelihara burung, ada baiknya kamu mengetahui jenis mana yang sesuai untuk kamu pelihara.

Jika kamu masih pemula dalam memelihara binatang yang satu ini, kamu bisa memulai memelihara burung yang perawatannya mudah.

Jika kamu benar-benar tertarik untuk memelihara hewan ini, simak yuk ulasan yang satu ini!

Jenis Burung Peliharaan Jinak yang Cocok untuk Pemula

1. Burung Lovebird

Jenis burung lovebird sangat disukai oleh anak-anak karena bulunya yang berwarna-warni.

Burung jinak ini juga dapat dilatih kemampuannya untuk ikut lomba suara burung kicau.

Burung lovebird dikenal cerdas dan bisa dilatih melakukan atraksi.

Karena kecantikan dan kemudahannya untuk dirawat, burung ini cukup populer dijadikan burung peliharaan oleh banyak orang.

Harga burung peliharaan jinak ini cukup beragam, mulai dari Rp200 ribu hingga jutaan rupiah.

2. Burung Kenari

Burung kenari termasuk jenis burung peliharaan di rumah yang pintar menirukan suara burung lainnya.

Karena ukuran tubuhnya yang kecil, burung kenari tidak terlalu berbahaya untuk anak-anak dan keluarga

Perawatan burung kenari juga cukup mudah, lo!

Kamu hanya perlu memberikan makan harian, minum, penjemuran, dan membersihkan sangkar kenari secara rutin.

Burung kenari juga termasuk burung peliharaan murah dan dapat kamu beli dengan harga mulai dari Rp80 ribu saja.

3. Burung Parkit

Burung parkit sangat mirip dengan burung lovebird karena ukuran tubuhnya yang sama.

Namun, burung parkit memiliki corak bulu berbeda karena terdapat garis-garis hitam di sekitar kepala dan punggungnya.

Jika sudah jinak, burung ini dapat dijadikan burung peliharaan yang terlatih dan bisa diajak bermain di luar sangkar.

Harga burung peliharaan jinak ini sangatlah murah karena bisa kamu beli dari harga Rp50 ribu saja.

4. Burung Cockatiel

Burung cockatiel biasa disebut dengan burung falk, palek, parkit Australia, kakatua mini, dan werio.

Cockatiel dapat dilatih menjadi burung peliharaan yang dapat melakukan berbagai atraksi ketangkasan.

Tak hanya pintar dalam beratraksi, burung ini juga dapat meniru suara manusia dan burung lainnya.

Bahkan burung ini mampu menirukan suara klakson mobil, microwave, dan suara bel.

Burung ini juga cocok dibudidayakan karena memiliki harga mencapai Rp850 ribu hingga Rp1 juta, lo!

5. Burung Pacific Parrotlet

Burung paruh bengkok yang satu ini merupakan burung dengan rasa ingin tahu yang tinggi dan terkadang cukup agresif saat mengejar sesuatu yang mereka anggap menarik.

Jenis burung peliharaan di rumah ini dapat dijinakan dengan mudah dengan perawatan yang benar.

Namun, burung ini jarang dijadikan burung peliharaan karena harganya yang mahal.

Harga burung peliharaan ini konon bisa mencapai Rp1 juta hingga belasan juta rupiah, lo!

Baca Juga : Fakta Burung Raksasa dengan Sayap Mini

6. Burung Cendet

Burung cendet memiliki variasi warna putih, hitam, cokelat, dan abu-abu.

Suara kicauan burung ini cukup lantang dan dapat meniru kicauan beberapa burung lainnya.

Saat liar, burung cendet tergolong agak agresif.

Namun, mereka adalah burung yang mudah beradaptasi dengan lingkungan, sehingga mudah jinak dan cocok untuk dijadikan burung peliharaan.

Burung cendet dianggap sebagai burung peliharaan murah karena dapat kamu beli dengan harga mulai dari Rp50 ribu saja.

7. Burung Nuri

Burung nuri sudah dikenal sebagai jenis burung peliharaan yang paling mudah jinak dan paling mudah perawatannya.

Burung nuri suka bermain dan dapat dilatih untuk melakukan atraksi tertentu.

Cara paling mudah menjinakan burung nuri adalah dengan memandikan burung secara rutin.

Burung jinak ini dibanderol dengan harga dari Rp500 ribu hingga jutaan rupiah.

8. Burung Beo

Beo merupakan hewan peliharaan yang paling menarik karena pintar menirukan bunyi apa saja.

Beo juga mudah untuk dipelihara dan cepat mengenal pemiliknya, sehingga kamu tidak usah repot atau bingung merawat burung ini.

Ada banyak jenis beo yang bisa kamu pelihara, seperti beo Jawa, beo enggano, beo Mentawai, dan beo Nias.

Burung beo tergolong jenis burung peliharaan yang mahal karena harganya mencapai jutaan rupiah.

Nah itu lah jenis burung peliharaan yang cocok bagi pemula, semoga artikel ini membantu

Fakta Burung Raksasa dengan Sayap Mini

Fakta Burung Raksasa dengan Sayap Mini

Fakta Burung Raksasa dengan Sayap Mini – Setelah melewati beberapa tahap proses dalam penyaringan,akhirnya kami dapat menyempurnakan artikel yang sudah kami kumpulkan dengan data-data dari sumber yang terpercaya mengenai fakta burung raksasa dengan sayap mini.

Burung emu (Dromaius novaehollandiae) merupakan burung terbesar di dunia setelah burung unta. Mereka bisa tumbuh hingga setinggi 190 sentimeter. Selain bersaing dalam hal ukuran, sekilas dua spesies burung raksasa ini juga terlihat mirip. Biarpun begitu, burung emu lebih berkerabat dekat dengan burung kasuari yang juga gak kalah sangar.

Biarpun digadang-gadang sebagai burung terbesar, burung emu ternyata punya sayap supermini, lho. Kalau burung emu gak bisa terbang, kenapa mereka masih punya sayap? Simak deh tujuh fakta unik burung emu yang wajib kamu tahu berikut ini!

1. Burung tak terbang tertinggi kedua di dunia

Burung emu dinobatkan jadi flightless bird atau burung tak terbang tertinggi ke dua di dunia setelah burung unta. Bayangkan saja, dengan tinggi 150–190 sentimeter, kebanyakan dari kita harus mendongak untuk bisa bertatapan langsung dengan mereka. Burung ini pun berbobot 18–60 kilogram, mengutip dari Animalia.

2. Badan gede, tapi sayap supermini

Biarpun badannya gede, ukuran sayap burung ini justru mini. Mengutip Treehugger, ukuran sayap mereka gak lebih dari 20 sentimeter, lho. Lalu, kenapa burung ini masih punya sayap biarpun gak pernah dipakai terbang?

Australian Academy of Science menjelaskan kalau sayap burung-burung tak terbang, seperti emu, burung unta, hingga penguin, disebut struktur vestigial. Struktur ini dulunya punya fungsi penting pada nenek moyang, tapi gak lagi diperlukan pada cucu cicitnya atau punya fungsi lain. Karena gak merugikan atau menyulitkan, akhirnya struktur ini tetap dimiliki cucu cicitnya. Atau mungkin, ada fungsi khusus dari sayap mini emu yang belum kita ketahui. Bagaimana menurutmu?

3. Kaki kuat membuat emu mampu melesat 50 km/jam

Sebagai ganti sayapnya yang mini, burung emu punya kaki yang spesial dan powerful. Animal Diversity mengungkapkan kalau burung emu memiliki otot betis yang gak dimiliki spesies burung mana pun! Dengan kaki ini, mereka bisa melesat hingga kecepatan 50 km/jam, tutur Animalia. Selain pelari yang tangguh, burung emu juga pelompat dan perenang yang ahli.

Baca Juga:Burung Penyanyi dengan Dua Kelamin yang Muncul Sekali Seumur Hidup

4. Salah satu burung paling berbahaya di dunia

Kalau ukuran tubuhnya yang gede dan kakinya yang powerful belum membuatmu gentar, kamu perlu tahu kekuatan cakar mereka.

Menurut Britannica, tendangan burung emu mampu mengeluarkan isi perut hewan kalau kondisinya tepat. Tiap jari burung emu dilengkapi cakar tajam yang membuat siapa pun teringat pada kaki dinosaurus. Sejauh ini serangan burung emu pada manusia memang belum sampai berakibat fatal, tapi serangan mereka terbilang “umum” alias gak jarang.

5. Bulu spesial melindungi dari sinar matahari

Habitat emu di Australia bisa memiliki temperatur yang panas dan diterangi cahaya benderang matahari. Animal Diversity mengungkapkan kalau bulu tebal nan kasar emu yang berwarna keabu-abuan dan kecokelatan itu didesain khusus supaya sinar matahari gak bisa menembus dan masuk ke kulit.

Biarpun punya semacam tabir surya alami, mereka tetap suka berteduh kok. Mereka juga lebih memilih habitat, seperti padang rumput, hutan yang teduh, dan dekat dengan sumber air.

Jenis Burung Paling Berbahaya di Dunia

Jenis Burung Paling Berbahaya di Dunia

Jenis Burung Paling Berbahaya di Dunia – Beberapa artikel yang akan kami berikan adalah artikel yang kami rangkum dari sumber terpercaya, berikut ini beberapa artikel yang membahas mengenai jenis burung paling berbahaya di dunia.

Burung merupakan salah satu jenis hewan yang hidup di muka bumi ini. Ada banyak jenis burung dengan beragam bentuknya yang tersebar di alam semesta.

Dari sekian banyak jenis tersebut, ada yang dikategorikan jinak dan bisa dipelihara, namun ada juga yang dikategorikan berbahaya lho.

Dalam daftar di bawah ini akan dibahas 5 burung paling berbahaya di dunia. Kira-kira apa saja, ya burung paling berbahaya tersebut? Simak ulasan di bawah ini.

1. Kasuari

Kasuari adalah satu-satunya anggota keluarga Casuariidae dan termasuk dalam ordo Casuariiformes. Tiga spesies, masing-masing dengan beberapa ras, hidup di habitat yang membentang di sebagian Australia dan Papua.

Kasuari dikenal berbahaya karena dapat membunuh manusia dengan pukulan telapak kakinya yang memiliki kuku tajam. Burung ini juga diamati dapat bergerak cepat yaitu 50 km per jam.

Burung ini dapat menyerang kalau mendapat ancaman. Meski kasus kematian pada manusia jarang, namun ada kasus seorang anak kecil yang urat lehernya dirobek karena menggangu kasuari.

2. Burung Unta

Burung unta adalah burung yang tidak bisa terbang yang banyak ditemukan di negara-negara di Afrika. Burung terbesar yang masih hidup, jantan dewasa memiliki tinggi 2,75 meter dan beratnya lebih dari 150 kilogram.

Burung unta bergantung pada kakinya yang kuat, dua jari yang unik, dengan jari kaki utama berkembang hampir seperti kuku sebagai pertahanan diri, terutama dari manusia dan karnivora yang lebih besar.

Burung unta juga dapat berlari dengan kecepatan 72,5 kilometer per jam. Jika merasa terancam, ia dapat menghasilkan tendangan berbahaya yang mampu membunuh singa dan predator besar lainnya.

Kematian akibat tendangan dan tebasan jarang terjadi. Namun, sebagian besar kasus tebasan burung ini terjadi karena ulah manusia yang suka memprovokasi.

3. Burung Emu

Emu, merupakan burung asli Australia yang terbesar, serta burung yang tak dapat terbang kedua terbesar di dunia. Emu memiliki ciri bertubuh kekar dan berkaki panjang seperti kasuari. Emu dapat berlari dengan kecepatan hampir 50 km per jam.

Jika terancam, mereka dapat menendang dengan kaki besar mereka yang bercabang tiga. Seperti kasuari dan burung unta, cakar jari kaki burung emu mampu membunuh musuhnya. Kematian akibat tendangan burung ini memang jarang terjadi. Namun, burung ini tetap harus diwaspadai.

4. Lammaergeier

Lammergeier, yang juga disebut burung bangkai berjanggut, adalah burung nasar besar seperti Elang dari keluarga Accipitridae. Burung ini bisa mencapai panjang lebih dari 1 meter, dengan lebar sayap hampir 3 meter. Lammergeier mendiami daerah pegunungan dari Asia Tengah dan Afrika timur ke Spanyol.

Mereka sangat suka memakan bangkai, terutama tulang. Ketika mereka menemukan bangkai, mereka akan mencari tulang yang diinginkan dan dibawa terbang keatas, lalu menjatuhkan tulang tersebut dari ketinggian hingga 80 meter ke bebatuan dibawahnya.

Ketika tulangnya sudah hancur, barulah burung ini menikmati makanannya. Kasus kematian pada manusia karena burung ini jarang terjadi. Namun, pernah ada seorang pria berkepala botak yang meninggal karena ditimpali tulang oleh burung ini yang menganggap kepala pria tersebut sebagai batu.

Baca Juga:Jenis Burung Indonesia Terbaik

5. Barred Owl

Barred Owl, habitatnya meliputi sebagian besar Amerika Serikat bagian timur dan Kanada bagian tenggara, ukurannya lebih kecil dari burung hantu bertanduk besar. Beratnya antara 630 dan 800 gram dan memiliki lebar sayap sekitar 110 cm.

Meskipun berukuran kecil, Barred Owl merupakan predator yang menakutkan bagi hewan-hewan kecil bahkan manusia lho. Apabila menemukan mangsanya, burung ini akan menancapkan cakarnya tepat di kepala mangsanya, kemudian akan dipatuk dan dicakar hingga terluka parah.

Beberapa kasus di Amerika, burung ini juga menjadi yang paling ditakuti oleh para pendaki. Tak jarang, kematian akibat cakaran burung ini juga dialami oleh para pendaki tersebut.

Itulah daftar lima burung paling berbahaya di dunia. Kira-kira mana nih yang sudah pernah kamu temui? Awas, jangan ganggu apalagi dekat-dekat ya!

Jenis Burung Indonesia Terbaik

Jenis Burung Indonesia Terbaik

Jenis Burung Indonesia Terbaik – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang jenis-jenis burung terbaik indonesia yang jarang diketahui.

Bila kita jeli melihat peluang, memelihara burung kicau tidak hanya sekedar menjadi hobi saja, namun juga dapat menjadi cara investasi yang dapat mendatangkan pundi-pundi rupiah.

Dengan hutan membentang luas yang menjadi habitat bagi beragam jenis burung, Indonesia memiliki potensi sebagai penghasil burung-burung kicau yang bersuara merdu dan indah.

Pada berbagai pelosok daerah di Indonesia, terdapat banyak sekali kontes burung kicau. Dalam satu minggu, setidaknya ada satu kali penyelengaraan kontes burung kicau.

1. Anis Merah

Salah satu burung kicau yang paling populer di kalangan pecinta burung adalah anis merah. Selain memiliki warna yang indah, kicauan anis merah pun sangat unik.

Wajar saja jika burung ini dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. Harga anis merah yang belum “jadi” saja mencapai Rp 1.000.000 lebih, sedangkan yang sudah gacor tentu bisa jauh lebih mahal.

2. Kacer

Meskipun tidak sepopuler beberapa tahun lalu, burung kacer masih diburu para pecinta burung kicau hingga saat ini.

Burung yang memiliki bulu dengan dominasi warna hitam ini memiliki penampilan yang unik dan kicauan khas dengan volume menengah.

Harganya pun relatif masih tinggi di pasar burung. Burung kacer yang masih “bahan” dapat dibanderol dengan harga Rp200.000 sampai Rp500.000. Harganya bisa naik hingga jutaan rupiah jika burung sering meraih gelar juara di kontes burung kicau.

Baca Juga:Bisnis Penangkaran Burung

3. Cucak Rawa

Burung yang habitatnya di rawa-rawa, tepian sungai, atau hutan ini memang menjadi salah satu buruan utama para pecinta burung kicau di Indonesia.

Cucak rawa memiliki kicauan yang nyaring, melengking, dengan intensitas yang khas. Tak heran banyak pecinta burung berusaha keras agar dapat memelihara burung ini.

Sementara itu, populasi cucak rawa di habitatnya semakin langka. Tak heran, harganya pun sangat tinggi di pasaran.

Harga cucak rawa anakan dapat mencapai Rp5 juta sampai Rp6 juta, sedangkan yang sudah dewasa dan memiliki suara ropel, harganya dapat melambung hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

4. Murai Batu

Burung murai batu bisa dibilang rajanya burung kicau di Indonesia. Burung ini sangat populer dan dicari banyak pecinta burung.

Kontes kicau untuk murai batu pun cukup banyak dan menjadi ajang yang bisa dimanfaatkan untuk menaikkan harganya.

Harga murai batu anakan jadi ternak bisa mencapai Rp1,5 juta hingga belasan juta rupiah. Sementara murai batu prospek yang sudah sering mengikuti lomba dan menyabet gelar juara, harganya dapat mencapai ratusan juta rupiah. (Mohammad Syahrial).

Tulisan ini sebelumnya telah tayang di Portal Jember dengan judul “4 Jenis Burung Kicau Paling Populer di Indonesia, Mulai Anis Merah Hingga Murai Batu.”

Daftar Burung Terindah Indonesia yang Menjadi Incaran Dunia

Daftar Burung Terindah Indonesia yang Menjadi Incaran Dunia – Indonesia merupakan salah satu negarara dengan kekayaan alam yang melimpah, mulai dari tempat wisata, hingga flora dan fana. Fauna Indonesia yang cukup terkenal adalah jenis burung. Banyak wisatawan dan ilmuwan dari berbagai penjuru negeri datang ke Indonesia hanya untuk melihat serta mempelajari keindahan burung-burung asli Indonesia ini. Namun sayang, keberadaan burung-burung ini kian terancam akibat perburuan liar. Pemerintah telah berupaya untuk melindungi kelestarian burung-burung ini dengan menerapkan peraturan perundang-undangan yang ketat bagi pelaku perburuan liar.

Berikut telah dirangkum tujuh spesies burung cantik asli Indonesia yang menjadi primadona dunia.

1. Jalak Bali

jalak bali

Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) merupakan burung pengicau yang hanya dapat ditemukan di wilayah barat Provinsi Bali. Jalak bali memiliki bulu berwarna putih bersih dengan ukuran sedang yang dapat tumbuh hingga 25 cm dan berat 108 gram. Bagian pelupuk mata burung ini memiliki warna biru tua dengan paruh berwarna kekuningan. Burung jalak Bali ditetapkan sebagai lambang fauna Provinsi Bali pada 1991.

2. Gelatik Jawa

gelatik jawa

Gelatik Jawa (Paddi oryzivora) merupakan burung pengicau yang endemik dari Pulau Jawa. Gelatik Jawa adalah jenis burung herbivora yang memakan biji-bijian, terutama biji padi. Berukuran cukup kecil, Gelatik Jawa dewasa hanya dapat tumbuh hingga 15 cm. Bulu Gelatik Jawa berwarna abu-abu, perut coklat kemerahan, kaki merah muda, dan lingkaran merah di sekitar mata.

3. Merak

merak

Merak merupakan spesies burung yang tidak bisa terbang dan sebagian besar hidupnya dihabiskan di tanah. Merak di Indonesia adalah jenis merak hijau (Pavo muticus) yang banyak ditemukan di Taman Nasional Baluran. Merak jantan dan betina memiliki morfologi yang sedikit berbeda, merak jantan memiliki ekor yang lebih panjang dan indah dibandingkan merak betina. Ekor ini berfungsi untuk menarik perhatian betina saat musim kawin tiba.

4. Cendrawasih

cendrawasih

Burung cendrawasih (Paradisaea sp.) adalah spesies burung asli tanah Papua yang keindahannya sudah tak diragukan lagi. Bahkan masyarakat asing menyebutnya sebagai bird of paradise karena keindahannya dapat memukau mata. Di Papua terdapat beberapa jenis cendrawasih yang memiliki ciri morofologi berbeda. Warna bulu yang mencolok biasanya perpaduan antara warna cokelat, kuning, putih, hitam, hijau, ungu, biru, merah dan jingga.

5. Kasuari

kasuari

Kasuari masuk dalam golongan suku Casuariidae yang hanya memiliki tiga spesies. Kasuari hanya dapat ditemukan di Papua dan Australia. Sama seperti merak, kasuari adalah burung tanah yang tidak bisa terbang. Berukuran sangat besar dengan warna bulu hitam dengan leher kebiruan membuat burung ini sangat indah dipandang mata. Dibalik keidahannya, kasuari tergolong burung yang berbahaya karena sangat agresif dan memiliki cakar yang cukup tajam untuk merobek kulit manusia.

Baca Juga: Bisnis Penangkaran Burung Terputar Tembus Rp 2 Triliun

6. Enggang

enggang

Enggang adalah jenis burung yang masuk dalam famili Bucerotidae yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia yaitu Jawa, Sulawesi, Kalimantan, dan Papua. Masyarakat lokal sering menyebut enggang dengan nama lain seperti Rangkong, Julang, dan Kangkareng. Enggang termasuk jenis burung omnivora yang memakan buah, kelelawar, tikus, dan hewan-hewan kecil lainnya. Keindahan enggang terletak pada paruhnya yang besar dan berwarna terang.

7. Maleo

maleo

Maleo (Macrocephalon maleo) merupakan spesies burung yang didominasi warna hitam dan putih. Bagian mata maleo dikelilingi oleh lingkaran kuning yang mencolok. Keunikan maleo terletak pada kepalanya yang memiliki tanduk atau jambul yang berwarna hitam. Maleo tidak mengerami telurnya, saat bertelur maleo akan menggali lubang di tanah untuk meletakkan telurnya. Maleo kecil setelah menetas sudah ditumbuhi bulu dan dapat langsung terbang. Maleo hanya dapat ditemukan di Papua, Indonesia.

Burung Termahal di Indonesia

Burung-Termahal-di-Indonesia

jenisburungdunia – Memelihara burung mungkin sering dianggap hobi yang murah oleh masyarakat awam. Padahal pada kenyataannya, butuh modal yang besar banget bagi siapa pun yang ingin menekuni aktivitas memelihara burung. Jangankan satu atau dua juta, kalau sudah kadung gandrung, seseorang bisa menghabiskan puluhan bahkan belasan juta.

Mahal tidaknya hobi ini sendiri tergantung dari jenis burung yang dipilih. Tentu saja kalau burungnya langka dengan kualitas bagus, maka harganya juga mengikuti dan sebaliknya. Soal burung super mahal, di Indonesia ada beberapa yang punya julukan demikian. Apa saja burung yang dimaksud? Simak ulasannya berikut.

Cucak Rowo

cucak-rowo

Burung yang satu ini sudah terkenal dengan harganya yang mahal. Namun itu sebanding dengan kicauannya yang sangat merdu. Untuk harga, asal kamu tahu, banderolnya cukup mahal. Kisarannya sekitar Rp 2-5 jutaan untuk Cucak Rowo biasa. Harganya tentu bisa berlipat-lipat kalau ia keturunan juara apalagi jika kita beli si jagoannya sendiri. Bisa setara motor harganya.

Murai Batu

Murai-batu

Dengan bentuk tubuh yang sangat ramping dipadukan warna bulu yang mencolok membuat harga burung ini menjadi mahal. Untuk satu ekornya adalah kisaran Rp 1 juta sampai Rp 3 juta rupiah. Untuk melatih kicauan burung ini harus dibutuhkan ketelatenan karena murai batu dikenal cukup sulit dilatih. Namun bila sudah terlatih, pastinya burung ini memiliki kicauan yang sangat indah.

Cucak Ijo

burung-cucak-ijo

Burung yang satu ini sudah terkenal dengan kemampuan kicaunya yang tidak kalah dengan burung yang lain. Harga satu ekor burung Cucak Ijo adalah antara Rp. 1 Juta hingga Rp. 2 Juta. Burung yang mempunyai nama lain Cipo ini mempunyai paruh kecil yang panjang serta bulunya yang berwarna hijau. Burung jenis ini sudah sering dipakai dalam perlombaan.

Jalak Suren

jalak-suren

Burung Jalak Suren dibandrol dengan harga sekitar Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta rupiah. Jalak Suren ini biasanya juga disebut dengan Jalak uret. Burung ini memiliki bentuk tubuh yang kokoh serta paruh yang unik membuat para pencinta burung senang memeliharanya. Selain itu suara kicauan yang dihasilkan sangat merdu dan nyaring.

Baca Juga : Burung Termahal di Indonesia

Kacer

Kacer

Sosok yang pandai menirukan suara burung lain ini juga masuk dalam deretan burung termahal di Indonesia. Kisaran harga dari satu ekor burung ini adalah Rp. 250 ribu hingga Rp. 1,5 juta. Burung yang memiliki nama lain Jalak Poci ini mempunyai suara sangat nyaring sehingga sangat sering dipakai dalam kejuaraan.

Anis Merah

Anis-merah

Para pencinta burung biasanya juga sering menyebutnya burung punglor. Burung ini terbilang unik karena saat sedang berkicau kadang burung punglor ini punya kebiasaan teler. Keunikan tersebut yang membuat para pencinta burung memilih burung ini sebagai peliharaan burung kicaunya. Kisaran harga untuk punglor ini adalah sekitar Rp 600 ribu-an.

Kenari

kenari

Burung yang satu ini pasti sering terdengar di telinga masyarakat. Burung yang berasal dari pulau Canary ini, untuk setiap ekornya dibandrol dengan harga Rp 200 ribu hingga jutaan rupiah. Bahkan untuk beberapa jenis kenari memiliki harga paling rendah 1 juta rupiah. Selain perawatannya yang mudah, bentuk tubuhnya yang bagus serta suara yang gacor menjadi alasan mengapa burung ini dipilih oleh pencinta burung.

 

Mengetahui beberapa burung termahal di Indonesia itu pastinya mematahkan pendapat masyarakat bahwa ini hobi yang murah. Mahalnya harga burung dipengaruhi oleh berbagai aspek, selain itu biaya pemeliharaan juga patut diperhitungkan. Tapi, ya namanya kalau sudah senang, mau bagaimana lagi?